DIKSIKU.com, Bontang – Pembangunan Tugu PKK di simpang empat Tanjung Laut Indah, Kota Bontang, kembali menuai sorotan. Proyek yang telah rampung sejak 2024 itu dinilai belum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bahkan dianggap mengurangi estetika kawasan.
Sorotan tersebut disampaikan Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausyan Fikri. Ia menilai, hingga kini tugu tersebut masih terlihat belum tertata maksimal, meskipun sebelumnya telah dilakukan inspeksi mendadak (sidak) dan dijanjikan perbaikan oleh pemerintah.
“Kan itu dari tahun 2024 sudah selesai. Tahun 2025 kami sudah sidak, kemudian dilakukan perbaikan,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, menurut Alfin, hasil perbaikan yang dijanjikan hingga kini belum terealisasi sepenuhnya. Salah satunya terkait pemasangan lampu sorot yang sebelumnya disebut akan dilakukan oleh Dinas PUPR.
“Waktu itu pihak PUPR menyampaikan akan dilakukan perbaikan sampai pemasangan lampu sorot, tapi sampai sekarang belum juga dilakukan,” katanya.
Ia menilai kondisi tersebut membuat keberadaan tugu terkesan sia-sia karena tidak memberikan dampak signifikan, baik dari sisi fungsi maupun keindahan kota.
“Jadinya seperti barang yang sia-sia, mubazir, dan buang-buang anggaran saja. Manfaatnya tidak ada dan estetikanya juga tidak ada,” tegasnya.
Komisi C DPRD Kota Bontang pun meminta agar pemerintah segera menindaklanjuti persoalan tersebut, sehingga ikon yang dibangun di kawasan strategis itu tidak terkesan terbengkalai dan menghabiskan anggaran tanpa hasil maksimal. (Adv)
Penulis : Upi
Editor : Idhul Abdullah





















