Kasus Dugaan Korupsi Proyek Puluhan Miliar Naik Tahap Penyidikan di Kejari Sinjai

- Editor

Sabtu, 24 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.com, Sinjai – Kasus dugaan korupsi yang menggunakan anggaran puluhan miliar yang bersumber dari APBN Tahun 2021, menghebohkan masyarakat Sinjai terkait proyek pengadaan SCADA, Sabtu (24/5/2025).

Kasus ini terungkap setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai dengan melakukan pemeriksaan mendalam.

Kepala Kejaksaan Negeri Sinjai, Dr. Zulkarnaen, S.H, M.H didampingi Ketua Tim Penyidik, Kaspul Zen Tomy Aprianto,
dalam ekspose perkara yang dirilis pada Kamis lalu (22/5/2025) mengatakan bahwa kasus ini terungkap setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap dokumen dan saksi, ditemukan bukti yang cukup untuk melanjutkan ke tahap penyidikan.

“Tim penyidik kemudian memutuskan untuk menaikkan status kasus ini ke tingkat penyidikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kejari Sinjai Menangkan Praperdilan Kasus Korupsi Rehabilitasi Irigasi Apparang, Dirut PT. PUG Resmi Ditahan

Penyidik juga mengungkap adanya potensi kerugian negara akibat pelaksanaan proyek yang tidak sesuai ketentuan.

Kejaksaan Negeri Sinjai memastikan proses hukum ini berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Perkara ini layak untuk ditingkatkan ke penyidikan setelah temuan bukti yang cukup,” jelasnya.

Zulkarnaen menyebutkan, pengadaan SCADA di SPAM IKK Sinjai Tengah tahun 2021 menelan dana Rp.10.520.000.000,-.

Proyek ini dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana.

SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) adalah sistem penting untuk pengendalian distribusi air. Namun, pelaksanaan pengadaan sistem ini bermasalah, dengan SCADA yang tidak berfungsi optimal.

“Akibatnya, pendistribusian air di SPAM IKK Sinjai Tengah dilakukan secara manual, sehingga tidak efisien,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pulau Kabaena Hadapi Krisis Identitas Akibat Gempuran Tambang Nikel

Tim penyidik mengungkap bahwa proses lelang dan pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai prosedur yang berlaku. Proyek ini seharusnya menggunakan sistem otomatis untuk mengontrol pendistribusian air di Sinjai Tengah.

Namun, ketidaksesuaian dalam pelaksanaan yang mengakibatkan SCADA tidak berfungsi sesuai harapan. Kondisi ini berdampak pada kinerja SPAM IKK yang seharusnya mendukung kebutuhan air bersih masyarakat.

Penyidik memastikan bahwa kasus ini akan terus didalami untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab.

“Proses hukum akan dilakukan transparan, dan kami akan terus mengumpulkan bukti serta keterangan ahli. Kita berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini tanpa pandang bulu,” tegas Dr. Zulkarnaen.

Penulis: Andi Irfan

Loading

Berita Terkait

Dari Balik Lapas, WBP Bontang Tetap Bisa Sekolah Hingga Kantongi Ijazah
Semarak HUT ke-81 RI, Rutan Kolaborasi Dinsos Sinjai Laksanakan Aksi Bersih dan Layanan Kesehatan Gratis
Harga Pakan Tembus Rp 7.600 per Kg, Ribuan Peternak Ayam Kendal Turun ke Jalan
Dari Tegalrejo, Pemuda Menanam Harapan untuk Masa Depan Pertanian
Resmi Pimpin Polres Bone, Ini Rekam Jejak AKBP Astoto Budi Rahmantyo
Pesta Rakyat Pesisir 2026 Siap Semarakkan HUT ke-81 RI di Tanete Riattang Timur
Pemprov Sulsel Tangani 49 Ruas Jalan Lewat Program MYP Senilai Rp2,5 Triliun
Kadishub Bone Arahkan Langkah Cepat, Rahman Mamat Apresiasi Penanganan Perempatan Rawan Kecelakaan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dari Balik Lapas, WBP Bontang Tetap Bisa Sekolah Hingga Kantongi Ijazah

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:10 WITA

Semarak HUT ke-81 RI, Rutan Kolaborasi Dinsos Sinjai Laksanakan Aksi Bersih dan Layanan Kesehatan Gratis

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:42 WITA

Harga Pakan Tembus Rp 7.600 per Kg, Ribuan Peternak Ayam Kendal Turun ke Jalan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:31 WITA

Dari Tegalrejo, Pemuda Menanam Harapan untuk Masa Depan Pertanian

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:05 WITA

Resmi Pimpin Polres Bone, Ini Rekam Jejak AKBP Astoto Budi Rahmantyo

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:36 WITA

Pesta Rakyat Pesisir 2026 Siap Semarakkan HUT ke-81 RI di Tanete Riattang Timur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:02 WITA

Pemprov Sulsel Tangani 49 Ruas Jalan Lewat Program MYP Senilai Rp2,5 Triliun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:22 WITA

Kadishub Bone Arahkan Langkah Cepat, Rahman Mamat Apresiasi Penanganan Perempatan Rawan Kecelakaan

Berita Terbaru