Bupati Ratnawati Arif Pimpin Rapat Forum Penataan Ruang

- Editor

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ratnawati Arif Pimpin Rapat Forum Penataan Ruang

DIKSIKU.com, Sinjai – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Rapat Forum Penataan Ruang (FPR) dalam rangka menyempurnakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sinjai. Dokumen strategis ini dipersiapkan sebagai panduan pembangunan untuk periode 2025-2044, Jumat (12/9/2025).

​Rapat yang berlangsung di Command Center Kompleks Rumah Jabatan Bupati Sinjai pada Jumat (12/09/25) ini dipimpin langsung oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, didampingi oleh Wakil Bupati Andi Mahyanto Mazda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), H. Haris Achmad, rapat ini merupakan bagian dari proses penyusunan penyempurnaan peraturan daerah tentang RTRW, yang sebelumnya diatur dalam Perda Nomor 28 Tahun 2012.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan dokumen tata ruang bisa beradaptasi dengan dinamika dan tantangan yang terus berkembang.

Baca Juga :  Ketua PKK Sinjai Hadiri Seleksi Kader Muda Tingkat Pemprov Sulsel

​Dalam sambutannya, Bupati Hj. Ratnawati Arif menekankan bahwa RTRW bukan sekadar dokumen teknis, melainkan sebuah peta strategis pembangunan jangka panjang. Ia juga menyoroti pentingnya dokumen ini sebagai pedoman pemanfaatan ruang yang berkelanjutan, adil, dan berwawasan lingkungan.

​”Penyempurnaan RTRW ini menjadi momentum penting untuk menyesuaikan dinamika perkembangan wilayah, tantangan perubahan iklim, pertumbuhan ekonomi, serta aspirasi masyarakat Sinjai,” ujar Bupati.

​Bupati juga mengingatkan bahwa tanpa tata ruang yang terpadu dan partisipatif, potensi besar yang dimiliki Kabupaten Sinjai mulai dari sektor pertanian, kelautan, pariwisata, hingga industri kecil menengah, berisiko menimbulkan konflik pemanfaatan lahan, kerusakan lingkungan, atau ketimpangan pembangunan.

Oleh karena itu, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan memberikan masukan demi terciptanya RTRW yang responsif terhadap kebutuhan riil.

Bupati juga menekankan beberapa poin penting, antara lain, pendekatan kolaboratif lintas sektor dan pemangku kepentingan, sehingga RTRW menjadi milik bersama, keadilan spasial agar pembangunan tidak hanya terkonsentrasi di pusat kota, tetapi juga menjangkau wilayah pinggiran dan pedesaan kemudian integrasi isu strategis seperti mitigasi bencana, ketahanan pangan, perlindungan kawasan lindung, dan pengembangan ekonomi hijau.

Baca Juga :  Trofeo Mini Soccer HUT Satpel BPTD Ke-8: Ajang Silaturahmi Stakeholder Pelabuhan Bajoe

​Untuk menjamin transparansi, Bupati menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membuka ruang komunikasi seluas-luasnya, mendokumentasikan setiap masukan, dan menjamin akuntabilitas proses penyempurnaan RTRW.

​”Mari kita jadikan RTRW Kabupaten Sinjai sebagai wujud komitmen kolektif kita dalam membangun masa depan yang lebih baik,” tutup Bupati.

Ia juga mengingatkan agar ego sektoral tidak mengalahkan kepentingan jangka panjang masyarakat.

​Rapat ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Andi Jefrianto Asapa, para Asisten Bupati, Kepala OPD, Kepala Bagian, Camat, Kepala ATR/BPN Sinjai serta Tim Pelaksana Swakelola Kabupaten Sinjai yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Syafri, ST., M.Si, dan Tim Pendamping Penyempurnaan RT/RW. ***

Loading

Penulis : Andi Irfan

Sumber Berita : Dinas Kominfo

Berita Terkait

Darurat Drainase di Lonrae, Warga Bangun Selokan Swadaya Sepanjang 205 Meter Saat Respons Pemerintah Dipertanyakan
HPN ke-80 di Bone, Jurnalis Award Perkuat Sinergi Pemerintahan Beramal dan Insan Pers
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik
Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis
Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat
HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda
Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar
Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:24 WITA

Darurat Drainase di Lonrae, Warga Bangun Selokan Swadaya Sepanjang 205 Meter Saat Respons Pemerintah Dipertanyakan

Senin, 9 Februari 2026 - 16:29 WITA

HPN ke-80 di Bone, Jurnalis Award Perkuat Sinergi Pemerintahan Beramal dan Insan Pers

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:42 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:32 WITA

Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:57 WITA

Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:07 WITA

HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:10 WITA

Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:00 WITA

Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terbaru