Bikin Gaduh, Seorang Wanita Ditangkap Gegara Kenakan Kaos Berlogo PKI

- Editor

Minggu, 15 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wanita berinisial NAP ditangkap polisi lantaran memakai baju kaos bergambar palu arit. (Foto : ANTARA/Abdul Fatah)

i

Wanita berinisial NAP ditangkap polisi lantaran memakai baju kaos bergambar palu arit. (Foto : ANTARA/Abdul Fatah)

DIKSIKU.com, Ternate – Seorang wanita berinisial NAP (23 tahun), terpaksa harus berurusan dengan Kepolisian Resor (Polres) Ternate, Maluku, lantaran memakai baju bergambar palu arit yang menjadi simbol Partai Komunis Indonesia (PKI).

Wanita asal Provinsi Sulawesi Utara (Sultra) itu ditangkap kepolisian atas laporan masyarakat, karena potretnya memakai baju bergambar palu arit itu bikin heboh dan viral di Ternate.

Polisi menerima laporan masyarakat terhadap wanita itu pada Kamis (12/10/2023) malam, dan menangkapnya kurang dari 24 jam setelah menerima laporan itu.

Kapolres Ternate AKBP Niko Irawan melalui Kasi Humas Polres Ternate Iptu Wahyuddin mengatakan, setelah mendapatkan informasi tersebut, Kasat Reskrim Polres Ternate Iptu Bondan Manikotomo langsung memerintahkan tim Resmob Macan Gamalama melakukan penyelidikan terkait kejadian viral yang meresahkan masyarakat tersebut.

Baca Juga :  Dua Rumah di Desa Sugiale Dilalap Api, Kapolsek Barebbo Imbau Warga Senantiasa Waspada

“Laporan masuk hari Kamis malam tanggal 12 Oktober 2023 dan Jumat pagi sudah diamankan oleh tim Resmob Macan Gamalama,” kata Wahyuddin, dilansir JPNN, Minggu (15/10/2023).

Dari hasil interogasi oleh polisi, yang bersangkutan mengaku tidak mengetahui arti dari gambar yang ada di bajunya. Selain itu, pelaku mengaku memakai baju tersebut baru dua kali selama berada di Ternate.

Baca Juga :  Belum Sirna Duka Waetuo, Api Kembali Melalap 2 Rumah di Timur Kota Bone

NAP juga mengaku membeli baju tersebut di Sulut di tempat penjualan pakaian bekas.

“Yang bersangkutan mengaku tidak tahu arti dari gambar tersebut dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama dengan membuat surat pernyataan dan menyerahkan ke pihak kepolisian kaus yang berlogo palu arit untuk diamankan,” tutur Wahyuddin.

Pihaknya berterima kasih kepada masyarakat yang sudah berperan aktif membantu memberikan informasi kepada pihak kepolisian terkait Kamtibmas khususnya di Kota Ternate.

Loading

Penulis : Redaksi

Editor : Idhul Abdullah

Sumber Berita : JPNN

Berita Terkait

Heboh! Istri Digoyang Pria Lain, Keluarga Suami Datang Menggerebek Dini Hari
Viral di Bone, Kampanye Tolak Keikutsertaan “Boti” dalam Gerak Jalan 17 Agustus Tuai Pro-Kontra
Kisah Zian Fahrezi, Qari Cilik Juara Dunia yang Ditempa Sejak Usia Dini
Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026
Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terkait Kasus ASABRI dan Dugaan TPPU
Kejagung Tancap Gas, Tim 9 Dibentuk Usut Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
DPRD Bone Minta PT Jemla Ferry Pertimbangkan Dampak Sebelum Alihkan KMP Masagena
“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:21 WITA

Viral di Bone, Kampanye Tolak Keikutsertaan “Boti” dalam Gerak Jalan 17 Agustus Tuai Pro-Kontra

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:57 WITA

Kisah Zian Fahrezi, Qari Cilik Juara Dunia yang Ditempa Sejak Usia Dini

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:27 WITA

Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:42 WITA

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terkait Kasus ASABRI dan Dugaan TPPU

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:15 WITA

Kejagung Tancap Gas, Tim 9 Dibentuk Usut Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:25 WITA

DPRD Bone Minta PT Jemla Ferry Pertimbangkan Dampak Sebelum Alihkan KMP Masagena

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:37 WITA

“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:23 WITA

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN

Berita Terbaru