Banjir Bandang Sisakan Duka, 2500 Warga Nagan Raya Kehilangan Tempat Tinggal

- Editor

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Bandang melanda Nagan Raya Aceh. (int)

i

Banjir Bandang melanda Nagan Raya Aceh. (int)

DIKSIKU.com, Nagan Raya – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melaporkan sebanyak 250 rumah warga mengalami kerusakan berat hingga hancur setelah banjir bandang menerjang wilayah dataran tinggi beberapa hari lalu.

Data sementara menunjukkan lebih dari 2.500 penduduk terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan, menyampaikan bahwa skala kerusakan yang ditimbulkan bencana tersebut mencakup permukiman warga dan berbagai fasilitas umum.

Baca Juga :  Kisah Bu Atun: Dihina Siswa, Tapi Tetap Doakan Masa Depan Mereka

“Banjir bandang menyebabkan sebagian besar keluarga kehilangan tempat tinggal,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

BPBD Nagan Raya telah mendirikan tenda pengungsian serta membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas. Fasilitas ini diprioritaskan bagi warga yang kehilangan rumah secara permanen.

Selain permukiman, banjir bandang yang menerjang Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang juga merusak dua sekolah, satu masjid, serta pos polisi dan TNI. Kerusakan turut meliputi rumah dinas camat dan sejumlah bangunan kantor kecamatan.

Baca Juga :  Bocah 5 Tahun di Cellu Tewas Tertabrak Motor, Pelaku Diminta Serahkan Diri

Akses transportasi pun terdampak. Jembatan penghubung Nagan Raya–Aceh Tengah terputus, membuat wilayah tersebut sempat terisolasi.

Pemerintah daerah masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan total kerusakan serta memverifikasi apakah ada korban jiwa atau warga yang dilaporkan hilang.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Idul Abdullah

Sumber Berita : detik.com

Berita Terkait

Heboh! Istri Digoyang Pria Lain, Keluarga Suami Datang Menggerebek Dini Hari
Viral di Bone, Kampanye Tolak Keikutsertaan “Boti” dalam Gerak Jalan 17 Agustus Tuai Pro-Kontra
Kisah Zian Fahrezi, Qari Cilik Juara Dunia yang Ditempa Sejak Usia Dini
Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026
Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terkait Kasus ASABRI dan Dugaan TPPU
Kejagung Tancap Gas, Tim 9 Dibentuk Usut Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
DPRD Bone Minta PT Jemla Ferry Pertimbangkan Dampak Sebelum Alihkan KMP Masagena
“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:21 WITA

Viral di Bone, Kampanye Tolak Keikutsertaan “Boti” dalam Gerak Jalan 17 Agustus Tuai Pro-Kontra

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:57 WITA

Kisah Zian Fahrezi, Qari Cilik Juara Dunia yang Ditempa Sejak Usia Dini

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:27 WITA

Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:42 WITA

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terkait Kasus ASABRI dan Dugaan TPPU

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:15 WITA

Kejagung Tancap Gas, Tim 9 Dibentuk Usut Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:25 WITA

DPRD Bone Minta PT Jemla Ferry Pertimbangkan Dampak Sebelum Alihkan KMP Masagena

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:37 WITA

“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:23 WITA

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN

Berita Terbaru