DIKSIKU,Com,Makassar – Tingkat kemiskinan di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menunjukkan tren penurunan dalam enam tahun terakhir, seiring dengan membaiknya kinerja ekonomi daerah.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatat, pada September 2025 persentase penduduk miskin Sulsel turun menjadi 7,43% atau sekitar 685,14 ribu jiwa. Angka ini lebih rendah dibandingkan September 2024 yang masih berada di level 8,06%.
Pakar ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Marsuki, menilai penurunan kemiskinan tersebut sejalan dengan membaiknya kondisi pasar tenaga kerja di Sulsel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
BPS juga mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) Sulsel menurun dari 4,33% pada 2024 menjadi 4,21% pada 2025.
“Walaupun penurunannya relatif kecil, dampaknya cukup terasa terhadap penurunan tingkat kemiskinan. Ini menunjukkan adanya perbaikan kualitas aktivitas ekonomi dan kesempatan kerja,” kata Prof Marsuki.
Selain perbaikan pasar tenaga kerja, keberhasilan pengendalian inflasi turut berperan penting dalam menekan angka kemiskinan. Peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Bank Indonesia dinilai efektif menjaga inflasi Sulsel tetap terkendali pada kisaran 2,5–3,0%, sehingga daya beli masyarakat relatif terjaga.
Tak kalah penting, perbaikan tata kelola program bantuan sosial juga menjadi faktor pendorong. Mulai dari pendataan hingga distribusi bantuan dinilai semakin tepat sasaran, baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan.
“Perbaikan tata kelola bansos menjadi faktor penting karena langsung menyentuh kelompok rentan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Marsuki menyebut penurunan kemiskinan di Sulsel tidak terlepas dari kebijakan pembangunan yang terarah, baik oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota, terutama dalam penguatan sektor produktif, peningkatan kualitas infrastruktur, serta pembangunan sosial dan ekonomi.
“Dengan kombinasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif, inflasi yang terkendali, serta program perlindungan sosial yang semakin tepat sasaran, Sulsel berada pada jalur yang cukup baik untuk terus menekan kemiskinan secara berkelanjutan,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Redaksi Diksiku
Editor : Wahyunang
Sumber Berita : Humas Pemprov Sul-Sel



















