Orang Tua Mengeluh, MTsN 1 Bone Tarik Dana Partisipasi Capai Jutaan Rupiah

- Editor

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bone. (int)

i

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bone. (int)

DIKSIKU.com, Bone – Madrasah Tsanawiah Negeri (MTsN) 1 Bone, Sulawesi Selatan tengah menjadi sorotan lantaran diduga melakukan pungutan dana yang memberatkan orang tua peserta didik baru.

Hal itu terungkap karena adanya keluhan orang tua yang dimintai dana senilai jutaan rupiah, untuk partisipasi pembenahan kelas sains dan digital yang menjadi kelas unggulan di Madrasah ini.

“Kami baru tahu ada pembayaran segitu saat rapat bersama komite,” keluh salah satu orang tua pelajar yang enggan disebutkan namanya, Rabu (9/7/2025).

Ia menambahkan, kendati dalam rapat komite itu tidak ada orang tua yang menyampaikan penolakan secara eksplisit, namun bukan berarti mereka setuju.

“Mereka takut saja anaknya diintimidasi jika terang-terangan menolak,’ pungkasnya.

Dia berharap pungutan seperti ini dihilangkan, agar program pendidikan gratis yang diamanhkan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2023 tentang sistem pendidikan nasional, dapat terwujud.

Kepala MTsN 1 Bone, H Ambo Asse yang dikonfirmasi menuturkan bahwa terkait partisipasi pembenahan kelas, sudah disampaikan sebelumnya kepada orang tua saat tes wawancara penerimaan peserta didik baru.

Baca Juga :  Kontribusi Rutan Kelas IIB Sinjai Dukung Program Ketahanan Pangan

“Kalau nilainya mereka yang tentukan sendiri berdasarkan hasil rapat komite,” pungkasnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, pembayaran partipasi pembenahan kelas ini bukanlah hal baru di MTsN 1 Bone. Malahan, tahun sebelumnya nilainya lebih tinggi dibandingkan tahun ini.

“Ini semua demi kenyamanan anak didik sendiri, dan akan dinikmati selama 3 tahun,” tegasnya.

Penulis : Idhul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Darurat Drainase di Lonrae, Warga Bangun Selokan Swadaya Sepanjang 205 Meter Saat Respons Pemerintah Dipertanyakan
HPN ke-80 di Bone, Jurnalis Award Perkuat Sinergi Pemerintahan Beramal dan Insan Pers
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik
Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis
Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat
HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda
Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar
Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:24 WITA

Darurat Drainase di Lonrae, Warga Bangun Selokan Swadaya Sepanjang 205 Meter Saat Respons Pemerintah Dipertanyakan

Senin, 9 Februari 2026 - 16:29 WITA

HPN ke-80 di Bone, Jurnalis Award Perkuat Sinergi Pemerintahan Beramal dan Insan Pers

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:42 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:32 WITA

Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:57 WITA

Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:07 WITA

HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:10 WITA

Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:00 WITA

Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terbaru