DIKSIKU.com, Nagan Raya – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melaporkan sebanyak 250 rumah warga mengalami kerusakan berat hingga hancur setelah banjir bandang menerjang wilayah dataran tinggi beberapa hari lalu.
Data sementara menunjukkan lebih dari 2.500 penduduk terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan, menyampaikan bahwa skala kerusakan yang ditimbulkan bencana tersebut mencakup permukiman warga dan berbagai fasilitas umum.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Banjir bandang menyebabkan sebagian besar keluarga kehilangan tempat tinggal,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).
BPBD Nagan Raya telah mendirikan tenda pengungsian serta membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas. Fasilitas ini diprioritaskan bagi warga yang kehilangan rumah secara permanen.
Selain permukiman, banjir bandang yang menerjang Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang juga merusak dua sekolah, satu masjid, serta pos polisi dan TNI. Kerusakan turut meliputi rumah dinas camat dan sejumlah bangunan kantor kecamatan.
Akses transportasi pun terdampak. Jembatan penghubung Nagan Raya–Aceh Tengah terputus, membuat wilayah tersebut sempat terisolasi.
Pemerintah daerah masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan total kerusakan serta memverifikasi apakah ada korban jiwa atau warga yang dilaporkan hilang.
Penulis : Redaksi Diksiku
Editor : Idul Abdullah
Sumber Berita : detik.com





















