Tugu PKK Tanjung Laut Indah Kembali Disorot, DPRD Bontang Sebut Minim Estetika dan Terbengkalai

- Editor

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausyan Fikri. (ist)

i

Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausyan Fikri. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Pembangunan Tugu PKK di simpang empat Tanjung Laut Indah, Kota Bontang, kembali menuai sorotan. Proyek yang telah rampung sejak 2024 itu dinilai belum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bahkan dianggap mengurangi estetika kawasan.

Sorotan tersebut disampaikan Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausyan Fikri. Ia menilai, hingga kini tugu tersebut masih terlihat belum tertata maksimal, meskipun sebelumnya telah dilakukan inspeksi mendadak (sidak) dan dijanjikan perbaikan oleh pemerintah.

Baca Juga :  DPRD Bontang Siapkan Payung Hukum Untuk Pengembangan Pemuda

“Kan itu dari tahun 2024 sudah selesai. Tahun 2025 kami sudah sidak, kemudian dilakukan perbaikan,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, menurut Alfin, hasil perbaikan yang dijanjikan hingga kini belum terealisasi sepenuhnya. Salah satunya terkait pemasangan lampu sorot yang sebelumnya disebut akan dilakukan oleh Dinas PUPR.

“Waktu itu pihak PUPR menyampaikan akan dilakukan perbaikan sampai pemasangan lampu sorot, tapi sampai sekarang belum juga dilakukan,” katanya.

Baca Juga :  Dukung Koperasi Merah Putih, DPRD Bontang Minta Status Lahan Dipastikan Jelas

Ia menilai kondisi tersebut membuat keberadaan tugu terkesan sia-sia karena tidak memberikan dampak signifikan, baik dari sisi fungsi maupun keindahan kota.

“Jadinya seperti barang yang sia-sia, mubazir, dan buang-buang anggaran saja. Manfaatnya tidak ada dan estetikanya juga tidak ada,” tegasnya.

Komisi C DPRD Kota Bontang pun meminta agar pemerintah segera menindaklanjuti persoalan tersebut, sehingga ikon yang dibangun di kawasan strategis itu tidak terkesan terbengkalai dan menghabiskan anggaran tanpa hasil maksimal. (Adv)

Penulis : Upi

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif
DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura
Polemik RKM Bontang Mencuat, DPRD Pastikan Gedung Belum Siap Difungsikan
Fraksi Gerindra DPRD Bontang Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah Untuk Tingkatkan Efektivitas APBD
Fraksi PKB Ingatkan Pemkot Bontang, Opini WTP Bukan Sekadar Prestise
Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perbaikan Tata Kelola Data Tata Ruang di Bontang
DPRD Kota Bontang Soroti Penumpukan Sampah, Fraksi PDI Perjuangan Minta Layanan Dioptimalkan
Harga BBM Jangan Naik, Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Lindungi Daya Beli Warga

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:10 WITA

Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:56 WITA

DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:08 WITA

Polemik RKM Bontang Mencuat, DPRD Pastikan Gedung Belum Siap Difungsikan

Senin, 22 Juni 2026 - 20:19 WITA

Fraksi PKB Ingatkan Pemkot Bontang, Opini WTP Bukan Sekadar Prestise

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WITA

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perbaikan Tata Kelola Data Tata Ruang di Bontang

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:08 WITA

DPRD Kota Bontang Soroti Penumpukan Sampah, Fraksi PDI Perjuangan Minta Layanan Dioptimalkan

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:50 WITA

Harga BBM Jangan Naik, Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Lindungi Daya Beli Warga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:13 WITA

DPRD Bontang Minta Warga Simpan Kwitansi Tagihan PDAM yang Alami Kenaikan

Berita Terbaru