Peringatan Hardiknas di Makassar, Walkot Appi Soroti Ironi Digitalisasi dan Praktik Lama di Sekolah

- Editor

Jumat, 2 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat memimpin upacara peringatan Hardiknas, Jumat (2/5). (ist)

i

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat memimpin upacara peringatan Hardiknas, Jumat (2/5). (ist)

DIKSIKU.com, Makassar – Di tengah gegap gempita peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan pesan yang cukup menggugah, yakni pendidikan di era digital tak seharusnya masih terjebak dalam praktik lama yang membebani orang tua dan siswa.

Berdiri di tengah Lapangan Karebosi pada Jumat (2/5/2025), Appi—sapaan akrab Munafri—tak hanya bicara soal teknologi. Ia mengangkat kenyataan yang selama ini kerap dianggap biasa, seperti pungutan untuk seragam, acara perpisahan, hingga “uang masuk” di sekolah negeri.

“Sekarang semua bicara soal kecerdasan buatan, AI, dan transformasi digital. Tapi di lapangan, masih banyak orang tua yang harus urunan untuk hal-hal yang semestinya tak jadi beban,” tegasnya di hadapan peserta upacara yang juga dihadiri Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham serta jajaran Forkopimda.

Appi menyindir paradoks itu, pasalnya ketika dunia sudah bicara tentang algoritma dan kecerdasan mesin, kita masih disibukkan soal pungutan dan formalitas.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya peningkatan mutu tenaga pendidik sebagai garda terdepan dalam revolusi pendidikan. “Kita tak akan pernah punya generasi unggul bila gurunya sendiri berhenti belajar,” ujarnya lantang.

Baca Juga :  Bupati Ratnawati Arif Turun Melihat Pengemasan MBG di SPPG Sinjai Utara

Baginya, AI hanyalah alat. Substansi pendidikan tetap ada di tangan manusia, dalam hal ini guru, orang tua, dan anak-anak itu sendiri. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak di Kota Makassar untuk menjadikan Hardiknas bukan sekadar seremoni, melainkan momentum perbaikan nyata.

“Anak-anak tidak akan tumbuh menjadi pribadi cerdas jika kita sebagai pendidik dan orang tua tidak memberi contoh yang layak ditiru,” pesannya.

Mengakhiri sambutannya, Appi menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru di Makassar yang telah berjuang dalam senyap, menyiapkan generasi masa depan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Penulis : Redaksi

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Sat Reskrim Polres Sinjai Berhasil Ungkap Kasus Curnak dan Curanmor
Soal Pemotongan Uang Kembalian Toko Ritel Alfamidi, Kanit Reskrim Polsek Sinjai Utara Gercep Undang Klarifikasi
Warga Keluhkan Pemotongan Uang Kembalian di Toko Minimarket, Iptu Sukandi Turun Gunung Respon Cepat
Warga Dusun Bongki Desa Baru Kerjakan Jalan Sepanjang 3 Kilo Meter Dengan Swadaya
Hadiri Penamatan Anak Didik TK Kemala Bhayangkari 13 Cabang Sinjai, Kapolres Jamal Apresiasi Peran Guru dan Pengurus Yayasan
Wagub Sulsel Apresiasi Buku “BupAAS: Jalan Pengabdian”, Kisah Dedikasi Bupati Bone Jadi Inspirasi
Gebrakan Awal Suwardi Thahir: Tradisi Syukuran dan Misi Penyelamatan KTA yang Hangus
Bangun Generasi Qurani, Baytul Mukaromah Bone Wisuda 144 Santri Penghafal Al-Qur’an

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:44 WITA

Sat Reskrim Polres Sinjai Berhasil Ungkap Kasus Curnak dan Curanmor

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:29 WITA

Soal Pemotongan Uang Kembalian Toko Ritel Alfamidi, Kanit Reskrim Polsek Sinjai Utara Gercep Undang Klarifikasi

Senin, 22 Juni 2026 - 22:45 WITA

Warga Keluhkan Pemotongan Uang Kembalian di Toko Minimarket, Iptu Sukandi Turun Gunung Respon Cepat

Senin, 22 Juni 2026 - 15:13 WITA

Warga Dusun Bongki Desa Baru Kerjakan Jalan Sepanjang 3 Kilo Meter Dengan Swadaya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:04 WITA

Hadiri Penamatan Anak Didik TK Kemala Bhayangkari 13 Cabang Sinjai, Kapolres Jamal Apresiasi Peran Guru dan Pengurus Yayasan

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:34 WITA

Wagub Sulsel Apresiasi Buku “BupAAS: Jalan Pengabdian”, Kisah Dedikasi Bupati Bone Jadi Inspirasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:56 WITA

Gebrakan Awal Suwardi Thahir: Tradisi Syukuran dan Misi Penyelamatan KTA yang Hangus

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:28 WITA

Bangun Generasi Qurani, Baytul Mukaromah Bone Wisuda 144 Santri Penghafal Al-Qur’an

Berita Terbaru