DIKSIKU.com, Kutai Barat – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur menegaskan pentingnya keseimbangan antara investasi dan kepentingan masyarakat saat melakukan kunjungan kerja ke PT Berlian Nusantara Perkasa (BNP) di Kecamatan Bongan, Minggu (31/8/2025).
Rombongan dewan yang dipimpin langsung jajaran Komisi IV disambut General Manager PT BNP, Vincent. Pertemuan ini digelar setelah para legislator sebelumnya berkoordinasi di Kantor Kecamatan Bongan terkait perkembangan industri di wilayah tersebut.
Dalam agenda itu, DPRD Kaltim meminta perusahaan segera merumuskan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk komitmen resmi terhadap masyarakat sekitar dan pemerintah desa. Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, menegaskan kesepakatan itu penting agar semua pihak mendapat manfaat yang seimbang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“MoU harus menjadi pegangan bersama. Jika ada syarat yang tidak dipenuhi, kami akan dorong pihak berwenang untuk menindaklanjuti. Perusahaan boleh untung, tapi masyarakat dan pemerintah jangan dirugikan,” tegas Darlis.
Selain menekankan MoU, Komisi IV juga menyoroti pentingnya penerapan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Menurut Darlis, dokumen ini bukan sekadar kelengkapan administrasi, melainkan dasar untuk memastikan aktivitas industri tidak menimbulkan kerusakan. “Amdal harus valid. Kalau diabaikan, risikonya bisa fatal bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, Kepala Desa Penawai, Nasir, mengingatkan agar perusahaan konsisten menjalankan program tanggung jawab sosial (CSR). Ia berharap bantuan yang diberikan nantinya benar-benar menyentuh kebutuhan warga, bukan sekadar formalitas. “Masyarakat butuh kepastian. Jangan sampai setelah pabrik berdiri, janji-janji perusahaan hilang begitu saja,” katanya.
Kunjungan lapangan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD Kaltim dalam memastikan setiap investasi yang masuk tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan kelestarian lingkungan. (adv)
![]()
Penulis : Ldy
Editor : Idul Abdullah



















