Honorer Makassar di Ambang Evaluasi, Pemkot Tunggu Kepastian DBH

- Editor

Jumat, 27 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. (ist)

i

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. (ist)

DIKSIKU.com, Makassar – Ribuan tenaga honorer Laskar Pelayanan Publik Berintegritas (Laskar Pelangi) di Makassar menghadapi situasi yang semakin tidak pasti. Penyebabnya, Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada Pemerintah Kota Makassar belum sepenuhnya dilunasi, mengakibatkan krisis dalam pembayaran insentif mereka.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, dana DBH baru terbayar untuk tiga bulan. Sisa piutang diperkirakan mencapai Rp 250 miliar hingga Rp 270 miliar. Situasi ini menjadi ancaman serius bagi sekitar 7.000 tenaga honorer Laskar Pelangi yang bergantung pada insentif tersebut.

Danny Pomanto menegaskan bahwa evaluasi terhadap nasib tenaga honorer akan dilakukan pada 2025. “Kami tidak memiliki kemampuan membayar insentif jika piutang sebesar Rp 250 miliar hingga Rp 270 miliar ini tidak diselesaikan,” ujarnya usai acara refleksi akhir tahun Pemkot Makassar, Jumat (27/10/24).

Baca Juga :  DPRD Bontang Prihatin, Serapan Anggaran OPD Masih Minim Meski Progres Fisik Baik

Menurutnya, kondisi ini semakin diperparah oleh kebijakan nasional yang tidak lagi menanggung biaya tenaga honorer. Jika tidak ada kepastian pembayaran, evaluasi terhadap Laskar Pelangi menjadi langkah yang sulit dihindari.

Pemkot Makassar terus berupaya menagih kekurangan DBH kepada Pemprov Sulsel. Namun, hingga kini, baru tiga bulan dana DBH yang diterima. Pemprov berjanji akan menambah tiga bulan lagi pada 2024, tetapi enam bulan sisanya tetap menjadi piutang.

“Upaya mereka menambah tiga bulan lagi cukup membantu, tetapi ini hanya sebagian dari hak kami. Jika tidak ada langkah konkret, ribuan Laskar Pelangi terancam kehilangan mata pencaharian,” tegas Danny.

Baca Juga :  DPRD Kutim Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Rancangan KUA-PPAS TA 2025

Kondisi ini memaksa Pemkot Makassar untuk mempertimbangkan langkah-langkah sulit, termasuk mengevaluasi keberlanjutan tenaga honorer. Laskar Pelangi, yang selama ini menjadi garda depan pelayanan publik, terancam mengalami pemutusan hubungan kerja.

“Kami tidak sanggup membayar tanpa DBH yang penuh, dan ini menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan para honorer,” tambahnya.

Dengan situasi yang semakin mendesak, Danny Pomanto berharap pemerintah provinsi segera menuntaskan pembayaran DBH. Langkah ini penting untuk menjamin stabilitas pelayanan publik di Makassar dan keberlangsungan Laskar Pelangi.

“Ini bukan hanya soal keuangan, tetapi juga soal keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat. Kami hanya berharap hak kami segera dipenuhi,” tutup Danny. (adv)

Penulis : Azran

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Bupati Ratnawati Arif Serahkan Penghargaan Pancawarsa I, Termasuk Dua Orang Jajaran Rutan Sinjai
Andi Ikramullah Duduki Kursi Ketua DPD KNPI Sinjai, Bupati Ratnawati Arif Berpesan Kerja Nyata
Bupati Ratnawati Arif Melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional
Temui Bupati Ratnawati Arif, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sinjai Laporkan Perkembangan Kepesertaan
Bupati Ratnawati Arif Kukuhkan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia Kabupaten Sinjai
Sinjai Boyong Pulang Predikat Terbaik Utama di Ajang South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026.
LARS DHP Lakukan Survei RSUD Sinjai, Bupati Ratnawati Arif Ingin Sinjai Jadi Contoh di Sektor Kesehatan
DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:25 WITA

Bupati Ratnawati Arif Serahkan Penghargaan Pancawarsa I, Termasuk Dua Orang Jajaran Rutan Sinjai

Selasa, 8 September 2026 - 21:02 WITA

Andi Ikramullah Duduki Kursi Ketua DPD KNPI Sinjai, Bupati Ratnawati Arif Berpesan Kerja Nyata

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WITA

Bupati Ratnawati Arif Melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:56 WITA

Temui Bupati Ratnawati Arif, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sinjai Laporkan Perkembangan Kepesertaan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:59 WITA

Bupati Ratnawati Arif Kukuhkan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia Kabupaten Sinjai

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:00 WITA

Sinjai Boyong Pulang Predikat Terbaik Utama di Ajang South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026.

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:07 WITA

LARS DHP Lakukan Survei RSUD Sinjai, Bupati Ratnawati Arif Ingin Sinjai Jadi Contoh di Sektor Kesehatan

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Berita Terbaru

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang. (int)

Ruang Kepolisian

Kortas Tipidkor Polri Hormati Rencana Praperadilan Bupati Gowa

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:20 WITA

ilustrasi. (int)

Kriminal

Kepergok Mencuri, Pelaku Gigit Telinga Korban Hingga Putus

Selasa, 29 Sep 2026 - 15:56 WITA