Daya Saing Sulsel Naik Lagi, Bukti Konsistensi Pembangunan Daerah

- Editor

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Provinsi Sulawesi Selatan. (int)

i

Provinsi Sulawesi Selatan. (int)

DIKSIKU.com, Makassar – Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Sulawesi Selatan tahun 2025 menunjukkan tren peningkatan positif. Berdasarkan data terbaru yang dirilis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), skor daya saing provinsi tercatat 3,71, naik dari 3,61 pada 2024 atau meningkat 0,10 poin.

Capaian tersebut juga melampaui rata-rata nasional tahun 2025 yang berada di angka 3,50. Hasil ini menegaskan posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu provinsi dengan daya saing kuat di Indonesia.

Secara nasional, Sulawesi Selatan menempati peringkat ke-10 dari 38 provinsi. Di kawasan Indonesia Timur, provinsi ini berada di posisi kedua setelah Bali yang mencatat skor 4,03. Sementara di Pulau Sulawesi, Sulawesi Selatan menjadi provinsi dengan daya saing tertinggi, mengungguli Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat.

Tren daya saing daerah Sulsel juga menunjukkan pola stabil dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022 skor berada di angka 3,35, meningkat menjadi 3,70 pada 2023, kemudian sempat turun ke 3,61 pada 2024, dan kembali naik menjadi 3,71 pada 2025.

Selain peningkatan skor, jumlah kabupaten/kota yang memiliki nilai setara atau melampaui skor provinsi juga mengalami perubahan. Pada 2024 terdapat lima daerah, sedangkan pada 2025 menjadi empat daerah, mencerminkan dinamika kompetisi internal yang semakin ketat seiring meningkatnya standar kinerja provinsi.

Baca Juga :  Gubernur Andi Sudirman Sulaiman: Proyek Jalan Impa–Anabanua di Kabupaten Wajo Sudah 95 Persen

Empat daerah dengan skor setara atau melampaui provinsi pada 2025 yaitu Kota Makassar dengan skor 4,17, Kota Parepare 4,10, Kota Palopo 3,79, serta Kabupaten Gowa yang mencatat skor sama dengan provinsi, yakni 3,71.

Dari sisi pilar daya saing, peningkatan pada 2025 terutama ditopang oleh penguatan lingkungan pendukung. Pilar institusi naik dari 4,07 menjadi 4,40, infrastruktur meningkat dari 3,52 menjadi 3,85, serta adopsi teknologi informasi melonjak dari 3,56 menjadi 3,87. Kondisi ini menunjukkan perbaikan tata kelola, konektivitas, serta percepatan digitalisasi di daerah.

Pada dimensi sumber daya manusia, kinerja relatif stabil. Pilar kesehatan meningkat tipis dari 3,86 menjadi 3,87, sementara keterampilan tenaga kerja masih berada pada level tinggi meski turun dari 4,13 menjadi 3,90.

Di kelompok pasar, ukuran pasar tetap menjadi kekuatan utama dengan kenaikan dari 4,71 menjadi 4,73. Sistem keuangan juga membaik dari 2,80 menjadi 3,02, meski pasar tenaga kerja masih menjadi tantangan yang perlu diperkuat.

Sementara itu, pada ekosistem inovasi, kapabilitas inovasi mengalami lonjakan signifikan dari 3,68 menjadi 4,24, menjadi salah satu pendorong utama kenaikan skor provinsi. Hal ini menunjukkan perkembangan positif ekosistem usaha dan inovasi daerah.

Baca Juga :  BRI Perusahaan Perbankan Miliki Satelit Sendiri, HM Dandy Wardana: Akses Wilayah Keuangan Nasional Terluas

Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Sulsel, Muhammad Salim Basmin, menilai capaian tersebut menegaskan arah pembangunan daerah berjalan sesuai target.

“Peningkatan Indeks Daya Saing Daerah ini menunjukkan bahwa pembangunan di Sulawesi Selatan berjalan pada jalur yang tepat. Penguatan tata kelola, percepatan digitalisasi, serta tumbuhnya ekosistem inovasi menjadi faktor utama yang mendorong daya saing daerah semakin kuat,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan ekonomi daerah.

“Capaian ini bukan hanya angka, tetapi mencerminkan kerja kolaboratif seluruh pihak dalam memperbaiki kualitas layanan publik, infrastruktur, dan kapasitas ekonomi daerah agar Sulawesi Selatan semakin kompetitif di tingkat nasional,” katanya.

Secara agregat, kenaikan daya saing Sulawesi Selatan pada 2025 didorong oleh penguatan tata kelola dan infrastruktur, perluasan ukuran pasar ekonomi, serta peningkatan kapasitas inovasi daerah.

Dengan tren peningkatan yang konsisten, IDSD menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan sekaligus acuan strategis dalam merumuskan kebijakan untuk menjaga pertumbuhan dan meningkatkan kualitas daya saing daerah di masa mendatang.(*)

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idul Abdullah

Berita Terkait

Pemprov Sulsel dan Pemkab Wajo Sepakati PI Migas Sengkang 10 Persen
Rutan Sinjai Libatkan Petugas Gabungan Perkuat Pengawasan Razia dan Tes Urine
Drama Adu Penalti, Bone BerAmal FC Rebut Piala Gubernur Sulsel
Debit Sungai Saddang Menurun, Pemprov Sulsel Siapkan Pompanisasi dan Usulkan Rehabilitasi Rp1,8 Triliun
Rutan Sinjai Gelar Salat Istisqa, Doa Bersama Memohon Turun Hujan
VIDEO : Semarak Maulid di Masjid Badrissalam, Wabup Bone Puji Kekompakan Warga Perumahan BCM
Turnamen Mini Soccer BRI Cabang Sinjai, Bupati Ratnawati Arif: Ajang Olahraga Sarana Membangun Kebersamaan
Bupati Ratnawati Arif Serahkan Penghargaan Pancawarsa I, Termasuk Dua Orang Jajaran Rutan Sinjai

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:33 WITA

Pemprov Sulsel dan Pemkab Wajo Sepakati PI Migas Sengkang 10 Persen

Senin, 21 September 2026 - 20:49 WITA

Drama Adu Penalti, Bone BerAmal FC Rebut Piala Gubernur Sulsel

Minggu, 20 September 2026 - 20:13 WITA

Debit Sungai Saddang Menurun, Pemprov Sulsel Siapkan Pompanisasi dan Usulkan Rehabilitasi Rp1,8 Triliun

Jumat, 18 September 2026 - 09:31 WITA

Rutan Sinjai Gelar Salat Istisqa, Doa Bersama Memohon Turun Hujan

Selasa, 15 September 2026 - 19:29 WITA

VIDEO : Semarak Maulid di Masjid Badrissalam, Wabup Bone Puji Kekompakan Warga Perumahan BCM

Senin, 14 September 2026 - 13:32 WITA

Turnamen Mini Soccer BRI Cabang Sinjai, Bupati Ratnawati Arif: Ajang Olahraga Sarana Membangun Kebersamaan

Sabtu, 12 September 2026 - 10:25 WITA

Bupati Ratnawati Arif Serahkan Penghargaan Pancawarsa I, Termasuk Dua Orang Jajaran Rutan Sinjai

Rabu, 9 September 2026 - 10:42 WITA

Muhammad Rusdi Dorong Transformasi Pendidikan Bone Berbasis Teknologi dan Karakter

Berita Terbaru

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA