DPRD Kaltim Dorong Kejelasan Anggaran Pembangunan Pasar Induk Balikpapan

- Editor

Sabtu, 6 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle. (Foto/Diksiku)

i

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle. (Foto/Diksiku)

DIKSIKU.com, Samarinda — Rencana pembangunan pasar induk di Kilometer 5, Graha Indah, Balikpapan Utara, mulai mendapat sorotan. Proyek yang digagas Pemkot Balikpapan itu ditujukan untuk memperlancar distribusi pangan sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas akibat aktivitas bongkar muat di tengah kota.

Saat ini, proyek pasar induk masih dalam tahap penyusunan master plan dan proses lelang Detail Engineering Design (DED). Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle, menilai langkah awal ini penting sebagai pondasi bagi pembangunan yang lebih terarah.

Menurut Sabaruddin, keberadaan pasar induk akan memberi dampak besar, baik dari sisi efektivitas distribusi pangan maupun pengurangan beban lalu lintas perkotaan. Meski demikian, ia menekankan perlunya kepastian terkait skema pembiayaan proyek.

“Program ini patut didukung. Tapi perlu dipastikan apakah anggarannya murni dari APBD Balikpapan atau membutuhkan bantuan keuangan dari provinsi,” ujar Sabaruddin di Samarinda, Sabtu (6/9/2025).

Legislator asal daerah pemilihan Balikpapan itu juga menegaskan, bila dukungan dana provinsi memang dibutuhkan, maka komunikasi antarpemerintah harus segera dilakukan. Ia mendorong agar seluruh anggota DPRD Kaltim asal Balikpapan ikut berperan dalam memperjuangkan realisasi anggaran.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Angkat Topi Untuk MTQ Kutai Timur: Kompetisi Berkualitas

“Kami berharap sepuluh wakil rakyat dari dapil Balikpapan di DPRD Kaltim bisa bersama-sama mengawal usulan ini. Pasar induk menyangkut kebutuhan mendasar masyarakat dan posisi Balikpapan sebagai pintu gerbang Kaltim,” tegasnya.

Rencana pembangunan pasar induk di Km 5 juga diproyeksikan untuk mengurangi ketergantungan pada Pasar Pandansari yang selama ini menjadi titik bongkar muat utama. Dengan adanya fasilitas baru lengkap dengan gudang penyimpanan pangan strategis, distribusi diharapkan lebih efisien sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. (adv)

Loading

Penulis : Ldy

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Kaltim Hentikan Mediasi, Tunggakan Gaji RSHD Masuk Jalur Hukum
DPRD Kaltim Sampaikan Pandangan Fraksi-Fraksi Terkait Nota Keuangan Pemprov
DPRD Kaltim Tegaskan Dukungan Untuk Kepemimpinan Baru di Mahakam Ulu
DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi Pengelolaan ZIS Lewat Baznas
DPRD Kaltim Serukan Gotong Royong Lawan Narkoba di Desa
DPRD Kaltim Gelar Paripurna ke-36, Bahas Revisi Agenda dan Perubahan APBD 2025
DPRD Kaltim Imbau Pemprov Perketat Kajian Tukar Guling Aset
DPRD Kaltim Desak Pengawasan Ketat Program Makanan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Rabu, 24 September 2025 - 18:04 WITA

DPRD Kaltim Hentikan Mediasi, Tunggakan Gaji RSHD Masuk Jalur Hukum

Selasa, 23 September 2025 - 18:24 WITA

DPRD Kaltim Sampaikan Pandangan Fraksi-Fraksi Terkait Nota Keuangan Pemprov

Selasa, 23 September 2025 - 18:22 WITA

DPRD Kaltim Tegaskan Dukungan Untuk Kepemimpinan Baru di Mahakam Ulu

Selasa, 23 September 2025 - 18:19 WITA

DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi Pengelolaan ZIS Lewat Baznas

Senin, 22 September 2025 - 20:00 WITA

DPRD Kaltim Serukan Gotong Royong Lawan Narkoba di Desa

Senin, 22 September 2025 - 19:28 WITA

DPRD Kaltim Gelar Paripurna ke-36, Bahas Revisi Agenda dan Perubahan APBD 2025

Senin, 22 September 2025 - 19:15 WITA

DPRD Kaltim Imbau Pemprov Perketat Kajian Tukar Guling Aset

Senin, 22 September 2025 - 18:09 WITA

DPRD Kaltim Desak Pengawasan Ketat Program Makanan Bergizi Gratis

Berita Terbaru