Mensos Puji Sulsel, Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

- Editor

Rabu, 28 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Judul rekomendasi:
Mensos Puji Sulsel, Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Sekolah Rakyat Terbanyak. (ist)

i

Judul rekomendasi: Mensos Puji Sulsel, Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Sekolah Rakyat Terbanyak. (ist)

DIKSIKU.com, Makassar – Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saifullah Yusuf mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendukung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat. Dukungan aktif pemerintah daerah dinilai turut mendorong Sulsel menjadi provinsi di luar Pulau Jawa dengan penyelenggaraan Sekolah Rakyat terbanyak.

Apresiasi tersebut disampaikan Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, dalam peringatan satu tahun Sekolah Rakyat sekaligus peringatan Hari Sumpah Pemuda bertema “Satu Indonesia, Sejuta Cita-cita” di GOR Sudiang, Makassar, Rabu (28/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman beserta jajaran pemerintah daerah atas keterlibatan mereka dalam menyukseskan program pendidikan tersebut.

“Kepada para gubernur, bupati, khususnya Gubernur Sulawesi Selatan, gubernur yang paling aktif, sehingga Sulawesi Selatan menjadi provinsi luar Jawa yang paling banyak penyelenggaraan Sekolah Rakyat,” ujar Gus Ipul.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Sulsel yang dinilai berperan aktif dalam mendukung pengembangan Sekolah Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Peringatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Hasan Chabibie, Ketua Ombudsman RI Nuzran Joher, Rektor Universitas Pertahanan RI Letjen TNI (Purn) Anton Nugroho, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Baca Juga :  Korps Raport Kenaikan Pangkat 23 Personel, Kapolres AKBP Harry: Selamat dan Sukses

Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada Menteri Sosial yang telah memilih Sulawesi Selatan sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Ia menegaskan, Sekolah Rakyat merupakan salah satu langkah strategis untuk membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas sekaligus menyiapkan generasi penerus bangsa.

Andi Sudirman juga mengapresiasi Presiden RI Prabowo Subianto atas inisiatif menghidupkan kembali program Sekolah Rakyat. Menurutnya, program tersebut memberikan peluang bagi anak-anak dari berbagai latar belakang untuk memperoleh pendidikan yang layak dan membangun masa depan yang lebih baik.

Gubernur turut mengungkapkan kedekatan keluarganya dengan program tersebut. Ia menyebut dirinya memiliki latar belakang keluarga yang berkaitan dengan Sekolah Rakyat karena ayahnya merupakan alumni sekolah tersebut.

“Saya juga anak hasil Sekolah Rakyat, Bapak saya alumni Sekolah Rakyat. Kami bangga, alumni Sekolah Rakyat juga bisa,” ungkapnya.

Menurut Andi Sudirman, pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui kesempatan belajar yang lebih baik, anak-anak diharapkan mampu mengembangkan potensi dan meraih cita-cita tanpa terhalang keterbatasan akses pendidikan.

Baca Juga :  Operasi Keselamatan Pallawa 2025 di Bone: Nol Korban Jiwa, Kecelakaan Turun Drastis!

Ia bahkan optimistis Sekolah Rakyat dapat melahirkan calon pemimpin bangsa pada masa mendatang, termasuk dari kalangan siswa yang saat ini tengah menempuh pendidikan melalui program tersebut.

“Ini sangat luar biasa, menyekolahkan anak amalan yang luar biasa, memberikan derajat yang lebih baik di masyarakat. Suatu waktu 50 tahun ke depan atau bahkan 20 tahun ke depan akan lahir pemimpin dan presiden dari siswa Sekolah Rakyat,” tuturnya.

Untuk mendukung keberlanjutan program tersebut, Pemprov Sulsel berkomitmen terus mendorong pengembangan Sekolah Rakyat agar jangkauan layanan pendidikan semakin luas.

Saat ini, Sulawesi Selatan memiliki sembilan Sekolah Rakyat yang telah beroperasi. Sementara itu, tujuh sekolah lainnya masih dalam tahap pembangunan.

Penambahan fasilitas pendidikan tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi anak-anak untuk mengenyam pendidikan yang layak sekaligus mendukung upaya menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.

“Atas nama Pemprov Sulsel, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan jajaran yang telah menginisiasi dan melaksanakan program ini untuk Generasi Emas 2045,” kata Andi Sudirman.

Penulis : Dirga

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah dan Beragam Layanan untuk Warga
Buka Mallise Cup 2026, Bupati Sinjai Dorong Lahirnya Pesepak Bola Berprestasi
Kirim 824 Atlet, Makassar Bidik 200 Emas di Porprov Sulsel 2026
Sekda Luwu Utara Dorong Perpustakaan Desa Jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat
Sumpah Pemuda 2026, Bupati Luwu Tekankan Pemuda Harus Gigih Berjuang dan Peduli Sesama
Feslit Bone 2026 Bedah Buku BupAAS, Rekam Perjalanan Pengabdian Bupati Bone
BPK Periksa Kinerja Pariwisata Selayar, Wabup Muhtar Minta OPD Buka Data Secara Transparan
Sinjai Catat 41 Kasus Baru Kusta, Pemkab Gencarkan Pemberian Obat Pencegahan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:15 WITA

Mensos Puji Sulsel, Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:03 WITA

HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Bedah 419 Rumah dan Beragam Layanan untuk Warga

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:43 WITA

Buka Mallise Cup 2026, Bupati Sinjai Dorong Lahirnya Pesepak Bola Berprestasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:26 WITA

Kirim 824 Atlet, Makassar Bidik 200 Emas di Porprov Sulsel 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:08 WITA

Sekda Luwu Utara Dorong Perpustakaan Desa Jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:16 WITA

Feslit Bone 2026 Bedah Buku BupAAS, Rekam Perjalanan Pengabdian Bupati Bone

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:45 WITA

BPK Periksa Kinerja Pariwisata Selayar, Wabup Muhtar Minta OPD Buka Data Secara Transparan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:29 WITA

Sinjai Catat 41 Kasus Baru Kusta, Pemkab Gencarkan Pemberian Obat Pencegahan

Berita Terbaru