DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

- Editor

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi B DPRD Bontang, H. Rustam. (ist)

i

Ketua Komisi B DPRD Bontang, H. Rustam. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Komisi B DPRD Kota Bontang menilai penanganan penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan proses hukum. Pemerintah bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) diminta memperkuat program pembinaan dan rehabilitasi agar mantan pelaku tidak kembali terjerumus setelah menjalani masa hukuman.

Ketua Komisi B DPRD Bontang, H. Rustam, mengatakan kasus penyalahgunaan narkoba di Kota Taman masih menjadi persoalan serius. Menurutnya, banyak mantan narapidana yang kembali tersandung perkara serupa meski telah menjalani hukuman penjara selama bertahun-tahun.

“Fenomena pemakai narkoba di Kota Bontang ini sudah tidak bisa dihindari lagi. Ketika ada yang ditangkap, menjalani hukuman empat sampai lima tahun di lapas, setelah bebas mereka tidak juga jera,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa hukuman pidana belum sepenuhnya mampu memutus rantai penyalahgunaan narkoba. Karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih menyentuh aspek pemulihan dan pembinaan sosial agar mantan pelaku memiliki kesempatan membangun kehidupan yang lebih baik.

Baca Juga :  Harga Material Melonjak, DPRD Bontang Minta Evaluasi RTRW Untuk Zona Tambang

Rustam meminta BNN bersama pemerintah daerah mengintensifkan program pembinaan secara berkala.

Menurutnya, rehabilitasi dan pendampingan harus menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Kami meminta BNN untuk secara rutin menggelar pembinaan. Penangkapan kemudian dipenjara dalam kasus narkoba ini sepertinya bukan solusi yang tepat,” katanya.

Politikus tersebut juga menyoroti latar belakang sebagian besar pelaku yang berasal dari kelompok ekonomi menengah ke bawah. Kondisi itu, kata dia, membuat mereka membutuhkan pendampingan agar dapat kembali produktif dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Baca Juga :  Tagihan Air Melonjak hingga 50 Persen, DPRD Bontang Pertanyakan Implementasi Kenaikan Tarif PDAM

Selain itu, Rustam mengaku prihatin dengan meningkatnya keterlibatan pelajar dan remaja dalam penyalahgunaan narkoba. Ia menilai kelompok usia tersebut memerlukan perhatian lebih karena tidak semuanya memperoleh pengawasan yang memadai dari lingkungan keluarga.

“Menurut saya, mereka yang terseret kasus narkoba, terutama pelajar hingga remaja, adalah orang-orang yang kehilangan arah. Ketika orang tua sudah tidak mampu membina, di situlah pemerintah harus hadir memberikan pembinaan,” jelasnya.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kota Bontang, BNN, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat melalui program rehabilitasi, pembinaan, serta pendampingan yang berkesinambungan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba sekaligus mencegah terjadinya residivisme di Kota Bontang. (Adv)

Penulis : Upi

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang
Muhammad Sahib Minta Pemerintah Hentikan Tebang Pilih dalam Penegakan Perda

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:29 WITA

Muhammad Sahib Minta Pemerintah Hentikan Tebang Pilih dalam Penegakan Perda

Berita Terbaru