Mentan Amran: Kepemimpinan Transformatif Kunci Kedaulatan Pertanian dan Lompatan Ekonomi Nasional

- Editor

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian H. Andi Amran Sulaiman memberikan arahan pada Leadership Camp ASN Sulawesi Selatan di Asrama Haji Sulawesi Selatan, Kamis (26/2/2026).

i

Menteri Pertanian H. Andi Amran Sulaiman memberikan arahan pada Leadership Camp ASN Sulawesi Selatan di Asrama Haji Sulawesi Selatan, Kamis (26/2/2026).

DIKSIKU.COM, Makassar – Menteri Pertanian menegaskan bahwa kepemimpinan yang berani mengubah sistem pertanian menjadi fondasi utama dalam menjaga kedaulatan pangan sekaligus mendorong lompatan ekonomi nasional. Hal tersebut disampaikan saat memberikan arahan pada Leadership Camp ASN Sulawesi Selatan di Asrama Haji Sulawesi Selatan, Kamis (26/2/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sulsel , Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sulawesi Selatan.

Di hadapan para aparatur sipil negara, Mentan Amran menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan keberanian mengambil keputusan.“

Memimpin itu indah dalam mimpi, tetapi tidak mudah dalam kenyataan. Pemimpin yang adil dimuliakan, yang tidak adil kehilangan kehormatan,” ujarnya.

Ia berbagi perjalanan panjangnya di berbagai lini pengabdian, mulai dari birokrat lebih dari dua dekade, tiga periode di kabinet, dua puluh tahun sebagai pengusaha, hingga lebih dari satu dekade sebagai dosen. Ia juga pernah menjadi penyuluh pertanian lapangan selama bertahun-tahun. Menurutnya, tekanan dan ujian justru membentuk karakter kepemimpinan yang tangguh.

Reformasi Sistem dan Deregulasi

Menurut Mentan Amran, sektor pertanian membutuhkan kepemimpinan yang tidak ragu membongkar sistem lama yang berbelit dan tidak efektif. Reformasi regulasi, subsidi, hingga tata niaga menjadi langkah konkret untuk memastikan kebijakan benar-benar berdampak pada petani.“

Baca Juga :  Bone Cetak Prestasi Baru, Pengelolaan MDC Terbaik dan Inflasi Paling Stabil

Kalau kita hanya melakukan hal yang sama dan berharap hasil berbeda, itu tidak masuk akal. Kita harus berani ubah sistem, Indonesia bisa melompat,” tegasnya.

Sebagai bukti, ia memaparkan reformasi tata kelola pupuk bersubsidi melalui deregulasi 145 aturan dan penyederhanaan distribusi. Sistem yang sebelumnya panjang kini dipangkas sehingga lebih efisien dan transparan, hanya melibatkan Kementerian Pertanian, PT Pupuk Indonesia, serta Gapoktan atau pengecer sebagai ujung distribusi kepada petani.

Reformasi tersebut diklaim menurunkan biaya pupuk bersubsidi hingga 20 persen serta meningkatkan volume pupuk 700 ribu ton tanpa tambahan anggaran. Pemerintah juga merencanakan pembangunan tujuh pabrik pupuk baru guna memperkuat ketahanan pasokan nasional dalam jangka panjang.

Hilirisasi dan Lompatan Ekonomi

Selain reformasi sistem, Mentan Amran menegaskan bahwa hilirisasi komoditas pertanian menjadi bagian dari kepemimpinan strategis untuk menjaga nilai tambah bangsa.“

Seluruh kekayaan kita dihilirisasi. Jangan ekspor mentah. Nilai tambahnya harus untuk rakyat,” ujarnya.

Ia menyoroti peluang hilirisasi kelapa yang dinilai semakin besar seiring pergeseran pola konsumsi global, termasuk di Tiongkok, dari susu hewani ke susu nabati berbasis kelapa.“

Baca Juga :  Polisi Tertibkan Balap Liar di Bone, Puluhan Kendaraan Jadi Barang Bukti

Ini coconut milk. Ada pergeseran pangan di China, dari susu sapi dan kambing bergeser ke susu kelapa. Potensinya bisa Rp5.000 triliun,” ungkapnya.

