Darurat Drainase di Lonrae, Warga Bangun Selokan Swadaya Sepanjang 205 Meter Saat Respons Pemerintah Dipertanyakan

- Editor

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.Com,Bone— Persoalan banjir yang kerap melanda Lingkungan Benteng RT 1 RW 2, Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, memaksa warga mengambil langkah mandiri. Tanpa menunggu lebih lama, warga secara swadaya membangun selokan sebagai upaya darurat mengantisipasi genangan air yang selama ini menjadi langganan setiap musim hujan.

Pekerjaan drainase tersebut dilakukan melalui penggalian selokan sepanjang kurang lebih 205 meter dengan menggunakan alat berat, yang seluruh biayanya ditanggung secara swadaya oleh warga. Langkah ini diambil karena kondisi saluran air yang ada dinilai tidak lagi mampu menampung debit air hujan, sementara banjir terus berulang dan belum mendapat penanganan menyeluruh.

Baca Juga :  Operasi Patuh 2023 di Bone Jaring 720 Pelanggaran, Naik 300 Persen

Inisiator sekaligus penanggung jawab kegiatan, Amri Aras, mengatakan bahwa pembangunan selokan swadaya ini merupakan bentuk kepedulian dan keprihatinan warga terhadap kondisi lingkungan tempat tinggal mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap hujan deras, wilayah ini selalu tergenang. Karena kondisinya sudah mendesak, warga sepakat melakukan penggalian selokan sepanjang 205 meter menggunakan alat, dengan biaya murni swadaya, sambil tetap menunggu tindak lanjut dari pemerintah,” ujar Amri Aras.

Ia menegaskan bahwa langkah warga ini bukan dimaksudkan untuk menggantikan peran pemerintah, melainkan sebagai solusi sementara agar dampak banjir dapat dikurangi.

Baca Juga :  Musrenbang RPJMD 2025-2030 dan RKPD 2026, Pemkab Sinjai Bertekad Wujudkan Tingkatkan Kualitas SDM dan Ekonomi

“Kami berharap pemerintah daerah bisa turun langsung melihat kondisi di lapangan dan segera merespons. Penanganan drainase harus dilakukan secara permanen dan terencana, bukan hanya mengandalkan swadaya masyarakat,” tegasnya.

Warga berharap, inisiatif ini menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah agar lebih responsif terhadap persoalan infrastruktur dasar di kawasan permukiman, khususnya sistem drainase yang selama ini menjadi sumber utama banjir di Kelurahan Lonrae.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa semangat gotong royong masyarakat masih kuat, namun kehadiran pemerintah tetap dibutuhkan agar persoalan banjir dapat ditangani secara menyeluruh, berkelanjutan, dan berpihak pada keselamatan warga.

Loading

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Wahyunang

Berita Terkait

HPN ke-80 di Bone, Jurnalis Award Perkuat Sinergi Pemerintahan Beramal dan Insan Pers
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik
Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis
Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat
HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda
Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar
Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya
Ekonomi Sulsel Tumbuh 5,43% di Tengah Tekanan Global, Ini Pendorong Utamanya

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:24 WITA

Darurat Drainase di Lonrae, Warga Bangun Selokan Swadaya Sepanjang 205 Meter Saat Respons Pemerintah Dipertanyakan

Senin, 9 Februari 2026 - 16:29 WITA

HPN ke-80 di Bone, Jurnalis Award Perkuat Sinergi Pemerintahan Beramal dan Insan Pers

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:42 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:32 WITA

Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:57 WITA

Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:07 WITA

HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:10 WITA

Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:00 WITA

Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terbaru