DIKSIKU.com, Sinjai – Kebakaran yang melanda empat rumah warga di Dusun Karampuang, Desa Botolempangan, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Senin (19/10/2026) dini hari, menyebabkan satu orang meninggal dunia dan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp725 juta.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.13 Wita. Selain menghanguskan empat rumah, kebakaran juga mengakibatkan empat unit sepeda motor dan sejumlah barang milik warga turut terbakar.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, rumah yang terdampak masing-masing milik Siming (60), Muh. Suardi (57), Rauna (70), dan Harefing (56).
Rumah panggung milik Siming mengalami kerusakan total dengan kerugian diperkirakan Rp100 juta. Sementara rumah permanen dua lantai milik Muh. Suardi mengalami kerugian sekitar Rp300 juta, termasuk akibat terbakarnya dua unit sepeda motor.
Adapun kerugian pada rumah permanen milik Rauna ditaksir mencapai Rp75 juta, sedangkan rumah milik Harefing diperkirakan mengalami kerugian Rp250 juta.
Informasi awal menyebutkan, kebakaran diketahui setelah warga melihat asap dan kobaran api dari salah satu rumah. Warga kemudian berusaha memadamkan api secara mandiri sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Namun, keterbatasan pasokan air akibat musim kemarau menjadi kendala dalam upaya pemadaman. Api yang terus membesar akhirnya merembet ke tiga rumah lain di sekitarnya.
Petugas pemadam kebakaran kemudian tiba di lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam untuk menangani kobaran api.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik yang berasal dari rumah milik Siming. Meski demikian, penyebab pasti kejadian tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Satu korban meninggal dunia diketahui tinggal seorang diri di rumahnya. Kondisi kesehatan yang kurang baik serta keterbatasan mobilitas diduga membuat korban kesulitan menyelamatkan diri saat api membesar.
Pemerintah Kabupaten Sinjai menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia serta keprihatinan terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.
Pemkab Sinjai juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama akibat gangguan instalasi listrik. Warga diminta rutin memeriksa instalasi listrik serta memastikan kompor dan sumber api lainnya dalam kondisi aman sebelum tidur atau meninggalkan rumah.
Selain itu, masyarakat diimbau segera melaporkan kejadian kebakaran kepada petugas dan memperkuat semangat gotong royong untuk membantu warga yang terdampak musibah.
Penulis : Redaksi
Editor : Idhul Abdullah




















