Mengubah Sampah Menjadi Berkualitas, Proyek Hijau di Lorong Wisata Rappocini

- Editor

Sabtu, 28 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Delor Rappocini, Syamsuddin. (ist)

i

Ketua Delor Rappocini, Syamsuddin. (ist)

DIKSIKU.com, Makassar – Dewan Lorong (Delor) Kecamatan Rappocini tengah mempersiapkan sebuah langkah inovatif yang tak hanya akan mengatasi masalah sampah, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan melalui pemanfaatan sampah organik di kawasan Lorong Wisata (Longwis).

Melihat sampah organik yang sering terbuang begitu saja, Delor Rappocini berencana untuk mengolahnya menjadi sesuatu yang berguna bagi lingkungan sekitar.

Rencananya, sampah organik akan diolah menjadi kompos, yang nantinya dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas tanah di kawasan Lorong Wisata.

Menurut Ketua Delor Rappocini, Syamsuddin, proyek ini bertujuan mengubah sampah yang sering kali menumpuk menjadi sumber daya yang bermanfaat.

“Dengan infrastruktur yang semakin membaik, seperti pemasangan paving blok di lorong wisata, kita ingin sampah organik bukan lagi menjadi beban, tetapi bagian dari solusi untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat,” ujar Syamsuddin pada Sabtu, 28 Desember 2024.

Baca Juga :  Sekretaris Dewan Hadiri Rapat Peringatan Hari Jadi Sinjai Yang Ke-460

Selain untuk mengatasi sampah, pemanfaatan sampah organik juga diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan daya resap air di kawasan tersebut.

Syamsuddin menjelaskan bahwa penggunaan sampah organik sebagai media untuk penyerapan air merupakan upaya untuk mengurangi genangan dan meningkatkan kualitas air tanah di sekitar lorong wisata.

“Inovasi ini tidak hanya akan mengurangi volume sampah, tetapi juga berfungsi untuk meningkatkan penyerapan air di kawasan ini, yang sering kali mengalami masalah banjir atau genangan air,” imbuhnya.

Proyek ini juga mengajak partisipasi aktif dari warga sekitar dalam pengelolaan sampah organik. Delor Rappocini ingin masyarakat setempat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

Baca Juga :  Banjir Kerap Landa Bontang, Agus Haris Usulkan Optimalisasi Waduk Kanaan

Syamsuddin berharap bahwa keberhasilan proyek ini di Lorong Wisata dapat menginspirasi kelurahan dan kecamatan lainnya untuk mengembangkan proyek serupa, yang mengedepankan solusi berbasis lingkungan dalam pengelolaan sampah dan konservasi air.

Dengan langkah ini, Delor Rappocini bertekad menciptakan lingkungan yang lebih sehat, lestari, dan bebas dari sampah. Selain itu, mereka berharap inovasi ini bisa memberikan contoh konkret bagi wilayah lain yang ingin mengelola sampah organik dengan cara yang produktif dan ramah lingkungan.

Melalui inovasi ini, Delor berusaha mengubah paradigma pengelolaan sampah di kawasan kota menjadi sesuatu yang lebih positif dan berkelanjutan, serta berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam di masa depan. (adv)

Penulis : Azran

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru