DPRD Kaltim Kawal Program Jospol, Rp1,9 Miliar Insentif Disalurkan di Penajam

- Editor

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim Baharuddin Muin menegaskan, legislatif akan terus mengawal keberlanjutan Jospol agar tetap relevan dan berdampak positif. (Foto/Hms)

i

Anggota DPRD Kaltim Baharuddin Muin menegaskan, legislatif akan terus mengawal keberlanjutan Jospol agar tetap relevan dan berdampak positif. (Foto/Hms)

DIKSIKU.com, Penajam – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menyalurkan bantuan insentif melalui program Jaring Pengaman Sosial Politis (Jospol). Penyerahan dilakukan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, di SMP Negeri 21 Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis (18/9).

Pada kesempatan itu, insentif diberikan kepada guru, marbut masjid, serta penjaga rumah ibadah non-Muslim. Jumlah bantuan yang disalurkan kali ini mencapai Rp1,9 miliar.

Program tersebut disebut sebagai wujud apresiasi atas pengabdian mereka yang turut menopang pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat.

Wakil Gubernur Seno Aji menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga keberlangsungan program ini agar manfaatnya dirasakan secara merata.

Ia menegaskan bahwa kesejahteraan para tenaga pendidik maupun pengelola rumah ibadah adalah bagian penting dari pembangunan manusia di Kaltim.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari legislatif. Anggota DPRD Kaltim, Baharuddin Muin, menegaskan bahwa dewan akan terus mengawal pelaksanaan Jospol agar tetap relevan dan tepat sasaran.

Menurutnya, pendidikan adalah investasi jangka panjang yang harus mendapat perhatian serius.

Baharuddin menambahkan, keberlanjutan program Jospol harus diiringi dengan evaluasi dan penyesuaian sesuai kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  DPRD Kaltim Desak Kenaikan Honor Guru Swasta, Nilai Kesenjangan Terlalu Lebar

“Kami ingin program ini tidak hanya berjalan, tetapi berkembang menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

DPRD Kaltim memandang Jospol sebagai bukti nyata sinergi antara eksekutif dan legislatif. Kebijakan ini dinilai berhasil menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan dan sosial di daerah.

Harapannya, kolaborasi tersebut mampu membangun lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan berkarakter, serta memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan perhatian yang layak dari pemerintah. (adv)

Loading

Penulis : Ldy

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Kaltim Hentikan Mediasi, Tunggakan Gaji RSHD Masuk Jalur Hukum
DPRD Kaltim Sampaikan Pandangan Fraksi-Fraksi Terkait Nota Keuangan Pemprov
DPRD Kaltim Tegaskan Dukungan Untuk Kepemimpinan Baru di Mahakam Ulu
DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi Pengelolaan ZIS Lewat Baznas
DPRD Kaltim Serukan Gotong Royong Lawan Narkoba di Desa
DPRD Kaltim Gelar Paripurna ke-36, Bahas Revisi Agenda dan Perubahan APBD 2025
DPRD Kaltim Imbau Pemprov Perketat Kajian Tukar Guling Aset
DPRD Kaltim Desak Pengawasan Ketat Program Makanan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Rabu, 24 September 2025 - 18:04 WITA

DPRD Kaltim Hentikan Mediasi, Tunggakan Gaji RSHD Masuk Jalur Hukum

Selasa, 23 September 2025 - 18:24 WITA

DPRD Kaltim Sampaikan Pandangan Fraksi-Fraksi Terkait Nota Keuangan Pemprov

Selasa, 23 September 2025 - 18:22 WITA

DPRD Kaltim Tegaskan Dukungan Untuk Kepemimpinan Baru di Mahakam Ulu

Selasa, 23 September 2025 - 18:19 WITA

DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi Pengelolaan ZIS Lewat Baznas

Senin, 22 September 2025 - 20:00 WITA

DPRD Kaltim Serukan Gotong Royong Lawan Narkoba di Desa

Senin, 22 September 2025 - 19:28 WITA

DPRD Kaltim Gelar Paripurna ke-36, Bahas Revisi Agenda dan Perubahan APBD 2025

Senin, 22 September 2025 - 19:15 WITA

DPRD Kaltim Imbau Pemprov Perketat Kajian Tukar Guling Aset

Senin, 22 September 2025 - 18:09 WITA

DPRD Kaltim Desak Pengawasan Ketat Program Makanan Bergizi Gratis

Berita Terbaru