Pemkab Sinjai Ikuti Penyuluhan Keamanan Pangan

- Editor

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.com, Sinjai – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai menyatakan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi inisiatif strategis nasional untuk meningkatkan kesehatan dan gizi masyarakat.

Hal ini ditandai dengan kehadiran Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab. Sinjai, Andi Irwansyahrani Yusuf, dalam acara Penyuluhan Keamanan Pangan di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan pada Kamis (28/8/2025).

​Acara yang diinisiasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI ini dihadiri oleh Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, dan para kepala daerah se-Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Taruna Ikrar menekankan pentingnya pengawasan gizi untuk memastikan masyarakat mengonsumsi makanan dan obat yang aman serta berfungsi efektif dalam menjaga daya tahan tubuh, terutama dalam upaya pencegahan stunting menuju Indonesia Emas.

​”Peningkatan pengawasan BPOM RI adalah salah satu cara untuk mendukung visi Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan. Hal ini dilakukan dengan mempererat sinergi dan kolaborasi bersama Pemerintah Daerah,” ujar Taruna Ikrar.

Baca Juga :  FKUB Sinjai Gelar Rakor Penguatan Kampung Moderasi Beragama

​Senada dengan itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa penyuluhan keamanan pangan merupakan bagian dari upaya kolaboratif Pemprov Sulsel dan BPOM RI untuk mendukung Program MBG. Menurutnya, pangan bagi manusia tidak hanya harus bergizi, tetapi juga aman dan berkualitas.

​”Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya tentang nutrisi, tapi juga memastikan makanan yang dikonsumsi aman, sehat, dan sesuai standar. Terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan, kebersihan dan sanitasi lingkungan harus selalu dijaga,” jelas Gubernur.

​Gubernur juga menyoroti peran penting petugas penjamah makanan sebagai garda terdepan yang bertanggung jawab atas kualitas dan keamanan pangan. Hingga 14 Juli 2025, tercatat 1.243 orang penjamah makanan—setara 49,6% dari total 2.506 orang—telah dilatih di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Sulsel. Pelatihan ini akan terus berlanjut hingga semua penjamah makanan memenuhi standar yang ditetapkan.

​Mewakili Bupati Sinjai, Andi Irwansyahrani Yusuf mengapresiasi keterlibatan BPOM RI dalam program strategis nasional ini. Ia menekankan bahwa kehadiran BPOM sangat krusial untuk memastikan makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat, terutama anak sekolah, aman, berkualitas, dan memenuhi standar gizi. Hal ini penting untuk melindungi masyarakat dari keracunan makanan dan risiko kesehatan lainnya.

Baca Juga :  Pemkab Sinjai Hibahkan Sebidang Tanah dan Bangunan Untuk Kantor Bawaslu

​”Dengan adanya Program Utama Presiden RI tentang Makanan Bergizi Gratis, peran BPOM RI tentu sangat diperlukan sebagai pengawas utama nilai gizi dan kualitas makanan yang dikonsumsi para pelajar. Khususnya di Kabupaten Sinjai, program ini akan segera diberlakukan, dan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Daerah untuk terus berpartisipasi menyukseskan Program Nasional ini,” kata Andi Irwansyahrani.

​Acara ini ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada beberapa kepala daerah atas realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) yang berkinerja baik. Selain itu, dilakukan juga penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepala BPOM RI dengan Gubernur Sulawesi Selatan.

Turut mendampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Sinjai, perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kepala Bagian Hukum, dan Kepala Bagian Pemerintahan Setdakab. Sinjai. ***

Loading

Penulis : Andi Irfan

Sumber Berita : Dinas Kominfo

Berita Terkait

Darurat Drainase di Lonrae, Warga Bangun Selokan Swadaya Sepanjang 205 Meter Saat Respons Pemerintah Dipertanyakan
HPN ke-80 di Bone, Jurnalis Award Perkuat Sinergi Pemerintahan Beramal dan Insan Pers
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik
Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis
Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat
HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda
Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar
Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:24 WITA

Darurat Drainase di Lonrae, Warga Bangun Selokan Swadaya Sepanjang 205 Meter Saat Respons Pemerintah Dipertanyakan

Senin, 9 Februari 2026 - 16:29 WITA

HPN ke-80 di Bone, Jurnalis Award Perkuat Sinergi Pemerintahan Beramal dan Insan Pers

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:42 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:32 WITA

Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:57 WITA

Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:07 WITA

HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:10 WITA

Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:00 WITA

Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terbaru