Kedutan Mata Tak Selalu Pertanda Mistis, Ini Penjelasan Medisnya

- Editor

Sabtu, 25 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi. (int)

i

Foto Ilustrasi. (int)

DIKSIKU.com, Jakarta – Fenomena kedutan pada mata sering kali dianggap sebagai pertanda tertentu oleh sebagian masyarakat. Namun, pandangan tersebut kini ditepis oleh penjelasan medis yang menyebutkan bahwa kedutan merupakan reaksi alami tubuh dan bukan berkaitan dengan hal mistis.

Secara medis, kondisi ini dikenal sebagai myokymia, yaitu gerakan berulang pada kelopak mata yang terjadi tanpa disadari. Umumnya, kedutan berlangsung singkat, tidak menimbulkan rasa sakit, dan akan berhenti dengan sendirinya tanpa memerlukan penanganan khusus.

Meski begitu, kedutan yang berlangsung lama, bahkan hingga berbulan-bulan, dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu. Dokter mata menyebutkan, sejumlah faktor dapat memicu kedutan pada mata, mulai dari stres, kelelahan, hingga pola hidup yang tidak seimbang.

Stres dan kelelahan menjadi pemicu paling umum. Saat tubuh dalam tekanan atau kurang istirahat, otot sekitar mata lebih mudah berkontraksi. Selain itu, penggunaan gawai atau komputer dalam waktu lama turut membuat mata bekerja ekstra dan menyebabkan ketegangan otot.

Konsumsi kafein dan alkohol berlebihan juga disebut dapat memicu kedutan. Kandungan stimulan dalam kopi, teh, atau minuman berenergi bisa meningkatkan aktivitas saraf yang mengatur pergerakan otot mata. Begitu pula dengan kebiasaan merokok yang berpengaruh pada sirkulasi darah di area tersebut.

Beberapa kondisi lain seperti mata kering, alergi, penggunaan lensa kontak, serta kekurangan magnesium turut berperan dalam timbulnya keluhan ini. Mata kering, misalnya, sering dialami oleh pengguna komputer aktif dan orang lanjut usia, sehingga menyebabkan otot kelopak mudah berkontraksi.

Baca Juga :  Sekolah Tetap Jalan di Ramadan 2026, Ini Skema Masuk dan Libur Siswa

Untuk meredakannya, dokter menganjurkan istirahat yang cukup, mengurangi konsumsi kafein, menghindari stres, serta melakukan kompres air hangat di area mata. Tetes mata buatan juga dapat membantu menjaga kelembapan.

Namun, bila kedutan tidak kunjung berhenti, berlangsung lebih dari seminggu, atau disertai gejala seperti nyeri, bengkak, dan kelopak mata sulit dibuka, disarankan segera berkonsultasi ke dokter. Dalam kasus tertentu, kedutan dapat mengindikasikan gangguan saraf seperti benign essential blepharospasm yang memerlukan tindakan medis lanjutan.

Dengan demikian, kedutan mata bukanlah pertanda akan datangnya kejadian tertentu, melainkan sinyal tubuh bahwa mata sedang lelah atau mengalami gangguan ringan. Pemeriksaan dini dan perubahan gaya hidup dapat menjadi langkah terbaik untuk mengatasinya.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idul Abdullah

Berita Terkait

MLM Resmi Dilarang Jualan di Shopee dan Tokopedia, Aturan Baru Diteken Pemerintah
Sekolah Tetap Jalan di Ramadan 2026, Ini Skema Masuk dan Libur Siswa
Menkes Ingatkan Bahaya Sayur Digoreng, Berat Badan dan Kolesterol Bisa Naik
Waspada! Rasa Malas yang Tak Kunjung Hilang Bisa Jadi Tanda Gangguan Serius
KAHMI Sulsel Bakal Kukuhkan LPMD dan Launching Buku Mozaik Insan Cita*
Jangan Sepelekan! Perilaku Ini Bisa Jadi Sinyal Bahaya Kesehatan Mental Anak
Tips Menonaktifkan Fitur Meta AI di WhatsApp Untuk Pengalaman yang Lebih Nyaman
Patut Ditiru, SDIT AFJ Bajoe Hargai Usaha dan Dedikasi Murid Dalam Perayaan Kemerdekaan

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:01 WITA

MLM Resmi Dilarang Jualan di Shopee dan Tokopedia, Aturan Baru Diteken Pemerintah

Kamis, 5 Februari 2026 - 21:03 WITA

Sekolah Tetap Jalan di Ramadan 2026, Ini Skema Masuk dan Libur Siswa

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:49 WITA

Menkes Ingatkan Bahaya Sayur Digoreng, Berat Badan dan Kolesterol Bisa Naik

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 12:42 WITA

Kedutan Mata Tak Selalu Pertanda Mistis, Ini Penjelasan Medisnya

Jumat, 24 Oktober 2025 - 13:04 WITA

Waspada! Rasa Malas yang Tak Kunjung Hilang Bisa Jadi Tanda Gangguan Serius

Sabtu, 20 September 2025 - 11:10 WITA

KAHMI Sulsel Bakal Kukuhkan LPMD dan Launching Buku Mozaik Insan Cita*

Sabtu, 3 Mei 2025 - 22:52 WITA

Jangan Sepelekan! Perilaku Ini Bisa Jadi Sinyal Bahaya Kesehatan Mental Anak

Selasa, 24 Desember 2024 - 11:53 WITA

Tips Menonaktifkan Fitur Meta AI di WhatsApp Untuk Pengalaman yang Lebih Nyaman

Berita Terbaru