Terancam Gagal Berangkat, Ratusan CJH Sinjai Mengadu ke DPRD

- Editor

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.com, Sinjai – Sebanyak 198 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sinjai datang menyampaikan aspirasi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), terkait kebijakan pengurangan kuota haji yang berlaku secara nasional oleh Kementerian Haji dan Umroh.

Para calon jamaah haji ini disambut oleh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sinjai, yakni Sabir Wakil Ketua II dari Fraksi Partai Golkar, Andi Rusmiati Rustham Fraksi Partai Golkar dan Sutomo Ketua Komisi I Partai Nasdem, serta turur hadir Asisten I Pemerintah Kabupaten Sinjai. diruang rapat dengar pendapat, Senin (24/11/2025).

Kebijakan ini, menurut Calon Jamaah Haji asal Kabupaten Sinjai telah menimbulkan keresahan mendalam bagi seluruh CJH yang telah menanti keberangkatan pada Tahun 2026.

“Khusus di kabupaten sinjai total CJH 198 orang telah menyelesaikan seluruh administrasi keberangkatan, termasuk pengurusan paspor,” ujar Hamka calon jamaah haji asal Kecamatan Tellulimpoe.

“Sementara kuota CJH untuk kabupaten sinjai laporannya hanya 48 orang yang akan duberangkatkan,” keluhnya.

Hamka menyoroti dampak dari pengurangan kuota ini, yang menurutnya sangat merugikan, terutama karena banyak di antara jemaah yang telah melakukan pengorbanan materil besar tanpa adanya sosialisasi sebelumnya.

“Pengurangan kuota ini tanpa ada sosialisasi terlebih dahulu kepada kami calon jamaah haji, tentu ini sangat merugikan kami. Banyak diantara kami yang telah menjual sawah, sapi, dan tanahnya untuk persiapan keberangkatan ke tanah suci,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polisi Tertibkan Balap Liar di Bone, Puluhan Kendaraan Jadi Barang Bukti

Menanggapi keluhan yang disampaikan, Andi Rusmiati Rustham menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah untuk menyampaikan aspirasi jemaah ke tingkat yang lebih tinggi.

“Apa yang menjadi keresahan CJH telah kami sampaikan ke pemerintah pusat. Semoga pemberlakuan pengurangan kuota ini batal dilaksanakan pada tahun 2026 ini, sehingga kita semua bisa berangkat ke tanah cuci,” harapnya. ***

Loading

Penulis : Andi Irfan

Sumber Berita : DIKSIKU.com

Berita Terkait

Darurat Drainase di Lonrae, Warga Bangun Selokan Swadaya Sepanjang 205 Meter Saat Respons Pemerintah Dipertanyakan
HPN ke-80 di Bone, Jurnalis Award Perkuat Sinergi Pemerintahan Beramal dan Insan Pers
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik
Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis
Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat
HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda
Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar
Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:24 WITA

Darurat Drainase di Lonrae, Warga Bangun Selokan Swadaya Sepanjang 205 Meter Saat Respons Pemerintah Dipertanyakan

Senin, 9 Februari 2026 - 16:29 WITA

HPN ke-80 di Bone, Jurnalis Award Perkuat Sinergi Pemerintahan Beramal dan Insan Pers

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:42 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kendal Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:32 WITA

Warga Tegalrejo Swadaya Perbaiki Tanggul Kali Kuto yang Kritis

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:57 WITA

Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:07 WITA

HPN ke-80, Lapangan Hijau Jadi Ruang Kebersamaan Jurnalis Bone dan Forkopimda

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:10 WITA

Lapas Kendal Perkuat Kesiapsiagaan, Gelar Simulasi Bencana Bersama BPBD dan Damkar

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:00 WITA

Kemiskinan Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terbaru