DPRD Kaltim Tegaskan Tidak Ada Kewajiban Sekolah Membeli Buku Biografi Ketua Dewan

- Editor

Sabtu, 6 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampilan cover buku Mengubah Nasib. (Foto/Ist)

i

Tampilan cover buku Mengubah Nasib. (Foto/Ist)

DIKSIKU.com, Samarinda — Polemik dugaan kewajiban sekolah di Kaltim membeli buku biografi Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, berjudul Mengubah Nasib, ramai menjadi perbincangan publik. Informasi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai prosedur resmi pengadaan buku di lingkungan pendidikan.

Menanggapi isu tersebut, anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Syahariah Mas’ud, menegaskan tidak pernah ada aturan yang mewajibkan sekolah membeli buku itu. Ia menekankan, buku tersebut merupakan karya pribadi Hasanuddin yang bersifat motivasi, bukan produk resmi yang masuk daftar pengadaan sekolah.

“Kalau ada yang menawarkan buku ini ke sekolah, itu murni inisiatif pihak tertentu. Tidak ada kewajiban, apalagi instruksi resmi,” ujar Syahariah di Samarinda, Sabtu (6/9/2025).

Legislator asal daerah pemilihan Penajam Paser Utara (PPU)–Paser itu menyebut, siapa pun boleh membaca buku tersebut sebagai sumber inspirasi. Namun, menjadikan penjualan di sekolah sebagai kewajiban jelas tidak sesuai dengan prosedur.

Isu kewajiban pembelian mencuat setelah seorang bernama Imran, yang dikaitkan dengan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, dikabarkan menawarkan buku itu ke sejumlah kepala SMA dan SMK di Samarinda. Bahkan, ia disebut sempat mendata jumlah minimal buku yang harus dibeli sekolah.

Syahariah mengingatkan, seluruh mekanisme pengadaan buku di sekolah harus melalui prosedur resmi dan transparan. Buku Mengubah Nasib dapat menjadi bacaan tambahan, tetapi tidak bisa dijadikan beban bagi sekolah tanpa persetujuan formal.

Baca Juga :  Tata Kelola Tambang Kacau, Legislator Kaltim Ungkap Tumpang Tindih Kewenangan

“Pengadaan buku di sekolah ada aturan mainnya. Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan nama pejabat untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Buku Mengubah Nasib pertama kali terbit pada 2020 dan berisi kisah perjalanan Hasanuddin Mas’ud hingga menjabat sebagai Ketua DPRD Kaltim. Buku ini dijual bebas di toko buku dengan harga sekitar Rp70 ribu, serta sudah tersedia di sejumlah perpustakaan SMA/SMK di Samarinda. (adv)

Loading

Penulis : Ldy

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Kaltim Hentikan Mediasi, Tunggakan Gaji RSHD Masuk Jalur Hukum
DPRD Kaltim Sampaikan Pandangan Fraksi-Fraksi Terkait Nota Keuangan Pemprov
DPRD Kaltim Tegaskan Dukungan Untuk Kepemimpinan Baru di Mahakam Ulu
DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi Pengelolaan ZIS Lewat Baznas
DPRD Kaltim Serukan Gotong Royong Lawan Narkoba di Desa
DPRD Kaltim Gelar Paripurna ke-36, Bahas Revisi Agenda dan Perubahan APBD 2025
DPRD Kaltim Imbau Pemprov Perketat Kajian Tukar Guling Aset
DPRD Kaltim Desak Pengawasan Ketat Program Makanan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Rabu, 24 September 2025 - 18:04 WITA

DPRD Kaltim Hentikan Mediasi, Tunggakan Gaji RSHD Masuk Jalur Hukum

Selasa, 23 September 2025 - 18:24 WITA

DPRD Kaltim Sampaikan Pandangan Fraksi-Fraksi Terkait Nota Keuangan Pemprov

Selasa, 23 September 2025 - 18:22 WITA

DPRD Kaltim Tegaskan Dukungan Untuk Kepemimpinan Baru di Mahakam Ulu

Selasa, 23 September 2025 - 18:19 WITA

DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi Pengelolaan ZIS Lewat Baznas

Senin, 22 September 2025 - 20:00 WITA

DPRD Kaltim Serukan Gotong Royong Lawan Narkoba di Desa

Senin, 22 September 2025 - 19:28 WITA

DPRD Kaltim Gelar Paripurna ke-36, Bahas Revisi Agenda dan Perubahan APBD 2025

Senin, 22 September 2025 - 19:15 WITA

DPRD Kaltim Imbau Pemprov Perketat Kajian Tukar Guling Aset

Senin, 22 September 2025 - 18:09 WITA

DPRD Kaltim Desak Pengawasan Ketat Program Makanan Bergizi Gratis

Berita Terbaru