Sinergitas MACCA Institute Sinjai Dengan Asia Livelihood Network Jepang, Program Perikanan Ramah Lingkungan

- Editor

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.com, Sinjai – Upaya mengurangi sampah plastik laut kini mulai dijalankan di Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Selama bertahun-tahun, masyarakat Desa Pulau Kambuno mengandalkan botol plastik bekas sebagai pelampung dalam budidaya rumput laut. Namun, praktik ini meninggalkan dampak serius berupa limbah plastik yang mencemari ekosistem laut.

Menjawab persoalan itu, organisasi Jepang Asia Livelihood Network (ALN),  Fhumiko Kawae, berkunjung pada 11 Agustus, melanjutkan kolaborasi dengan Universitas Hasanuddin (Unhas), Pemerintah Kabupaten Sinjai, MACCA Institute, SMKN 4 Sinjai, serta instansi terkait, untuk menghadirkan pelampung kayu ramah lingkungan sebagai pengganti botol plastik.

“Kami mencoba mencari alternatif pengganti pelampung botol plastik dengan pelampung kayu ramah lingkungan,” kata Andi Sirfan, perwakilan MACCA Institute Sinjai, Rabu (27/8/2025).

Sirfan menjelaskan, pelampung kayu yang diuji berasal dari jenis Paulownia, pohon cepat tumbuh asal Jepang. Kayu ini dipilih karena ringan, memiliki daya apung tinggi, dan diolah dengan teknik pengeringan khusus agar tahan lama di air laut.

Baca Juga :  Pasar Rakyat Merdeka Meriah HUT ke-80 RI, Digagas Humpunan Pedagang Sentral Sinjai

Pada November 2024, sebanyak 150 pelampung kayu kecil dan besar dikirim langsung ke Pulau Sembilan dengan dukungan teknis dari produsen Jepang. Guru serta siswa SMKN 4 Sinjai dilibatkan untuk memantau uji coba di lapangan.

Hasil awal menunjukkan pelampung kayu ini dapat menopang budidaya rumput laut tanpa mengurangi kualitas panen. Pemantauan masih berlanjut untuk menilai daya tahannya dalam jangka panjang.

“Hasil sementara sudah positif, data lengkap akan menjadi dasar pengembangan ke depan,” ujar Sirfan.

Selain penggantian pelampung, warga Desa Harapan di Pulau Kambuno bersama MACCA Institute, Polsek, Puskesmas Pulau IX, serta aparat desa mulai menyusun pedoman pengelolaan dan pemilahan sampah. Rencana itu akan diperkuat dalam lokakarya Januari 2026.

Baca Juga :  Kejaksaan Negeri Sinjai Peringati Hari PERSAJA Ke-74, Pesan Khusus Jaksa Agung RI Kepada Seluruh Jaksa

Tujuannya adalah membangun sistem pengumpulan sampah sesuai kondisi pulau kecil, mengurangi ketergantungan plastik sekali pakai, dan mewujudkan “Pulau Harapan bebas sampah”.

Inisiatif ini senyawa dengan model kolaborasi antara hutan dan laut. Ke depan, produksi pelampung kayu akan diarahkan ke bahan lokal seperti sengon dan balsa yang tumbuh di Indonesia.

Untuk menjamin pasokan kayu berkelanjutan, program agroforestri sedang dijajaki di Sinjai Barat. Dinas UPTD KPH Tangka, Kawasan Madaya, MACCA Institute, dan pemerintah desa Arabika serta Bonto Salama dilibatkan.

Skema ini menggabungkan penanaman pohon dengan budidaya kopi dan kakao, sehingga petani mendapat nilai tambah ekonomi sekaligus menyokong kebutuhan bahan baku pelampung.

Harapannya, inisiatif yang dimulai dari Pulau Sembilan ini menjadi contoh nyata bagi daerah pesisir lain di Indonesia dalam menghadapi tantangan limbah plastik laut.

Loading

Penulis : Andi Irfan

Sumber Berita : DIKSIKU.com

Berita Terkait

Dua Keris Pusaka Prabowo dan Fadli Zon Dipamerkan di Bone
Pemprov Sulsel dan Pemkab Wajo Sepakati PI Migas Sengkang 10 Persen
Rutan Sinjai Libatkan Petugas Gabungan Perkuat Pengawasan Razia dan Tes Urine
Drama Adu Penalti, Bone BerAmal FC Rebut Piala Gubernur Sulsel
Debit Sungai Saddang Menurun, Pemprov Sulsel Siapkan Pompanisasi dan Usulkan Rehabilitasi Rp1,8 Triliun
Rutan Sinjai Gelar Salat Istisqa, Doa Bersama Memohon Turun Hujan
VIDEO : Semarak Maulid di Masjid Badrissalam, Wabup Bone Puji Kekompakan Warga Perumahan BCM
Turnamen Mini Soccer BRI Cabang Sinjai, Bupati Ratnawati Arif: Ajang Olahraga Sarana Membangun Kebersamaan

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 23:35 WITA

Dua Keris Pusaka Prabowo dan Fadli Zon Dipamerkan di Bone

Selasa, 22 September 2026 - 11:05 WITA

Rutan Sinjai Libatkan Petugas Gabungan Perkuat Pengawasan Razia dan Tes Urine

Senin, 21 September 2026 - 20:49 WITA

Drama Adu Penalti, Bone BerAmal FC Rebut Piala Gubernur Sulsel

Minggu, 20 September 2026 - 20:13 WITA

Debit Sungai Saddang Menurun, Pemprov Sulsel Siapkan Pompanisasi dan Usulkan Rehabilitasi Rp1,8 Triliun

Jumat, 18 September 2026 - 09:31 WITA

Rutan Sinjai Gelar Salat Istisqa, Doa Bersama Memohon Turun Hujan

Selasa, 15 September 2026 - 19:29 WITA

VIDEO : Semarak Maulid di Masjid Badrissalam, Wabup Bone Puji Kekompakan Warga Perumahan BCM

Senin, 14 September 2026 - 13:32 WITA

Turnamen Mini Soccer BRI Cabang Sinjai, Bupati Ratnawati Arif: Ajang Olahraga Sarana Membangun Kebersamaan

Sabtu, 12 September 2026 - 10:25 WITA

Bupati Ratnawati Arif Serahkan Penghargaan Pancawarsa I, Termasuk Dua Orang Jajaran Rutan Sinjai

Berita Terbaru

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman sedang mencium keris pusaka milik Presiden Prabowo Subianto. (diksiku/idul)

Daerah

Dua Keris Pusaka Prabowo dan Fadli Zon Dipamerkan di Bone

Jumat, 25 Sep 2026 - 23:35 WITA

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA