DIKSIKU.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memastikan kabar mengenai penggunaan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk penyewaan helikopter tidak benar. Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya informasi tersebut di sejumlah media yang dinilai menyesatkan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo-SP) Pemprov Sulsel, Muhammad Salim Basmin, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada penganggaran maupun realisasi dana untuk kebutuhan tersebut.
“Kami tegaskan sekali lagi bahwa berita tersebut tidak benar atau hoaks,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, penggunaan helikopter oleh Gubernur Sulawesi Selatan dalam beberapa kegiatan kunjungan kerja tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Sulsel.
Di sisi lain, pemerintah daerah tetap mengakui peran strategis media sebagai pilar demokrasi. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa praktik jurnalistik harus tetap berlandaskan prinsip negara hukum serta mematuhi kode etik yang berlaku.
“Pemerintah Provinsi sangat menghormati kedudukan media sebagai pilar demokrasi, tetapi tentu harus berada dalam bingkai prinsip negara hukum dan penegakan kode etik jurnalistik,” jelasnya.
Menindaklanjuti dampak dari pemberitaan yang dinilai tidak akurat, Pemprov Sulsel melalui Biro Hukum telah menempuh jalur hukum terhadap sejumlah pihak yang diduga menyebarkan informasi tersebut.
Langkah tersebut, lanjutnya, tidak semata bertujuan untuk penegakan hukum, tetapi juga sebagai sarana edukasi publik agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi.
“Ini bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya verifikasi informasi dan menghindari penyebaran berita hoaks,” pungkasnya. (*/ril)
Penulis : Redaksi Diksiku
Editor : Idhul Abdullah




















