Ekonomi Sulsel Tumbuh 5,43% di Tengah Tekanan Global, Ini Pendorong Utamanya

- Editor

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.Com,Makassar–Perekonomian Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat pertumbuhan 5,43% sepanjang 2025 di tengah ketidakpastian ekonomi global. Capaian ini menunjukkan kinerja ekonomi daerah yang tetap solid dan dinilai tidak lepas dari dorongan belanja pemerintah, penguatan sektor jasa, serta transformasi ekonomi berbasis nilai tambah.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatat, pertumbuhan ekonomi Sulsel 2025 tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 5,31% (c-to-c).

Pakar ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof H Marsuki DEA PhD, menilai capaian tersebut menjadi sinyal positif atas ketahanan ekonomi Sulsel di tengah tekanan global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Data BPS yang baru dirilis menunjukkan perekonomian Sulsel secara umum mengalami perbaikan yang cukup signifikan. Secara statistik, ekonomi Sulsel mampu bertahan dan tumbuh di tengah membuncahnya ketidakpastian ekonomi global,” kata Prof Marsuki, Jumat (6/2/2026).

Marsuki menilai pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari kebijakan prioritas Pemerintah Provinsi Sulsel di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, termasuk pelaksanaan Multi Years Project (MYP) senilai Rp 3,7 triliun yang dilaksanakan bersama pemerintah kabupaten/kota.

Baca Juga :  Makassar Hadirkan Harapan Baru di Pulau-Pulau Terluar

Menurutnya, belanja pemerintah daerah melalui program MYP memberikan efek berganda (multiplier effect), khususnya pada sektor konstruksi, transportasi, dan penyerapan tenaga kerja.

“Kebijakan ini terlihat nyata pada pembenahan infrastruktur konektivitas jalan lintas daerah, peningkatan layanan kesehatan, serta sektor pendidikan. Dampaknya cukup luas terhadap perbaikan indikator makro ekonomi Sulsel,” ujarnya.

Dari sisi struktur ekonomi, Marsuki menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Sulsel juga didorong oleh proses transformasi struktural dari ekonomi semi-tradisional menuju ekonomi yang lebih modern dan bernilai tambah tinggi.

Meski sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian dengan kontribusi sekitar 23%, wajah sektor ini dinilai telah banyak berubah melalui program hilirisasi.

Baca Juga :  Sambut Milad ke-57, Kohati Cabang Bone Bantu Ketersediaan Darah PMI

“Komoditas strategis seperti padi, rumput laut, hingga komoditas tambang kini tidak lagi hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi telah diolah sehingga memiliki nilai tambah yang lebih tinggi,” jelasnya.

Transformasi sektor pertanian tersebut turut diperkuat dengan penggunaan bibit unggul, khususnya pada komoditas padi dan jagung, yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan pendapatan petani.

Selain sektor primer, sektor jasa dinilai semakin dominan dalam menopang perekonomian Sulsel sepanjang 2025. Peran Sulsel sebagai hub ekonomi Kawasan Timur Indonesia (KTI) mendorong pertumbuhan sektor transportasi dan logistik.

Didukung oleh kinerja sektor perbankan, lembaga keuangan nonbank, serta percepatan digitalisasi keuangan, sektor jasa keuangan dan UMKM berkembang signifikan dan menopang perputaran ekonomi daerah.

“Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Sulsel ditopang oleh membaiknya konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, peningkatan investasi, serta kinerja ekspor komoditas unggulan,” pungkas Marsuki.

Loading

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Wahyunang

Sumber Berita : Humas Pemprov Sul-Sel

Berita Terkait

Aksi Demo Mahasiswa di Mapolda Sulsel Minta Kapolres Sinjai Dicopot, Mantan Pembina LSM GMBI Sinjai Angkat Bicara
Jeritan Daerah Penghasil: Maluku Utara Minta Haknya Dikembalikan untuk Bayar PPPK
Siapkan SDM Kompeten, Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Buka 6 Jurusan di Bone
Oknum Anggota Polisi Polres Pangkep Dilaporkan Mantan Kekasihnya Ke Propam Polda Sulsel
Peringati HUT Ke-8 Tahun, Pimpinan Umum Media Paparazziindo Dibanjiri Apresiasi
36 Wartawan Lulus Kompeten, UKW Angkatan XXIX di Makassar Resmi Ditutup
Bupati Ratnawati Arif Terima Penghargaan Nasional dari Kemendikdasmen
Bupati Bone dan Forkopimda Hadiri Morning Coffee, Peresmian dan Pengujian Dermaga Pelabuhan Bajoe

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:15 WITA

Aksi Demo Mahasiswa di Mapolda Sulsel Minta Kapolres Sinjai Dicopot, Mantan Pembina LSM GMBI Sinjai Angkat Bicara

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:10 WITA

Jeritan Daerah Penghasil: Maluku Utara Minta Haknya Dikembalikan untuk Bayar PPPK

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:01 WITA

Siapkan SDM Kompeten, Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Buka 6 Jurusan di Bone

Senin, 1 Juni 2026 - 20:29 WITA

Oknum Anggota Polisi Polres Pangkep Dilaporkan Mantan Kekasihnya Ke Propam Polda Sulsel

Senin, 1 Juni 2026 - 17:00 WITA

Peringati HUT Ke-8 Tahun, Pimpinan Umum Media Paparazziindo Dibanjiri Apresiasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:22 WITA

36 Wartawan Lulus Kompeten, UKW Angkatan XXIX di Makassar Resmi Ditutup

Senin, 25 Mei 2026 - 20:25 WITA

Bupati Ratnawati Arif Terima Penghargaan Nasional dari Kemendikdasmen

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:51 WITA

Bupati Bone dan Forkopimda Hadiri Morning Coffee, Peresmian dan Pengujian Dermaga Pelabuhan Bajoe

Berita Terbaru