Makassar-Manado Kini Makin Dekat, TransNusa Tambah Jalur Penerbangan Baru

- Editor

Selasa, 6 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Maros H.A.S. Chaidir Syam menyambut positif hadirnya rute baru Makassar-Manado. (ist)

i

Bupati Maros H.A.S. Chaidir Syam menyambut positif hadirnya rute baru Makassar-Manado. (ist)

DIKSIKU.com, Maros – Maskapai TransNusa resmi membuka rute penerbangan Makassar-Manado yang menghubungkan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dengan Bandara Sam Ratulangi. Pembukaan jalur baru ini dinilai dapat memperkuat konektivitas sekaligus membuka peluang bagi sektor ekonomi dan pariwisata di kawasan Indonesia timur.

Penerbangan perdana rute tersebut berlangsung pada Senin (28/9/2026) dengan mengangkut 68 penumpang dari Manado. Tingkat keterisian pesawat atau load factor tercatat lebih dari 70 persen.

Bupati Maros H.A.S. Chaidir Syam menyambut positif hadirnya rute baru tersebut. Menurutnya, keberadaan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di wilayah Kabupaten Maros memberikan peluang strategis bagi daerah untuk ikut menikmati dampak pertumbuhan konektivitas penerbangan.

“Yang paling utama, kita menganggap bahwa dengan penerbangan baru ini, TransNusa membuka jalur bagi pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan wisata,” kata Chaidir.

Ia menilai konektivitas Makassar-Manado dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk memperluas jaringan bisnis. Jalur tersebut juga dinilai berpotensi mendorong kunjungan wisatawan ke Sulawesi Selatan.

Chaidir bahkan melihat peluang menghubungkan kawasan Geopark Maros-Pangkep dengan destinasi wisata di Manado hingga Raja Ampat melalui jaringan penerbangan yang semakin terkoneksi.

“Jadi, mudah-mudahan dengan kehadiran ini bisa menambah wisatawan kita yang ada di Sulawesi Selatan pada khususnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Ratnawati Arif Serahkan Bantuan Mobil Jenazah di Sinjai Utara

Sementara itu, Direktur Utama sekaligus Executive Vice President PT TransNusa Aviation Mandiri Bayu Sutanto mengatakan rute Makassar-Manado pada tahap awal dilayani satu penerbangan setiap hari.

Mulai 10 Oktober 2026, frekuensinya akan ditingkatkan menjadi dua penerbangan per hari, yakni pagi dan sore.

“Pada awalnya sampai tanggal 9 kita masih satu kali penerbangan, tetapi mulai tanggal 10 TransNusa melayani dua penerbangan, pagi dan sore hari,” kata Bayu.

Untuk penerbangan pagi, pesawat dari Manado dijadwalkan berangkat pukul 07.30 WITA dan tiba di Makassar pukul 08.30 WITA. Pesawat kemudian kembali menuju Manado pada pukul 09.00 WITA.

Sementara penerbangan sore dari Manado dijadwalkan berangkat sekitar pukul 15.30 WITA.

Menurut Bayu, penambahan frekuensi tersebut memberikan fleksibilitas bagi penumpang, khususnya pelaku usaha, ASN dan pekerja BUMN yang memiliki agenda singkat di kedua kota.

“Bisa berangkat pagi, pulang sore hari. Bagi beberapa kawan ASN atau BUMN yang ada rapat di Manado dan rapatnya hanya setengah hari, itu membantu sekali,” ujarnya.

Selain perjalanan bisnis, TransNusa juga membidik pasar pariwisata. Makassar dipandang memiliki posisi strategis sebagai salah satu hub penerbangan di Indonesia timur, sementara Manado merupakan salah satu pintu masuk wisatawan mancanegara.

Baca Juga :  Bone Jadi Teladan Aksi Iklim Nasional, Bupati Asman Terima Penghargaan KLHK 2025

“Tujuan utamanya adalah membawa semakin banyak turis, wisatawan mancanegara yang masuk melalui Manado maupun melalui Bali,” katanya.

Penerbangan perdana menggunakan pesawat COMAC C919 berkapasitas sekitar 95 penumpang. Untuk rute tersebut, TransNusa menawarkan harga tiket mulai Rp1,8 juta hingga Desember 2026.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Ruly Artha mengatakan TransNusa menjadi maskapai ketiga yang melayani rute Makassar-Manado setelah Lion Air dan Batik Air.

Ia menilai jalur tersebut memiliki prospek yang cukup besar karena Makassar berperan sebagai salah satu pusat konektivitas penerbangan di kawasan Indonesia timur. Sementara Manado memiliki sektor pariwisata yang terus berkembang dan menjadi salah satu pintu masuk wisatawan mancanegara.

“Makassar memiliki peran penting sebagai penghubung warga negara asing yang akan masuk melalui Manado ke Sulawesi Selatan,” kata Ruly.

Dengan bertambahnya frekuensi penerbangan, TransNusa berharap jumlah penumpang pada rute Makassar-Manado terus meningkat sehingga peluang penambahan jadwal penerbangan dapat terbuka pada masa mendatang.

Penulis : Jusman

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Keras! Munafri Minta Camat-Lurah Tinggalkan Budaya Seremoni dan Kejar Dampak Nyata
Empat Pejabat Berebut Kursi Sekda Luwu Utara, Bupati Tekankan Satu Syarat Penting
Gubernur Andi Sudirman Lepas 5.000 Boks Susu, Soppeng Siapkan Pengawasan Distribusi
Ada Pedagang Cilik hingga Lomba Mewarnai, At Tauhid Fest Siap Meriahkan Sidrap
Petani Tak Cukup Hanya Panen, Bupati Sidrap Dorong Pendapatan dan Harga Hasil Tani Naik
Bupati Selayar Ambil Kendali HKTI, Sektor Pertanian Didorong Naik Kelas
Gedung Belum Siap, 90 Siswa Sekolah Rakyat Luwu Utara Dipindahkan ke Tana Toraja
Pintu MTQ Makassar 2026 Dibuka Lebar, Sekolah hingga Masjid Bisa Kirim Peserta

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:24 WITA

Keras! Munafri Minta Camat-Lurah Tinggalkan Budaya Seremoni dan Kejar Dampak Nyata

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:05 WITA

Makassar-Manado Kini Makin Dekat, TransNusa Tambah Jalur Penerbangan Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:39 WITA

Empat Pejabat Berebut Kursi Sekda Luwu Utara, Bupati Tekankan Satu Syarat Penting

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ada Pedagang Cilik hingga Lomba Mewarnai, At Tauhid Fest Siap Meriahkan Sidrap

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:51 WITA

Petani Tak Cukup Hanya Panen, Bupati Sidrap Dorong Pendapatan dan Harga Hasil Tani Naik

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:04 WITA

Bupati Selayar Ambil Kendali HKTI, Sektor Pertanian Didorong Naik Kelas

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:26 WITA

Gedung Belum Siap, 90 Siswa Sekolah Rakyat Luwu Utara Dipindahkan ke Tana Toraja

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:44 WITA

Pintu MTQ Makassar 2026 Dibuka Lebar, Sekolah hingga Masjid Bisa Kirim Peserta

Berita Terbaru