Krisis Material Bangunan di Bontang, DPRD Dorong Legalisasi Tambang Lokal

- Editor

Selasa, 27 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib. (ist)

i

Anggota Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Kelangkaan material bangunan seperti pasir, batu, dan tanah uruk kini menghantui Bontang, menyusul penutupan salah satu lokasi tambang galian C di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Kanaan. Penutupan ini dilakukan Dinas ESDM dan Dinas Kehutanan Kalimantan Timur, dan langsung memicu dampak nyata di lapangan.

Tak tinggal diam, Pemerintah Kota Bontang bersama jajaran DPRD langsung melakukan pertemuan dengan Dinas ESDM Provinsi Kaltim pada Rabu (7/5/2025) untuk mencari jalan keluar dari persoalan ini.

Anggota Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib, menilai Bontang sudah terlalu bergantung pada pasokan dari luar daerah. Ia menyebut, kondisi ini menjadi bukti bahwa kota ini sebenarnya butuh tambang galian C legal dan permanen yang bisa beroperasi secara aman di wilayah sendiri.

“Penutupan tambang kemarin bikin harga bahan bangunan melonjak. Kalau terus begini, yang rugi masyarakat dan pengembang lokal,” ucapnya, Senin (27/5/2025).

Sahib menegaskan bahwa ketergantungan terhadap pasokan luar kota tidak hanya membebani ongkos pembangunan, tetapi juga menimbulkan ketidakpastian. Apalagi, ongkos distribusi material kian mahal dan waktu pengiriman tak bisa diprediksi.

Ia pun mendorong para pelaku usaha tambang untuk segera mengurus perizinan agar tak lagi beroperasi secara diam-diam. Menurutnya, tambang ilegal bukan hanya rawan ditutup, tetapi juga menyulitkan pengusaha sendiri untuk berkembang.

Baca Juga :  Saeful Rizal Ajak Tanamkan Semangat Kurban dalam Pendidikan Anak Sejak Dini

“Selama statusnya ilegal, mereka akan selalu dihantui razia. Kalau izin lengkap, pengawasan bisa berjalan, dan pengusaha pun bekerja tenang,” ujarnya.

Lebih jauh, Sahib menekankan perlunya evaluasi terhadap Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) kota. Menurutnya, pengaturan zonasi tambang yang jelas akan memberi kepastian hukum bagi investor dan pelaku usaha tambang.

“Kalau wilayah tambang sudah ditetapkan dengan tegas dalam RTRW, maka tak ada lagi tumpang tindih regulasi. Semua pihak bisa bekerja dengan kepastian,” tutupnya.

Loading

Penulis : Do

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema
Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi
Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar
DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok
DPRD Bontang Setuju Retribusi Bontang Kuala Dihentikan Sementara
Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap
Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari
Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:49 WITA

DPRD Bontang Bahas Legalisasi THM, PAD atau Dampak Sosial Jadi Dilema

Senin, 11 Mei 2026 - 18:31 WITA

Serapan Anggaran Damkar Bontang Nyaris 96 Persen, Pansus LKPJ Tetap Minta Evaluasi

Senin, 11 Mei 2026 - 17:33 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13 WITA

DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:48 WITA

Soroti Penyakit OPD, Pansus LKPJ: Jika SILPA Tak Ditekan, Bontang Bisa Tiarap

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:37 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:22 WITA

Pansus LKPJ DPRD Bontang Temukan Kelemahan OPD, Tidak Berani Tolak Anggaran yang Sulit Direalisasikan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:06 WITA

DPRD Bontang Dukung Penuh Setwan FC Tampil Dominan di Kapolres Cup

Berita Terbaru