Pemerintah Dianggap Tutup Mata, Pengembang Bone Wood Gardenia Diduga Langgar Kewajiban Fasum

- Editor

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drainase Perumahan Bone Wood diduga dikerjakan asal-asalan sehingga kini tidak dapat difungsikan. (ist)

i

Drainase Perumahan Bone Wood diduga dikerjakan asal-asalan sehingga kini tidak dapat difungsikan. (ist)

DIKSIKU.com, Bone – Warga Perumahan BTN Bone Wood Gardenia, Kelurahan Bulu Tempe, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, mendesak pemerintah turun tangan menyikapi persoalan infrastruktur di kompleks perumahan mereka. Pasalnya, kawasan tersebut tidak memiliki drainase induk sama sekali, sehingga setiap kali hujan deras turun, jalan utama dan halaman rumah warga berubah menjadi kolam air setinggi lutut.

Pantauan di lokasi pada Kamis (6/11/2025), menunjukkan sisi kanan jalan utama perumahan sama sekali tidak dibuatkan saluran pembuangan air. Akibatnya, air hujan tidak mengalir keluar dan menyebabkan genangan luas di kawasan permukiman itu.

Seorang warga yang enggan disebut namanya mengatakan kondisi tersebut sudah lama dikeluhkan, namun pihak pengembang tidak menunjukkan itikad memperbaiki.

“Drainase induk memang tidak ada. Setiap hujan pasti banjir. Sudah berkali-kali kami sampaikan ke pengembang, tapi tidak ada tindakan,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan warga lain yang menilai pengembang seolah lepas tangan atas kewajiban membangun fasilitas umum yang layak.

“Kami sudah berulang kali minta solusi. Tapi justru disuruh gotong royong perbaiki sendiri. Padahal ini tanggung jawab pengembang,” kata seorang warga.

Selain persoalan drainase, warga juga mengeluhkan kerusakan jembatan kecil di dalam kompleks yang diduga tergerus banjir. Laporan mengenai hal ini pun tak digubris oleh pihak pengembang.

Baca Juga :  Bone Cetak Prestasi Baru, Pengelolaan MDC Terbaik dan Inflasi Paling Stabil

Warga kini berharap pemerintah daerah melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Bone, serta Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) segera melakukan pemeriksaan lapangan. Mereka menuntut agar pengembang yang mengerjakan fasum dasar secara asal-asalan diberi sanksi tegas.

“Pemerintah harus turun tangan. Jangan biarkan pengembang seenaknya bangun perumahan tanpa memperhatikan drainase dan keselamatan warga,” tegas salah satu penghuni.

Ketiadaan drainase induk di kompleks BTN Bone Wood Gardenia dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap proyek perumahan bersubsidi yang dikerjakan tanpa standar teknis memadai. Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengembang belum memberikan tanggapan resmi.

Penulis : Idul Abdullah

Editor : Idul Abdullah

Berita Terkait

Darurat Drainase di Lonrae, Warga Bangun Selokan Swadaya Sepanjang 205 Meter Saat Respons Pemerintah Dipertanyakan
HPN ke-80 di Bone, Jurnalis Award Perkuat Sinergi Pemerintahan Beramal dan Insan Pers
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik
Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis
Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat
HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda
Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar
Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:24 WITA

Darurat Drainase di Lonrae, Warga Bangun Selokan Swadaya Sepanjang 205 Meter Saat Respons Pemerintah Dipertanyakan

Senin, 9 Februari 2026 - 16:29 WITA

HPN ke-80 di Bone, Jurnalis Award Perkuat Sinergi Pemerintahan Beramal dan Insan Pers

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:42 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:32 WITA

Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:57 WITA

Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:07 WITA

HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:10 WITA

Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:00 WITA

Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terbaru