DIKSIKU.com, Samarinda – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalimantan Timur menaruh perhatian besar pada pembenahan internal dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga catur. Hal itu disampaikan Ketua PB Percasi Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, Senin (15/9).
Anggota |DPRD Kaltim ini menjelaskan, sejumlah kepengurusan Percasi di kabupaten/kota sudah habis masa jabatannya. Karena itu, pihaknya segera menyiapkan langkah pembenahan agar roda organisasi tetap berjalan optimal di seluruh daerah.
“Struktur organisasi yang rapi adalah pondasi. Tanpa itu, pembinaan atlet akan terhambat. Makanya, peremajaan pengurus di semua kabupaten/kota segera kami lakukan,” tegas Reza.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain konsolidasi organisasi, Percasi Kaltim juga memprioritaskan peningkatan kapasitas pelatih dan wasit. Menurut Reza, kualitas SDM menjadi faktor penentu profesionalitas pertandingan sekaligus pembinaan atlet di lapangan.
“Setiap event harus punya standar yang jelas. Pelatih dan wasit juga harus terus ditingkatkan agar atlet bisa belajar dalam sistem yang fair dan profesional,” katanya.
Saat ini, Percasi Kaltim memiliki cabang di 10 kabupaten/kota, dengan Samarinda, Kutai Kartanegara, dan Balikpapan menjadi penyumbang atlet terbesar. Potensi besar itu, lanjut Reza, akan sulit berkembang tanpa dukungan struktur organisasi yang kuat dan SDM yang mumpuni.
Reza menegaskan, Percasi Kaltim tetap optimistis mampu melahirkan pecatur berprestasi. “Kalau pembenahan organisasi dan peningkatan SDM berjalan, saya yakin atlet kita bisa tampil percaya diri di level nasional,” ujarnya. (adv)
![]()
Penulis : Ldy
Editor : Idhul Abdullah



