Komoditas gambir juga menjadi perhatian. Sekitar 80 persen bahan baku gambir dunia dikuasai Indonesia, namun proses hilirisasi masih dilakukan di luar negeri.“

Gambir kita diekspor ke India, lalu dijual kembali oleh India ke Amerika. Potensinya bisa mencapai Rp5.000 triliun,” katanya.

Sementara pada komoditas CPO, Indonesia menguasai sekitar 60–70 persen pasar dunia. Dengan penguatan biofuel dan pengurangan impor solar, nilai tambahnya dinilai dapat melonjak signifikan.“

Baru tiga komoditas saja yang dihilirisasi bisa menghasilkan Rp15.000 triliun,” ujarnya.

Menurutnya, transformasi pertanian bukan hanya soal pertumbuhan angka, melainkan soal survival dan martabat bangsa di tengah kompetisi global.“

Sungguhnya Allah mencintai orang yang bekerja. Jangan hanya berdoa, tapi juga harus bertindak. Indonesia harus dipaksa maju,” tegasnya.

Melalui kepemimpinan yang berintegritas, keberanian mengubah sistem, serta penguatan sektor pertanian dari hulu hingga hilir, Mentan Amran optimistis Indonesia mampu menjaga kedaulatan pangan sekaligus melompat menjadi kekuatan ekonomi dunia.

Loading

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Redaksi Diksiku

Sumber Berita : Humas Pemprov Sul-Sel

Berita Terkait

Dua Keris Pusaka Prabowo dan Fadli Zon Dipamerkan di Bone
Pemprov Sulsel dan Pemkab Wajo Sepakati PI Migas Sengkang 10 Persen
Rutan Sinjai Libatkan Petugas Gabungan Perkuat Pengawasan Razia dan Tes Urine
Drama Adu Penalti, Bone BerAmal FC Rebut Piala Gubernur Sulsel
Debit Sungai Saddang Menurun, Pemprov Sulsel Siapkan Pompanisasi dan Usulkan Rehabilitasi Rp1,8 Triliun
Rutan Sinjai Gelar Salat Istisqa, Doa Bersama Memohon Turun Hujan
VIDEO : Semarak Maulid di Masjid Badrissalam, Wabup Bone Puji Kekompakan Warga Perumahan BCM
Turnamen Mini Soccer BRI Cabang Sinjai, Bupati Ratnawati Arif: Ajang Olahraga Sarana Membangun Kebersamaan

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 23:35 WITA

Dua Keris Pusaka Prabowo dan Fadli Zon Dipamerkan di Bone

Selasa, 22 September 2026 - 21:33 WITA

Pemprov Sulsel dan Pemkab Wajo Sepakati PI Migas Sengkang 10 Persen

Selasa, 22 September 2026 - 11:05 WITA

Rutan Sinjai Libatkan Petugas Gabungan Perkuat Pengawasan Razia dan Tes Urine

Senin, 21 September 2026 - 20:49 WITA

Drama Adu Penalti, Bone BerAmal FC Rebut Piala Gubernur Sulsel

Minggu, 20 September 2026 - 20:13 WITA

Debit Sungai Saddang Menurun, Pemprov Sulsel Siapkan Pompanisasi dan Usulkan Rehabilitasi Rp1,8 Triliun

Jumat, 18 September 2026 - 09:31 WITA

Rutan Sinjai Gelar Salat Istisqa, Doa Bersama Memohon Turun Hujan

Selasa, 15 September 2026 - 19:29 WITA

VIDEO : Semarak Maulid di Masjid Badrissalam, Wabup Bone Puji Kekompakan Warga Perumahan BCM

Senin, 14 September 2026 - 13:32 WITA

Turnamen Mini Soccer BRI Cabang Sinjai, Bupati Ratnawati Arif: Ajang Olahraga Sarana Membangun Kebersamaan

Berita Terbaru

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman sedang mencium keris pusaka milik Presiden Prabowo Subianto. (diksiku/idul)

Daerah

Dua Keris Pusaka Prabowo dan Fadli Zon Dipamerkan di Bone

Jumat, 25 Sep 2026 - 23:35 WITA

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA