Debat Pilkada Memanas! Umar Azmar Tegaskan Andi Akmal Tak Paham Soal Pajak Daerah

- Editor

Kamis, 31 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Kantor Hukum Pawero (KHP), Umar Azmar MF. (ist)

i

Direktur Kantor Hukum Pawero (KHP), Umar Azmar MF. (ist)

DIKSIKU.com, Bone – Debat pertama Pilkada Kabupaten Bone mengundang perhatian publik setelah salah satu kandidat, Andi Akmal Pasluddin (AAP), menyatakan bahwa kebijakan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak usaha kecil akan memberatkan rakyat.

Pernyataan ini mendapat tanggapan tajam dari Direktur Kantor Hukum Pawero (KHP), Umar Azmar MF, yang menilai bahwa AAP kurang memahami ketentuan perpajakan dan menebarkan narasi yang berpotensi menyesatkan.

Saat debat, AAP menyampaikan, “Kalau kita dengarkan tadi, berarti mau pajakin rakyat kita, warkop dipajakin, warung-warung dipajakin semua.”

Umar menanggapi bahwa pernyataan ini dapat menciptakan persepsi salah bahwa setiap usaha kecil dikenakan pajak. Padahal, berdasarkan Pasal 19 ayat (2) huruf a Perda Kabupaten Bone Nomor 1 Tahun 2024, hanya usaha tertentu dengan omzet di atas Rp3.000.000,- yang diwajibkan untuk membayar pajak.

Baca Juga :  Viral Percakapan Diduga Ketua KPU Bone Perintahkan PPK Manipulasi Perolehan Suara Caleg

“Kandidat yang belum memahami aturan sebaiknya mempelajari Perda Bone Nomor 1/2024 dan UU HKPD terlebih dahulu. Pernyataan seperti ini tidak hanya salah, tetapi juga bisa menghambat penyebaran informasi yang benar dan peningkatan kepatuhan wajib pajak,” ujar Umar dalam keterangan tertulisnya kepada awak media, Kamis (31/10).

Menurutnya, negara berkembang seperti Indonesia, termasuk daerah-daerahnya, masih sangat bergantung pada penerimaan pajak untuk memenuhi kebutuhan anggaran, sehingga pemahaman pajak yang benar sangat penting.

Baca Juga :  KPU Bone : Penyusunan Visi Misi Paslon Harus Selaras Dengan RPJPD

Usulan Kebijakan Pajak yang Lebih Inklusif

Kantor Hukum Pawero telah lama berupaya mempromosikan kebijakan perpajakan yang lebih inklusif di Bone. Mereka melakukan audiensi dengan pihak berwenang terkait revisi Perda Bone Nomor 1/2024, mendorong agar ada klasifikasi wajib pajak yang lebih jelas.

“Kami mendorong adanya klasifikasi wajib pajak dalam perda, misalnya tarif 0% untuk usaha mikro dengan omzet di bawah Rp5 juta, namun tetap dengan kewajiban pelaporan,” ungkap Umar.

Menurutnya, pengelompokan ini akan memberi kelonggaran bagi usaha kecil sembari tetap berkontribusi terhadap PAD dari usaha yang memang layak menjadi wajib pajak.

Loading

Penulis : Idhul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Surya Paloh Ungkap Alasan NasDem Dorong Ambang Batas Parlemen 7 Persen
Ilham Arief Sirajuddin Mulai Panaskan Mesin Partai, Roadshow Silaturahmi dan Konsolidasi di Sinjai
Hadiri Rakerda DPD PAN Sinjai, Andi Yuliani Paris Mulai Panaskan Mesin Partai Lantik Relawan Perkuat Struktur dan Jaringan
Viral Dijual, Pulau Umang Ternyata Tak Kantongi Izin Resmi
Setelah Motor MBG Diperdebatkan, Kini Ribuan Truk Rp 10,8 Triliun Disorot Publik
PKN Tunjuk Rudi Juniawan Hamka sebagai Plt Ketua di Kaltim, Fokus Konsolidasi dan Persiapan Musda
Popularitas Jokowi Meredup, Wacana Prabowo Dua Priode Tanpa Gibran Menguat
PSI Panaskan Mesin 2029, Nama Jokowi Jadi Pemantik Semangat

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 23:41 WITA

Surya Paloh Ungkap Alasan NasDem Dorong Ambang Batas Parlemen 7 Persen

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:27 WITA

Ilham Arief Sirajuddin Mulai Panaskan Mesin Partai, Roadshow Silaturahmi dan Konsolidasi di Sinjai

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:31 WITA

Hadiri Rakerda DPD PAN Sinjai, Andi Yuliani Paris Mulai Panaskan Mesin Partai Lantik Relawan Perkuat Struktur dan Jaringan

Jumat, 17 April 2026 - 18:30 WITA

Viral Dijual, Pulau Umang Ternyata Tak Kantongi Izin Resmi

Jumat, 10 April 2026 - 14:06 WITA

Setelah Motor MBG Diperdebatkan, Kini Ribuan Truk Rp 10,8 Triliun Disorot Publik

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:00 WITA

PKN Tunjuk Rudi Juniawan Hamka sebagai Plt Ketua di Kaltim, Fokus Konsolidasi dan Persiapan Musda

Jumat, 13 Februari 2026 - 23:54 WITA

Popularitas Jokowi Meredup, Wacana Prabowo Dua Priode Tanpa Gibran Menguat

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:42 WITA

PSI Panaskan Mesin 2029, Nama Jokowi Jadi Pemantik Semangat

Berita Terbaru