DIKSIKU.com, Makassar – Dewan Pengurus Pusat Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bone (DPP KEPMI Bone) resmi melantik kepengurusan baru di Aula Kantor DPD RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Sabtu (31/10/2026). Konsolidasi organisasi dan penguatan struktur di tingkat cabang serta komisariat menjadi agenda utama kepengurusan tersebut.
Pelantikan yang mengusung tema “Konsolidasi Gerakan dan Transformasi Kepemimpinan Menuju KEPMI Bone yang Progresif dan Berdampak” itu diharapkan menjadi awal penguatan organisasi, sekaligus menyatukan visi dan arah gerakan seluruh kader KEPMI Bone.
Sebanyak 18 Dewan Pengurus Komisariat (DPK) dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) terlibat dalam pembentukan kepengurusan DPP. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keterwakilan wilayah serta mengaktifkan kembali sejumlah struktur organisasi yang selama ini kurang berjalan optimal.
Pelantikan dilakukan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bone, Muh. Yusri. Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Bidang Kesejahteraan Rakyat, M Ishak Iskandar, yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan.
Hadir pula perwakilan Dewan Pembina, para senior dan demisioner KEPMI Bone, perwakilan DPK/DPC, serta sejumlah undangan lainnya. Dukungan terhadap kepengurusan baru juga datang dari Wali Kota Makassar dan Ketua DPRD Kabupaten Bone melalui karangan bunga ucapan selamat.
Ketua Umum DPP KEPMI Bone, Muh. Khaidir, mengatakan kepengurusan yang baru dilantik harus segera menjalankan program kerja dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Ia menyebut sejumlah target organisasi telah disiapkan untuk mulai direalisasikan dalam satu bulan ke depan.
Menurut Khaidir, konsolidasi menjadi langkah awal untuk menyatukan pemahaman, visi, dan komitmen seluruh pengurus. Ia menilai kekuatan organisasi sangat bergantung pada soliditas DPK dan DPC sebagai basis utama gerakan KEPMI Bone.
“Pelantikan ini bukanlah garis akhir dari sebuah proses organisasi, melainkan titik awal untuk bekerja dan membuktikan komitmen bersama. Dalam kurun waktu satu bulan ke depan, kita memiliki target yang harus mulai diwujudkan. Karena itu, konsolidasi kepengurusan akan terus kita lakukan agar seluruh elemen dapat bergerak bersama dalam mencapai tujuan organisasi,” tegasnya.
Selain konsolidasi, kepengurusan baru juga menargetkan revitalisasi organisasi di tingkat cabang dan komisariat. Langkah tersebut akan dilakukan melalui pendampingan serta konsolidasi terhadap struktur kepengurusan yang telah melewati masa periodesasi.
Upaya ini diharapkan dapat mengaktifkan kembali seluruh DPK/DPC, memperkuat proses kaderisasi, dan memastikan setiap basis organisasi berperan dalam menjalankan gerakan kolektif KEPMI Bone.
Khaidir menambahkan, KEPMI Bone perlu bertransformasi menjadi organisasi yang progresif dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Organisasi juga diharapkan tidak hanya menjadi wadah berhimpun, tetapi mampu melahirkan gagasan serta kontribusi nyata bagi kader, masyarakat Bone, dan pembangunan daerah.
Sementara itu, Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Bone, Muh. Yusri, berharap KEPMI Bone terus menjaga eksistensi dan meningkatkan kontribusinya terhadap daerah. Menurutnya, pelajar dan mahasiswa asal Bone memiliki potensi untuk mengambil peran dalam pembangunan melalui gagasan, gerakan, serta berbagai kegiatan positif.
Apresiasi juga disampaikan Asisten I Pemprov Sulawesi Selatan, M. Ishak Iskandar, yang hadir mewakili gubernur. Ia mengapresiasi keberlangsungan KEPMI Bone sebagai organisasi mahasiswa daerah yang tetap menjaga eksistensi dan semangat kebersamaan.
Melalui kepengurusan baru tersebut, DPP KEPMI Bone menargetkan organisasi menjadi rumah bersama bagi seluruh kader sekaligus wadah pembentukan kepemimpinan yang mampu memberikan dampak bagi masyarakat, daerah, dan bangsa. (*/ril)
Penulis : Redaksi
Editor : Idhul Abdullah




















