DIKSIKU.com, Bone – Di tengah suhu politik yang semakin memanas menjelang Pilkada Bone, muncul polemik terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bone, Andi Gunadil Ukra, terseret dalam kontroversi setelah sebuah foto dirinya beredar di media sosial.
Dalam foto tersebut, Andi Gunadil yang tengah berada di rumah makan bersama sejumlah orang terlihat mengacungkan salam tiga jari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Banyak yang menduga hal itu merupakan simbol dukungan terhadap Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 3 di Pilkada Bone, Andi Asman Sulaiman dan Andi Akmal Pasluddin.
Isu ini menjadi sorotan tajam mengingat larangan keras bagi ASN untuk terlibat dalam politik praktis.
Beredarnya foto tersebut langsung memicu kontroversi di kalangan masyarakat dan pemerhati politik Bone.
Namun, saat dikonfirmasi terkait tudingan tersebut, Andi Gunadil Ukra dengan tegas membantah bahwa salam tiga jari yang ia tunjukkan dalam foto itu berkaitan dengan dukungan politik.
Kata dia, itu bukan simbol politik atau dukungan kepada salah satu pasangan calon di Pilkada Bone.
Foto itu diambil dalam rangka perayaan anniversary Max Owner yang ke-3, dan salam tiga jari adalah simbol untuk itu.
“Foto sebagai symbol ucapan anniversary Enrekang Max Owner ke-3 dinda,” ungkapnya saat dikonfirmasi via whatsapp, Senin (30/9/2024).
Selain sebagai ASN, Andi Gunadil diketahui memang aktif di organisasi club motor. Sekarang ini ia juga menjabat sebagai Ketua Klub Motor Bone Max Owner.
Sementara, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bone melaui Koordinator Divisi Penangangan Pelanggaran Data dan Informasi, Nur Alim, yang dikonfirmasi menyebutkan bahwa pihaknya akan mendalami masalah ini.
“Kami lakukan pengkajian dulu broku,” katanya.
MeskiAndi Gunadil telah melakukan klarifikasi, namun hal ini belum sepenuhnya menenangkan publik.
Bijaknya seorang pejabat publik, di tengah situasi politik yang sensitif, harus sangat berhati-hati dalam menggunakan simbol atau gestur yang dapat dimaknai politis.
Penulis : Idhul Abdullah
Editor : Idhul Abdullah




















