DIKSIKU.com, Sidrap – Pengaspalan Jalan Poros Sidrap–Soppeng di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, telah mencapai progres sekitar 50 persen. Pengerjaan yang masuk dalam program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tersebut diharapkan meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, meninjau langsung perkembangan pekerjaan di kawasan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe, Sabtu (31/10/2026). Dalam kunjungan itu, ia melihat proses pengaspalan sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Syaharuddin menjelaskan, pengerjaan jalan dimulai dari perbatasan Kabupaten Soppeng dan kini telah memasuki wilayah Kecamatan Tellu Limpoe, termasuk kawasan Massepe.
“Pengaspalan ini dimulai dari perbatasan Soppeng dan sekarang sudah masuk wilayah Tellu Limpoe, tepatnya di Massepe,” ujarnya.
Ia mengatakan, pekerjaan akan dilanjutkan secara bertahap hingga seluruh ruas Jalan Poros Sidrap–Soppeng yang berada di wilayah Sidrap mendapatkan penanganan.
Setelah kawasan Massepe, pengerjaan direncanakan berlanjut menuju Allakuang hingga kawasan Kota Pangkajene. Pemerintah daerah berharap seluruh ruas tersebut memiliki kondisi jalan yang lebih baik sehingga nyaman dan aman dilalui masyarakat.
“Ini nanti dilanjutkan sampai Allakuang, kemudian menuju Kota Pangkajene. Kita ingin jalan poros Sidrap–Soppeng ini mulus,” kata Syaharuddin.
Pengaspalan jalan tersebut merupakan bagian dari program Multi Years Project (MYP) yang digagas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.
Syaharuddin mengapresiasi dukungan pemerintah provinsi terhadap pembangunan infrastruktur di Sidrap. Menurutnya, peningkatan kualitas jalan memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas warga, mempercepat distribusi barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Poros Sidrap–Soppeng merupakan jalur penghubung yang mendukung aktivitas masyarakat dan pergerakan ekonomi di kedua kabupaten. Kondisi jalan yang semakin baik diharapkan memudahkan distribusi hasil pertanian dan mempercepat perjalanan masyarakat.
“Kalau jalan sudah mulus, aktivitas masyarakat semakin lancar. Ini tentu akan memberikan dampak terhadap perekonomian dan pergerakan masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap proses pengerjaan dapat berjalan sesuai rencana hingga seluruh ruas yang menjadi sasaran pembangunan selesai ditangani.
Pemerintah Kabupaten Sidrap, lanjut Syaharuddin, akan terus memantau pelaksanaan pembangunan agar hasilnya sesuai kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat jangka panjang, terutama dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan.
Penulis : Mustaming
Editor : Idhul Abdullah




















