DPRD Bontang Minta Dishub Cari Sumber PAD Selain Parkir

- Editor

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib. (ist)

i

Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami tekanan menjadi perhatian serius DPRD Kota Bontang. Di tengah menurunnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Dinas Perhubungan (Dishub) diminta tidak hanya bergantung pada sektor parkir sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib, menilai saat ini seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) harus mulai berinovasi mencari peluang pendapatan baru agar kondisi fiskal daerah tetap terjaga.

Menurut politisi Partai NasDem itu, sektor parkir selama ini memang menjadi salah satu sumber retribusi Dishub. Namun, kondisi ekonomi yang tidak menentu membuat pemerintah daerah harus berpikir lebih luas dalam menggali potensi PAD.

“Jangan hanya mengandalkan sektor parkir,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Ia menyoroti kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat yang berdampak langsung terhadap pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD). Bahkan, pengurangan dana transfer disebut mencapai 50 persen dan cukup memengaruhi ruang gerak daerah dalam menjalankan program pembangunan.

Baca Juga :  DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Padahal, kata dia, Kota Bontang memiliki karakteristik berbeda dibanding daerah lain. Keberadaan perusahaan besar seperti PT Badak LNG dan PT Pupuk Kalimantan Timur dinilai seharusnya menjadi pertimbangan pemerintah pusat dalam menghitung Dana Bagi Hasil (DBH).

“Kita tahu sendiri penghasilan PT Badak LNG dan PT PKT tidak ada perubahan. Mestinya Bontang tidak disamakan dengan wilayah lainnya,” katanya.

Muhammad Sahib menilai perhitungan DBH seharusnya dilakukan secara lebih rasional dengan mempertimbangkan kontribusi daerah terhadap sektor industri nasional. Sebab, apabila transfer pusat terus berkurang sementara kebutuhan pembangunan tetap tinggi, maka daerah akan semakin terbebani.

Baca Juga :  Pansus LKPJ DPRD Bontang Rapat Maraton di Hari Libur, Bonnie Sukardi: Waktu Tinggal Tiga Hari

Karena itu, ia meminta seluruh mitra kerja Komisi C DPRD, termasuk Dishub, mulai memperkuat potensi pendapatan daerah secara mandiri. Menurutnya, setiap OPD harus mampu membaca peluang baru yang bisa dikembangkan menjadi sumber retribusi maupun layanan berbayar yang produktif.

“Seluruh mitra kerja Komisi C, seperti Dishub, harus memperkuat pendapatan kita sendiri,” ungkapnya.

Selain mendorong inovasi daerah, ia juga meminta Pemerintah Kota Bontang lebih aktif melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat. Upaya “jemput bola” ke kementerian dinilai penting agar daerah tidak terlalu terdampak oleh situasi ekonomi nasional yang fluktuatif.

Lebih lanjut, ia menekankan Dishub perlu memperluas cakupan retribusi, bukan hanya pada pengelolaan parkir, tetapi juga sektor lain yang berpotensi menghasilkan PAD baru. (adv)

Penulis : Sena

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba
Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk
DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal
DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota
DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi
DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum
DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah
Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:12 WITA

DPRD Bontang Dorong Pembinaan Berkelanjutan Bagi Mantan Pelaku Narkoba

Senin, 6 Juli 2026 - 09:53 WITA

Bontang Kota Industri, DPRD Dorong Pembangunan Rusun Antisipasi Lonjakan Penduduk

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:43 WITA

DPRD Bontang Nilai Potensi Pajak Kawasan PT Badak LNG Belum Tergarap Maksimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:36 WITA

DPRD Bontang Dorong Penyesuaian Aturan Garis Sempadan Bangunan Demi Pengembangan Kota

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:44 WITA

DPRD Bontang Targetkan Raperda Lalu Lintas Rampung Dua Bulan, Jadi Dasar Penataan Transportasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WITA

DPRD Bontang Minta Status Lahan dan Perizinan Aset Daerah Dibuka Terang, Hindari Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:05 WITA

DPRD Bontang Tegaskan KMP Bukan Sasaran Pembahasan Raperda Barang Milik Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:31 WITA

Muhammad Sahib: Lemahnya Penegakan Perda Bikin Potensi PAD Bontang Terbuang

Berita Terbaru