DIKSIKU.com, Bontang – Kasus pencurian, kenakalan remaja, balap liar, hingga gangguan keamanan lingkungan masih sering dikeluhkan warga Kota Bontang.
DPRD Bontang menilai persoalan tersebut bukan hanya masalah hukum, tetapi juga berkaitan dengan lemahnya pengawasan sosial, pendidikan karakter, dan peran pemerintah.
Karena itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Bontang, Ubayya Bengawan, mengingatkan Satpol PP untuk meningkatkan patroli terkait kenakalan remaja, seperti konsumsi minuman keras (miras) oplosan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di daerah Loktuan itu sering terlihat bekasnya di Jalan NPK. Bungkus Komix tersebar di mana-mana,” ujar Ubayya dalam rapat kerja Panitia Khusus (Pansus) LKPJ bersama Satpol PP di Kantor BPKAD, Sabtu (9/5/2026).
Kendati demikian, Ubayya mengakui bahwa masalah keamanan lingkungan tidak dapat ditangani secara parsial. Menurutnya, diperlukan langkah menyeluruh, mulai dari penguatan regulasi, peran aparat keamanan, hingga keterlibatan masyarakat di tingkat RT dan kelurahan.
“Kasus pencurian dan kenakalan remaja ini seperti gunung es. Yang terlihat hanya di permukaan, padahal ada persoalan sosial yang lebih besar, seperti kurangnya pengawasan, minimnya aktivitas positif bagi generasi muda, hingga pengaruh lingkungan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti aksi balap liar yang kerap terjadi pada malam hari. Selain mengganggu ketertiban umum, aksi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.
Meski aparat telah melakukan penindakan, DPRD tetap mendorong pemerintah menyediakan lebih banyak ruang kreativitas dan kegiatan positif bagi anak muda.
“Penindakan penting, tetapi solusi jangka panjang juga harus ada. Anak muda membutuhkan wadah untuk menyalurkan aktivitas positif,” lanjutnya.
DPRD juga menilai perlu adanya dukungan anggaran untuk program keamanan lingkungan, seperti pemasangan CCTV di titik rawan, peningkatan penerangan jalan umum, dan penguatan kegiatan siskamling.
Selain itu, sinergi antara pemerintah, kepolisian, sekolah, dan orang tua dinilai penting untuk menekan kenakalan remaja melalui pendidikan karakter dan pengawasan keluarga.
“Kalau bicara kenakalan remaja, jangan hanya menyalahkan anaknya. Lingkungan, keluarga, dan pendidikan juga harus hadir untuk mereka,” tegasnya. (adv)
Penulis : Sena
Editor : Idhul Abdullah





















