Ketua DPRD Bontang Desak Perbaikan Trotoar PJU Untuk Hindari Korban

- Editor

Kamis, 22 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Sementara DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, (int)

i

Ketua Sementara DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, (int)

DIKSIKU.com, Bontang – Ketua sementara DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menyoroti pentingnya aspek keselamatan dalam setiap proyek pembangunan, khususnya yang melibatkan fasilitas umum.

Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah pembangunan penerangan jalan umum (PJU) di trotoar Bontang Kuala. Trotoar kayu di kawasan tersebut telah dibongkar untuk pemasangan PJU, namun papan trotoar yang dibongkar tidak dipasang kembali seperti semula, menimbulkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Andi Faizal mengungkapkan kekhawatirannya atas insiden yang sudah terjadi, di mana seorang pengendara terjatuh akibat kondisi trotoar yang tidak diperbaiki dengan baik.

“Situasi ini sangat berbahaya, apalagi trotoar tersebut adalah satu-satunya akses bagi warga Bontang Kuala saat banjir rob,” ungkapnya, Kamis (22/8/2024).

Ia menekankan bahwa kontraktor yang bertanggung jawab atas proyek PJU senilai Rp 2,2 miliar tersebut seharusnya memasang rambu-rambu peringatan untuk mencegah kecelakaan.

Baca Juga :  Makassar Perkuat Komitmen Antikorupsi, Fokus pada Peningkatan Pengawasan dan Transparansi

Menurut Andi Faizal, tanda peringatan harus dipasang segera setelah proyek dimulai, terutama ketika pekerjaan melibatkan pembongkaran fasilitas yang digunakan masyarakat.

Andi Faizal berharap insiden serupa tidak akan terulang di masa depan, mengingat bahwa proyek-proyek seperti ini melibatkan keselamatan warga.

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Selain itu, Andi Faizal mengungkapkan bahwa DPRD Bontang telah berulang kali meminta agar pemerintah daerah mengambil tindakan terkait kondisi infrastruktur di Bontang Kuala yang sudah sangat memprihatinkan.

Meskipun trotoar tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap memiliki tanggung jawab untuk melindungi warganya.

Salah satu kendala yang dihadapi, menurut Andi Faizal, adalah kecenderungan pemerintah daerah untuk menunggu dana dari pusat, meskipun kondisi infrastruktur sudah sangat kritis.

Baca Juga :  DPRD Kutim Apresiasi Pamsimas Atasi Krisis Air Bersih, Harap Jangkau Seluruh Wilayah

Ia mengingatkan bahwa pemerintah daerah dapat menggunakan dana APBD untuk menangani proyek-proyek yang mendesak, sebagaimana yang pernah dilakukan dalam proyek pengaspalan jalan di Amalia.

Andi Faizal mencontohkan bahwa meski jalan di Amalia sebelumnya merupakan jalan nasional di bawah kewenangan pusat, DPRD Bontang berhasil mendorong penggunaan dana APBD untuk memperbaiki jalan tersebut karena kondisinya sangat mendesak.

“Ini membuktikan bahwa pemerintah daerah bisa mengambil langkah proaktif demi keselamatan masyarakat,” jelasnya.

Ia mendesak pemerintah daerah untuk segera bertindak dan tidak menunggu keputusan dari pusat, terutama jika menyangkut keselamatan warga.

“Inisiatif dari pemerintah daerah sangat diperlukan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” pungkasnya. (adv)

Loading

Penulis : AS

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru