Petani di Kampung Mentan Kaget Hasil Panen Meningkat Meski Diterjang El Nino, Ternyata Karena Ini

- Editor

Kamis, 7 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panen perdana padi Program Gernas Tahun 2023 di Kampung Mentan tepatnya di Desa Ponre-ponre, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone. (ist)

i

Panen perdana padi Program Gernas Tahun 2023 di Kampung Mentan tepatnya di Desa Ponre-ponre, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone. (ist)

DIKSIKU.com, Bone – Meskipun lahan persawahan dilanda El Nino, petani di Kampung Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman tetap bisa tersenyum lebar atas hasil panen mereka.

Bagaimana tidak, dari hasil pendataan yang dilakukan Mitra Statistik Kabupaten Bone, panen perdana padi Program Gernas Tahun 2023 di Kampung Mentan tersebut, tepatnya di Desa Ponre-ponre, Kecamatan Libureng menghasilkan 7,35 ton per hektare.

Rahasia sukses keberhasilan panen melimpah Kelompok Tani di daerah tersebut tidak lepas dari penggunaan Pupuk Trubus yang dikerjasamakan dengan PT Mandraguna Pusaka Indonesia di Desa Ponre-ponre.

Petani hanya menggunakan lima jeriken, dimana setiap jeriken berisi 5 liter pupuk Trubus. Dimana pupuk kimia yang dipakai tidak sampai 100 Kg.

Senyum merekah terpampang jelas di wajah pahlawan pangan tersebut. Mereka puas dengan hasil panen yang begitu melimpah meskipun dalam kondisi susah mendapatkan air.

Ketua Kelompok Tani Sipakatuo, Desa Ponre-ponre, Harman mengaku puas dan senang dengan pemanfaatan pupuk Trubus.

Baca Juga :  Wagub Sulsel Apresiasi Buku “BupAAS: Jalan Pengabdian”, Kisah Dedikasi Bupati Bone Jadi Inspirasi

Bukan tanpa alasan, petani yang semula sulit mendapatkan pupuk kimia dan harganya terbilang mahal. Dengan hadirnya pupuk Trubus memberikan angin segar bagi petani. Pupuknya mudah didapat dan harganya ramah di kantong.

“Cukup pakai pupuk Trubus 5 liter sudah bisa panen sampai 7,35 ton per hektare,” ungkap Harman.

Hasil panen ini, diakui Harman, sudah sangat maksimal. Lantaran, kondisi sawah dilanda kekeringan.

Padahal, sebelumnya dengan menggunakan pupuk kimia dengan kondisi air yang melimpah, hanya mampu menghasilkan maksimal padi 5 ton per hektare.

“Luar biasa hasil panen pakai pupuk Trubus,” lanjutnya.

Harman menjelaskan, pemupukan menggunakan pupuk Trubus dilakukan sebanyak lima kali. Dimana setiap kali penyemprotan jeda 15 hari.

“Pakai pupuk Trubus, banyak manfaatnya. Pertumbuhan tanaman padi jadi bagus, merata dan lebih cepat, banyak anakan, hingga mengurangi penggunaan pestisida. Sehingga hasilnya baik untuk kesehatan,” papar Harman setelah menggunakan pupuk Trubus.

Baca Juga :  Innalillahi, Kakak Kandung Bupati Bone Tutup Usia

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bone, Andi Asman Sulaiman yang diwakili Koordinator Penyuluh Kabupaten Bone, Sucipto, SP mengakui penggunaan pupuk Trubus memberikan efek luar biasa dalam peningkatan produktivitas pertanian warga di Desa Ponre-ponre.

“Sudah tidak diragukan kualitasnya. Hasilnya bagus. Terima kasih Pupuk Trubus,” ucap Sucipto.

Sucipto mengakui, kondisi persawahan di Desa Ponre-ponre dilanda kekeringan. Meski begitu, hasil panen sungguh luar biasa.

“Ini yang perlu digaungkan. Masyarakat perlu menikmati khasiat pupuk Trubus,” tandasnya.

Adapun Kepala Desa (Kades) Ponre-ponre, Andi Jamaluddin mengakui kualitas produk pupuk Trubus.

Kata Andi Jamaluddin, dirinya sebagai Kades juga sebagai petani sudah merasakan manfaat pupuk Trubus.

“Bisa jadi pengusir hama (pupuk Trubus, red). Pupuk yang sangat bagus,” tandasnya. (*)

Loading

Penulis : Idhul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Dua Keris Pusaka Prabowo dan Fadli Zon Dipamerkan di Bone
Pemprov Sulsel dan Pemkab Wajo Sepakati PI Migas Sengkang 10 Persen
Rutan Sinjai Libatkan Petugas Gabungan Perkuat Pengawasan Razia dan Tes Urine
Drama Adu Penalti, Bone BerAmal FC Rebut Piala Gubernur Sulsel
Debit Sungai Saddang Menurun, Pemprov Sulsel Siapkan Pompanisasi dan Usulkan Rehabilitasi Rp1,8 Triliun
Rutan Sinjai Gelar Salat Istisqa, Doa Bersama Memohon Turun Hujan
VIDEO : Semarak Maulid di Masjid Badrissalam, Wabup Bone Puji Kekompakan Warga Perumahan BCM
Turnamen Mini Soccer BRI Cabang Sinjai, Bupati Ratnawati Arif: Ajang Olahraga Sarana Membangun Kebersamaan

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 23:35 WITA

Dua Keris Pusaka Prabowo dan Fadli Zon Dipamerkan di Bone

Selasa, 22 September 2026 - 21:33 WITA

Pemprov Sulsel dan Pemkab Wajo Sepakati PI Migas Sengkang 10 Persen

Selasa, 22 September 2026 - 11:05 WITA

Rutan Sinjai Libatkan Petugas Gabungan Perkuat Pengawasan Razia dan Tes Urine

Senin, 21 September 2026 - 20:49 WITA

Drama Adu Penalti, Bone BerAmal FC Rebut Piala Gubernur Sulsel

Minggu, 20 September 2026 - 20:13 WITA

Debit Sungai Saddang Menurun, Pemprov Sulsel Siapkan Pompanisasi dan Usulkan Rehabilitasi Rp1,8 Triliun

Jumat, 18 September 2026 - 09:31 WITA

Rutan Sinjai Gelar Salat Istisqa, Doa Bersama Memohon Turun Hujan

Selasa, 15 September 2026 - 19:29 WITA

VIDEO : Semarak Maulid di Masjid Badrissalam, Wabup Bone Puji Kekompakan Warga Perumahan BCM

Senin, 14 September 2026 - 13:32 WITA

Turnamen Mini Soccer BRI Cabang Sinjai, Bupati Ratnawati Arif: Ajang Olahraga Sarana Membangun Kebersamaan

Berita Terbaru

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman sedang mencium keris pusaka milik Presiden Prabowo Subianto. (diksiku/idul)

Daerah

Dua Keris Pusaka Prabowo dan Fadli Zon Dipamerkan di Bone

Jumat, 25 Sep 2026 - 23:35 WITA

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA