Pelatihan Mengemudi Roda 4 Disnaker Bontang Resmi Berakhir, 70 Peserta Dinyatakan Lulus

- Editor

Jumat, 31 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama disela-sela penutupan pelatihan mengemudi roda 4 Disnaker Bontang, Kamis (30/5). (ist)

i

Foto bersama disela-sela penutupan pelatihan mengemudi roda 4 Disnaker Bontang, Kamis (30/5). (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Pelatihan kejuruan mengemudi roda 4 yang digelar Pemkot Bontang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang resmi berakhir pada Kamis (30/5/2024).

Penutupan acara pelatihan yang menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) 77 itu berlangsung di Hotel Akbar, Jalan Imam Bonjol, Kota Bontang.

Pelatihan mengemudi Roda 4 sendiri diikuti sebanyak 70 peserta yang terdiri dari 33 perempuan dan 37 laki-laki. Syarat yang harus dipenuhi pun harus berusia 17-48 tahun, sesuai dengan persyaratan pengajuan ke Disnaker Kota Bontang.

Kepala Disnaker Kota Bontang, Abdu Safa Muha mengucapkan terima kasih kepada LPk 77, yang telah bersedia memfasilitasi kegiatan pelatihan ini. Ia menyebut, tujuan yang ingin dicapai adalah meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat yang sedang mencari kerja.

Sehingga, kata dia, nantinya dengan adanya pelatihan mengemudi roda 4 ini, para peserta telah resmi memiliki sertifikasi atau Surat Izin Mengemudi (SIM). Menurutnya, para peserta bisa memanfaatkan kesempatan yang ada, minimal untuk diri sendiri. Bahkan kalau bisa berkontribusi di dunia usaha dan perusahaan.

Baca Juga :  Sumbangan HJB Jadi Sorotan, Kepala Sekolah di Bone Diduga Limpahkan Beban ke Guru

“Yang paling penting menjadi pengemudi yang baik di tengah masyarakat, bahwa mereka telah layak mengemudi. Salah satunya adalah memiliki SIM. Untuk pelatihan roda 4 kali ini hanya sampai SIM saja, kedepan harus ada tambahan sertifikat BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi disingkat),” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Pimpinan LPK 77 Bontang, Muhammad Ehsan mengatakan, pelatihan mengemudi roda 4 telah digelar dari 1-17 Mei 2024 kemarin dengan sistem 3 hari teori dan 12 hari praktek. Praktek pun terdiri dari masa pelatihan, evaluasi, ujian praktek, hingga bimbingan SIM.

“Pastinya dengan sesi yang berbeda-beda, kita lakukan evaluasi setiap 7 kali pertemuan dengan dilatih instruktur di bidangnya masing-masing. Disini ada 9 instruktur, dengan 6 unit mobil. 1 instruktur mampu mengajarkan selama 16 JPL (Jam Pelajaran) dimana 45 menit per JPL dalam sehari,” jelasnya.

Kata dia, jika pun nantinya ada peserta yang belum memahami dalam pelatihan, mereka akan mengulang pembelajaran tersebut hingga paham, itu sudah menjadi resiko bagi instruktur yang mengajarkan. Peserta pun harus mendapatkan nilai 2 ribu, jika nantinya peserta mendapat nilai dibawah 2 ribu maka diwajibkan untuk tes ulang hingga bisa.

Baca Juga :  Andalan Ngabuburit Resmi Dibuka, UMKM Ramaikan Ramadan di Jantung Makassar

“Harapannya dengan peserta mengikuti pelatihan Mengemudi Roda 4, angka pengangguran dan angka kecelakaan lalu lintas berkurang, dengan adanya keterampilan. Mereka akan membangun pola pikir dalam mengemudi, karena di lalu lintas harus ada defensive driving. Bukan hanya mampu sekedar mengemudi dan membawa mobil saja, tetapi mampu mengetahui resiko yang akan terjadi,” sebutnya.

Sementara itu, Perwakilan Kasat Lantas Polres Bontang, AKP. Aji mengatakan besar harapan pada peserta bukan hanya mendapatkan SIM saja, akan tetapi juga bisa mengeluarkan ilmu yang telah didapat. Mulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga.

“Bisa memberi ilmu yang telah didapat kepada keluarga, teman, kumpulan, atau sebagainya. Insyaallah angka kecelakaan lalu lintas bisa menurun,” tutupnya. (*)

Loading

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Gubernur Buka PORPROV XVIII Sulsel 2026, 5.000 Atlet Siap Berebut Prestasi
DPRD Sulsel Sepakati Pembahasan RAPBD 2027 Berlanjut, PAD Ditargetkan Rp6,826 Triliun
Wali Kota Makassar Resmikan Konservasi Terumbu Karang di Lanjukang, Dorong Pemulihan Ekosistem Laut
Balap Sepeda Sinjai Raih Perak Team Relay Porprov XVIII Sulsel, Koleksi Medali Bertambah
1.200 Pramuka Padati Kemah Akbar III Sidrap, Asah Keterampilan dan Perkuat Persaudaraan
Bupati Sinjai Tinjau Posko Kontingen Porprov, Apresiasi Fasilitas untuk Atlet
Luwu Utara Bidik 10 Besar Porprov XVIII Sulsel, Bonus Emas Atlet Naik Jadi Rp15 Juta
Pimpin Defile Porprov 2026, Bupati Luwu Tampilkan Kekayaan Budaya Tana Luwu

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 21:35 WITA

Gubernur Buka PORPROV XVIII Sulsel 2026, 5.000 Atlet Siap Berebut Prestasi

Minggu, 8 November 2026 - 19:06 WITA

DPRD Sulsel Sepakati Pembahasan RAPBD 2027 Berlanjut, PAD Ditargetkan Rp6,826 Triliun

Minggu, 8 November 2026 - 18:52 WITA

Wali Kota Makassar Resmikan Konservasi Terumbu Karang di Lanjukang, Dorong Pemulihan Ekosistem Laut

Minggu, 8 November 2026 - 18:22 WITA

Balap Sepeda Sinjai Raih Perak Team Relay Porprov XVIII Sulsel, Koleksi Medali Bertambah

Sabtu, 7 November 2026 - 23:19 WITA

Bupati Sinjai Tinjau Posko Kontingen Porprov, Apresiasi Fasilitas untuk Atlet

Sabtu, 7 November 2026 - 23:14 WITA

Luwu Utara Bidik 10 Besar Porprov XVIII Sulsel, Bonus Emas Atlet Naik Jadi Rp15 Juta

Sabtu, 7 November 2026 - 23:02 WITA

Pimpin Defile Porprov 2026, Bupati Luwu Tampilkan Kekayaan Budaya Tana Luwu

Sabtu, 7 November 2026 - 22:48 WITA

Duduk Melantai Bersama Mahasiswa, Wali Kota Makassar Buka Ruang Dialog dan Janji Tindak Lanjuti Aspirasi

Berita Terbaru