Sembilan Kecamatan Terdampak Bencana, Ini Pernyataan Resmi BPBD Sinjai

- Editor

Minggu, 6 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.com, Sinjai – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan dengan intensitas hujan tinggi sejak Jumat malam hingga Sabtu 5 Juli 2025, menyebabkan banjir dan tanah longsor hampir seluruh wilayah. Dalam laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, sembilan kecamatan terdampak akibat cuaca buruk.

Air meluap dari sejumlah sungai besar seperti Sungai Mangngottong, Tangka, Kalamisu, dan Apareng. Ratusan rumah terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 100 hingga 150 centi meter.

Sejumlah rumah juga dilaporkan rusak akibat tertimpa material tanah akibat longsor, infrastruktur vital seperti jembatan dan jalan penghubung ikut terdampak. Tiga jembatan dilaporkan putus, yakni jembatan di Desa Puncak dan Jembatan Gantung penghubung Desa Biroro dengan Desa Sukamaju, sebagai ruas jalan amblas seperti di Sinjai Tengah dan Sinjai Borong dan Barat. Selain itu, jaringan listrik mengalami kerusakan di beberapa titik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wilayah yang terdampak banjir mencakup sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Sinjai Utara, Sinjai Timur, Sinjai Selatan, Sinjai Tengah, Tellulimpoe, Sinjai Barat, dan Pulau Sembilan. Sementara tanah longsor terjadi di titik-titik rawan di Kecamatan Sinjai Tengah, Sinjai Selatan, Sinjai Barat, Borong, dan Bulupoddo.

Baca Juga :  Tilang dan Sanksi Berat Menanti! Satlantas Polres Bone Ingatkan Bahaya ODOL

Angin kencang turut menerjang wilayah Kecamatan Pulau Sembilan, khususnya di Desa Pulau Buhung Pitue, yang menyebabkan atap rumah warga rusak.

Pihak BPBD mencatat dua warga mengalami luka berat, namun tidak ada korban jiwa. Puluhan warga juga dilaporkan telah mengungsi secara mandiri ke rumah sanak saudara. Petugas dari BPBD bersama instansi terkait langsung bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak.

Evakuasi di wilayah terisolir masih terus dilakukan dengan bantuan alat berat dari Dinas PUPR. Tim BPBD juga tengah melakukan pendataan menyeluruh terhadap rumah warga dan fasilitas publik yang terdampak. Sampai saat ini, estimasi kerugian materiil belum dapat dipastikan. Namun kerusakan infrastruktur dan permukiman warga diperkirakan cukup signifikan.

Kepala BPBD Sinjai, Budiaman menyampaikan bahwa pihaknya telah melaporkan kondisi ini secara resmi ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Gubernur Sulawesi Selatan, serta BPBD Provinsi Sulsel. Posko siaga bencana juga telah diaktifkan untuk mengoordinasikan penanganan di lapangan dan menerima laporan masyarakat.

Baca Juga :  Tertibkan Bangunan Liar Pedagang, Wabup AMM Edukasi Warga Ingat "Tante Lisa"

Di tengah kondisi darurat ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini. Dalam rilis resminya, BMKG menyatakan bahwa wilayah Indonesia, termasuk Sulawesi Selatan, berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir pada periode 7 hingga 10 Juli 2025. Sejumlah daerah, seperti Maluku dan Pegunungan Papua, bahkan telah masuk status Siaga dan Awas.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat angin kencang. Warga diminta menghindari berada di ruang terbuka saat terjadi hujan lebat dan petir, serta tidak berlindung di bawah pohon atau tiang listrik. Selain itu, penting bagi warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran air tidak tersumbat guna mengantisipasi luapan air lebih lanjut.

Situasi di lapangan saat ini menunjukkan air di beberapa wilayah sudah mulai surut. Namun, pihak BPBD Sinjai dan tim gabungan tetap siaga penuh.

“Kami mengimbau agar masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, namun tetap waspada. Keselamatan jiwa adalah prioritas utama, kita terus memantau perkembangan dilapangan,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Andi Irfan

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

80 Warga Binaan Rutan Sinjai Terima Remisi Khusus Idul Fitri
Pemprov Sulsel Genjot Proyek Jalan Multi Years, Ruas Impa-Impa–Anabanua Capai Progres 53,46 Persen
Mudik Lebaran, Pemprov Sulsel Dirikan Posko Layanan di Jalur Preservasi Jalan MYP
Bakti Sosial Siswa SIP Angkatan 55 Resimen DDP Polda Sulsel di Panti Asuhan An-Nashar Timor Timur
Jelang Lebaran, Polres Bone Serahkan Zakat Fitrah Ribuan Personel ke Baznas
Gubernur Andi Sudirman Buka Puasa Bersama Ribuan Insan Transportasi di Masjid Kubah 99
BRI Sinjai Gelar Buka Puasa dan Syukuran, 1.500 Bantuan Paket Disalurkan Untuk Warga
Peduli Warga Jelang Lebaran, Andi Muzakkir Aqil Salurkan Ratusan Sembako di Bone

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:19 WITA

80 Warga Binaan Rutan Sinjai Terima Remisi Khusus Idul Fitri

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:12 WITA

Pemprov Sulsel Genjot Proyek Jalan Multi Years, Ruas Impa-Impa–Anabanua Capai Progres 53,46 Persen

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:01 WITA

Mudik Lebaran, Pemprov Sulsel Dirikan Posko Layanan di Jalur Preservasi Jalan MYP

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:29 WITA

Bakti Sosial Siswa SIP Angkatan 55 Resimen DDP Polda Sulsel di Panti Asuhan An-Nashar Timor Timur

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:19 WITA

Gubernur Andi Sudirman Buka Puasa Bersama Ribuan Insan Transportasi di Masjid Kubah 99

Senin, 16 Maret 2026 - 23:10 WITA

BRI Sinjai Gelar Buka Puasa dan Syukuran, 1.500 Bantuan Paket Disalurkan Untuk Warga

Senin, 16 Maret 2026 - 22:30 WITA

Peduli Warga Jelang Lebaran, Andi Muzakkir Aqil Salurkan Ratusan Sembako di Bone

Senin, 16 Maret 2026 - 14:33 WITA

Gubernur Sulsel Serahkan Beasiswa Rp5 Miliar untuk 3.400 Siswa SLB

Berita Terbaru