BPSPL Makassar Gandeng CDK Ajatappareng Lepasliarkan Penyu Terdampar

- Editor

Kamis, 18 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pelepasliaran penyu penyu yang terdampar di Pantai Lowita Desa Wiringtasi, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Kamis, (18/1). (ist)

i

Proses pelepasliaran penyu penyu yang terdampar di Pantai Lowita Desa Wiringtasi, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Kamis, (18/1). (ist)

DIKSIKU.com, Pinrang – Dalam rangka melindungi biota laut di perairan, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar bekerjasama Cabang Dinas Kelautan (CDK) wilayah Ajatappareng Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, melakukan penanganan dan pelepasliaran penyu yang terdampar di Pantai Lowita Desa Wiringtasi, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Kamis, (18/01/2024).

Penanganan biota laut yang dilindungi dan terdampar ini dilakukan oleh Bidang KSDA wilayah II Balai Besar Konservasi Sumber daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan dengan Kelompok Masyarakat “Lima Putra Pesisir.

Kepala Cabang Dinas Kelautan Ajatappareng, Sukmawati Gaffar, mengatakan berdasarkan hasil koordinasi yang dilakukan, telah disepakati lokasi pelepasliaran penyu di Perairan Pulau Baki, Desa Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru.

Baca Juga :  Tunaikan Janji Politik, Pemerintahan "RAMAH" Segera Bayarkan Insenrif Ribuan Petugas Keagamaan

“Dengan pertimbangan kondisi topografi dan ekosistem perairan di pulau tersebut memungkinkan penyu untuk berlindung sementara dari pengaruh musim barat atau cuaca ekstrim. Dimana, pelepasliaran ini dilaksanakan pada 18 Januari 2024 oleh tim jejaring penanganan,” katanya, melalui keterangan tertulis yang diterima media ini, Kamis (18/1/2024) malam.

Sementara itu, Perwakilan dari BPSPL Makassar Andi Agung menjelaskan dalam pelaksanaan pelepasliaran salah satu penyu yaitu penyu hijau (Chelonia mydas) dengan panjang total 102 cm, panjang karapaks 84 cm, lebar karapaks 76 cm.

“Penyu jenis kelamin betina, tidak dapat diselamatkan akibat kondisinya sudah melemah, ditandai pada saat dilepas di perairan, penyu tidak tenggelam tapi mengapung, kondisi ini sehingga menyebabkan tim mengambil tindakan untuk mengangkat kembali agar dapat di karantina di keramba,” jelasnya.

Baca Juga :  Lagi, Pertanyakan Terkait Pelayanan RSUD, Mahasiswa Merasa Kecewa

Lanjut Andi Agung, namun setelah beberapa menit diletakkan di keramba, penyu tersebut sudah tidak tertolong lagi sehingga dilakukan pembedahan pada penyu yang sudah mati, ternyata dalam perut terdapat sampah plastik yang tidak hancur serta kondisi perut dipenuhi udara yang membuatnya terapung. (*)

Tonton juga video pesona wisata liputan DIKSIKU TV di bawah ini :

Loading

Penulis : Idhul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Dari Balik Lapas, WBP Bontang Tetap Bisa Sekolah Hingga Kantongi Ijazah
Semarak HUT ke-81 RI, Rutan Kolaborasi Dinsos Sinjai Laksanakan Aksi Bersih dan Layanan Kesehatan Gratis
Harga Pakan Tembus Rp 7.600 per Kg, Ribuan Peternak Ayam Kendal Turun ke Jalan
Dari Tegalrejo, Pemuda Menanam Harapan untuk Masa Depan Pertanian
Resmi Pimpin Polres Bone, Ini Rekam Jejak AKBP Astoto Budi Rahmantyo
Pesta Rakyat Pesisir 2026 Siap Semarakkan HUT ke-81 RI di Tanete Riattang Timur
Pemprov Sulsel Tangani 49 Ruas Jalan Lewat Program MYP Senilai Rp2,5 Triliun
Kadishub Bone Arahkan Langkah Cepat, Rahman Mamat Apresiasi Penanganan Perempatan Rawan Kecelakaan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dari Balik Lapas, WBP Bontang Tetap Bisa Sekolah Hingga Kantongi Ijazah

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:10 WITA

Semarak HUT ke-81 RI, Rutan Kolaborasi Dinsos Sinjai Laksanakan Aksi Bersih dan Layanan Kesehatan Gratis

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:42 WITA

Harga Pakan Tembus Rp 7.600 per Kg, Ribuan Peternak Ayam Kendal Turun ke Jalan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:31 WITA

Dari Tegalrejo, Pemuda Menanam Harapan untuk Masa Depan Pertanian

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:05 WITA

Resmi Pimpin Polres Bone, Ini Rekam Jejak AKBP Astoto Budi Rahmantyo

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:36 WITA

Pesta Rakyat Pesisir 2026 Siap Semarakkan HUT ke-81 RI di Tanete Riattang Timur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:02 WITA

Pemprov Sulsel Tangani 49 Ruas Jalan Lewat Program MYP Senilai Rp2,5 Triliun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:22 WITA

Kadishub Bone Arahkan Langkah Cepat, Rahman Mamat Apresiasi Penanganan Perempatan Rawan Kecelakaan

Berita Terbaru