DPRD Bontang Usulkan Pelatihan Pariwisata, Siapkan Warga Hadapi Tantangan Global

- Editor

Senin, 15 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang. (int)

i

Anggota DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang. (int)

DIKSIKU.com, Bontang – Anggota Komisi II DPRD Kota Bontang, Bakhiar Wakkang, mengusulkan agar pemerintah lebih aktif dalam menyelenggarakan pelatihan pengembangan pariwisata bagi masyarakat.

Pelatihan ini akan fokus pada keterampilan seperti public speaking dan peningkatan etika pelayanan, bertujuan untuk menjadikan Bontang sebagai destinasi pariwisata yang dikenal di tingkat internasional.

“Melalui pelatihan ini, kita akan mempersiapkan masyarakat untuk menyambut wisatawan internasional, dengan kemampuan bahasa yang baik dan sikap yang ramah,” ungkap Bakhtiar dalam rapat pada Senin (15/07/24).

Baca Juga :  DPRD Bontang Gelar Rapat Paripurna Perdana Setelah Pelantikan Anggota Baru

Politisi dari Partai Nasdem ini menjelaskan bahwa pengembangan pariwisata merupakan salah satu program prioritas Kota Bontang, terutama dalam menghadapi tantangan pasca industri migas. Ia percaya bahwa pariwisata dapat menjadi sektor unggulan yang mampu mendongkrak perekonomian lokal.

“Kita harus bersiap menghadapi masa depan setelah era migas. Pariwisata adalah salah satu sektor yang bisa diandalkan untuk menggerakkan ekonomi daerah kita,” tambahnya.

Baca Juga :  Maknai Iduladha Lebih Dalam, Saeful Rizal Tekankan Nilai Pengorbanan

Bakhtiar juga menekankan pentingnya peningkatan sarana dan prasarana pariwisata di Bontang. Ia menilai bahwa fasilitas yang baik, seperti akses jalan yang lancar, akomodasi yang nyaman, dan fasilitas umum yang memadai, akan membuat wisatawan merasa betah dan ingin kembali berkunjung.

“Saya yakin Bontang memiliki potensi untuk menjadi destinasi wisata yang populer, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia internasional,” tutup Bakhtiar dengan optimisme. (adv)

Loading

Penulis : AS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Bupati Ratnawati Arif Serahkan Penghargaan Pancawarsa I, Termasuk Dua Orang Jajaran Rutan Sinjai
Andi Ikramullah Duduki Kursi Ketua DPD KNPI Sinjai, Bupati Ratnawati Arif Berpesan Kerja Nyata
Bupati Ratnawati Arif Melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional
Temui Bupati Ratnawati Arif, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sinjai Laporkan Perkembangan Kepesertaan
Bupati Ratnawati Arif Kukuhkan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia Kabupaten Sinjai
Sinjai Boyong Pulang Predikat Terbaik Utama di Ajang South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026.
LARS DHP Lakukan Survei RSUD Sinjai, Bupati Ratnawati Arif Ingin Sinjai Jadi Contoh di Sektor Kesehatan
DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:25 WITA

Bupati Ratnawati Arif Serahkan Penghargaan Pancawarsa I, Termasuk Dua Orang Jajaran Rutan Sinjai

Selasa, 8 September 2026 - 21:02 WITA

Andi Ikramullah Duduki Kursi Ketua DPD KNPI Sinjai, Bupati Ratnawati Arif Berpesan Kerja Nyata

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WITA

Bupati Ratnawati Arif Melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:56 WITA

Temui Bupati Ratnawati Arif, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sinjai Laporkan Perkembangan Kepesertaan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:59 WITA

Bupati Ratnawati Arif Kukuhkan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia Kabupaten Sinjai

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:00 WITA

Sinjai Boyong Pulang Predikat Terbaik Utama di Ajang South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026.

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:07 WITA

LARS DHP Lakukan Survei RSUD Sinjai, Bupati Ratnawati Arif Ingin Sinjai Jadi Contoh di Sektor Kesehatan

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Berita Terbaru

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA