Pansus LKPJ DPRD Bontang Kritik Serapan Anggaran BPBD, Masih Sisakan Belasan Miliar

- Editor

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pansus LKPJ raker dengan  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kantor BPKAD, Minggu (10/5). (ist)

i

Pansus LKPJ raker dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kantor BPKAD, Minggu (10/5). (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Bontang memberikan sejumlah catatan penting terkait serapan anggaran saat rapat kerja bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Kantor BPKAD, Minggu (10/5/2026).

Ketua Pansus LKPJ, Ubayya Begawan, menilai secara persentase realisasi anggaran BPBD memang tergolong baik. Dari pagu anggaran tahun 2025, serapan mencapai sekitar 95 persen. Namun, ia menegaskan masih terdapat sisa anggaran yang cukup besar secara nominal, yakni mencapai Rp11,6 miliar lebih.

“Kalau dilihat persentasenya memang bagus, tapi ketika dicermati angkanya masih cukup besar,” ujar Ubayya.

Menurutnya, sisa anggaran sebesar itu seharusnya dapat dimaksimalkan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak.

Baca Juga :  DPRD Bontang Tekankan Koperasi Merah Putih Dikelola Profesional, Bukan Sekadar Formalitas

Sebab, di sisi lain masih banyak program yang membutuhkan pendanaan, sementara kemampuan kas daerah terbatas.

Karena itu, ia meminta BPBD melakukan evaluasi pada tahap perencanaan sehingga ke depan serapan anggaran bisa lebih optimal dan tidak menimbulkan dampak terhadap sektor lain.

Salah satu yang menjadi sorotan pansus ialah pos belanja penanggulangan bencana pada sektor logistik kantor. Meski tingkat penyerapannya mencapai 86 persen, sisa anggaran yang tidak terpakai dinilai masih cukup besar.

Selain itu, Pansus LKPJ juga mencatat sejumlah sisa anggaran pada beberapa pos lainnya, di antaranya gaji dan tunjangan pegawai, belanja jasa pelayanan umum kantor, serta belanja penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air, dan listrik.

Baca Juga :  KNPI Siap Aksi Dukung Putusan MK, DPRD Bontang Komitmen Tampung Suara Pemuda

Ubayya menekankan kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi serius bagi organisasi perangkat daerah. Ia berharap pada tahun mendatang tingkat serapan anggaran dapat ditingkatkan hingga minimal 97 persen.

“Ini harus ada evaluasi. Tahun depan persentase serapan anggarannya juga mesti ditekan paling tidak di angka 97 persen,” tegasnya.

Ia menambahkan, target tersebut sejalan dengan instruksi pemerintah pusat yang menginginkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) daerah berada pada batas minimal tiga persen.

“Jangan sampai masih banyak anggaran mengendap, sementara kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat tetap tinggi,” pungkasnya. (adv)

Penulis : Sena

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru