DPRD Kaltim Desak Pemprov Perkuat PAD, Ingatkan Kenaikan PBB Belum Tepat

- Editor

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle. (Foto/Diksiku)

i

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle. (Foto/Diksiku)

DIKSIKU.com, Samarinda – Pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat kembali menjadi sorotan DPRD Kalimantan Timur. Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle, menegaskan bahwa kondisi ini seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah provinsi untuk memperkuat kemandirian fiskal.

Menurutnya, langkah yang harus segera ditempuh adalah mengoptimalkan semua sektor yang berpotensi menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menilai masih banyak peluang yang belum digarap maksimal, khususnya di bidang perpajakan daerah.

“Selama ini pemerintah daerah cenderung bergantung pada perusahaan daerah. Padahal ada potensi pajak lain yang bisa dimaksimalkan. Semua OPD yang berkaitan dengan penerimaan daerah harus bergerak aktif, tidak boleh hanya menunggu,” kata Sabaruddin, Rabu (27/8/2025).

Ia mencontohkan, pajak alat berat dan kendaraan bermotor merupakan sektor yang menjanjikan untuk menambah kas daerah. Hanya saja, regulasi serta sistem penagihannya dinilai masih belum berjalan efektif. Jika pembenahan dilakukan secara menyeluruh, tambahan pemasukan dari sektor tersebut diyakini akan signifikan.

“Kalau sektor pajak ini sudah optimal, baru kita bicara pengembangan perusahaan daerah. Jangan terus menerus mengandalkan satu sumber, karena itu rentan,” tegasnya.

Meski mendorong peningkatan PAD, Sabaruddin secara tegas menolak rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada tahun berjalan. Ia berpendapat bahwa kondisi ekonomi masyarakat masih belum memungkinkan untuk menanggung beban tambahan tersebut.

“Kenaikan PBB saat ini tidak relevan. Tapi bukan berarti semua pajak tidak boleh naik. Pemerintah hanya perlu lebih selektif, pilih sektor mana yang potensial tanpa memberatkan rakyat,” ujarnya.

Baca Juga :  Sengketa Kampung Sidrap, Ketua DPRD Kaltim Tekankan Fakta Lapangan Jadi Pertimbangan MK

Ia menambahkan, klasifikasi pajak menjadi hal penting yang harus diperhatikan pemerintah. Sektor yang layak dinaikkan pajaknya harus didukung kajian matang, sementara sektor yang berpotensi menambah beban masyarakat sebaiknya ditunda.

“Jangan asal naikin pajak. Kebijakan fiskal harus cermat dan bertanggung jawab. Yang paling penting, setiap kenaikan pajak wajib diikuti dengan peningkatan kualitas layanan publik agar masyarakat merasa adil,” tandasnya.

Dengan kondisi fiskal daerah yang semakin menantang, DPRD Kaltim berharap Pemprov mampu mengambil langkah strategis. Optimalisasi potensi pajak, pembenahan perusahaan daerah, serta peningkatan layanan publik disebut sebagai tiga hal utama yang harus dikerjakan secara paralel. (Adv)

Loading

Penulis : Ldy

Editor : Rahmah M.

Berita Terkait

DPRD Kaltim Hentikan Mediasi, Tunggakan Gaji RSHD Masuk Jalur Hukum
DPRD Kaltim Sampaikan Pandangan Fraksi-Fraksi Terkait Nota Keuangan Pemprov
DPRD Kaltim Tegaskan Dukungan Untuk Kepemimpinan Baru di Mahakam Ulu
DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi Pengelolaan ZIS Lewat Baznas
DPRD Kaltim Serukan Gotong Royong Lawan Narkoba di Desa
DPRD Kaltim Gelar Paripurna ke-36, Bahas Revisi Agenda dan Perubahan APBD 2025
DPRD Kaltim Imbau Pemprov Perketat Kajian Tukar Guling Aset
DPRD Kaltim Desak Pengawasan Ketat Program Makanan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Rabu, 24 September 2025 - 18:04 WITA

DPRD Kaltim Hentikan Mediasi, Tunggakan Gaji RSHD Masuk Jalur Hukum

Selasa, 23 September 2025 - 18:24 WITA

DPRD Kaltim Sampaikan Pandangan Fraksi-Fraksi Terkait Nota Keuangan Pemprov

Selasa, 23 September 2025 - 18:22 WITA

DPRD Kaltim Tegaskan Dukungan Untuk Kepemimpinan Baru di Mahakam Ulu

Selasa, 23 September 2025 - 18:19 WITA

DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi Pengelolaan ZIS Lewat Baznas

Senin, 22 September 2025 - 20:00 WITA

DPRD Kaltim Serukan Gotong Royong Lawan Narkoba di Desa

Senin, 22 September 2025 - 19:28 WITA

DPRD Kaltim Gelar Paripurna ke-36, Bahas Revisi Agenda dan Perubahan APBD 2025

Senin, 22 September 2025 - 19:15 WITA

DPRD Kaltim Imbau Pemprov Perketat Kajian Tukar Guling Aset

Senin, 22 September 2025 - 18:09 WITA

DPRD Kaltim Desak Pengawasan Ketat Program Makanan Bergizi Gratis

Berita Terbaru