DIKSIKU.com, Makassar – Ajang Duta Generasi Berencana (ADUJAK) Sulawesi Selatan Tahun 2026 menjadi momentum memperkuat peran generasi muda dalam membangun karakter remaja yang sehat, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Hal tersebut mengemuka dalam Grand Final ADUJAK Sulawesi Selatan 2026 yang digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Hj. Kurniah Patahudding.
Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, mengatakan pembinaan generasi muda membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, keluarga, sekolah, komunitas, hingga organisasi masyarakat.
Menurutnya, remaja merupakan aset masa depan yang perlu mendapatkan perlindungan, pendampingan, serta kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi diri.
Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, remaja juga membutuhkan literasi serta akses informasi yang benar agar mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.
Ia mengapresiasi para finalis ADUJAK yang telah menunjukkan kesungguhan, kedisiplinan, keberanian, dan kerja keras selama mengikuti seluruh tahapan kompetisi.
Andi Winarno berharap pengalaman tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perlombaan, tetapi juga menjadi bekal bagi para finalis untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Sementara itu, Sekretaris Perwakilan BKKBN (Kemendukbangga) Provinsi Sulawesi Selatan, Irmawahyuni Bachtiar, mengajak generasi muda untuk terus mengembangkan kemampuan, menciptakan inovasi, serta menjadi inspirasi bagi remaja lainnya.
Ia menyebut Forum Generasi Berencana (GenRe) yang terbentuk sejak 2017 telah melahirkan berbagai program dan inovasi dalam pembinaan remaja. Upaya tersebut, kata dia, perlu terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, organisasi masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
Irmawahyuni menegaskan pembinaan remaja tidak bisa hanya dibebankan kepada satu lembaga. Dukungan keluarga, lingkungan pendidikan, komunitas, dan pemerintah diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Kepada para finalis, ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung nilai budaya lokal Siri’ Na Pacce sebagai landasan dalam membangun karakter.
Nilai tersebut diharapkan tercermin melalui sikap yang menjunjung harga diri, kehormatan, kepedulian terhadap sesama, serta integritas dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui ajang ADUJAK 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap lahir Duta GenRe yang mampu menjadi pelopor dan teladan bagi kalangan remaja, sekaligus membawa nama baik daerah pada kompetisi tingkat nasional.
Kehadiran Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu, Hj. Kurniah Patahudding, dalam kegiatan tersebut turut menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap upaya pembinaan dan pengembangan potensi generasi muda.
Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) serta Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Luwu, Muh. Afif Hamka, bersama jajaran dan sejumlah tamu undangan.
Penulis : Rudi
Editor : Idhul Abdullah




















