DPRD Bontang Wanti-Wanti SiLPA Rp50 Miliar, Soroti Dua Pos Anggaran Jadi Biang Kerok

- Editor

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pansus LKPJ DPRD Bontang Ubayya Begawan. (ist)

i

Ketua Pansus LKPJ DPRD Bontang Ubayya Begawan. (ist)

DIKSIKU.com, Bontang – Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Bontang menyoroti dua pos anggaran yang dinilai menjadi penyumbang terbesar Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD 2025.

Dua pos tersebut yakni anggaran gaji dan tunjangan pegawai serta belanja rutin di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ketua Pansus LKPJ DPRD Bontang, Ubayya Begawan, mengatakan temuan itu menjadi perhatian pansus karena mencerminkan belum optimalnya perencanaan dan penyerapan anggaran di lingkungan pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dua poin itu yang menjadi catatan penting untuk dijadikan rekomendasi perbaikan saat penyampaian laporan Pansus LKPJ,” ujar Ubayya usai rapat kerja bersama sejumlah OPD di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Minggu (10/5/2026).

Baca Juga :  Desak Pemprov Kaltim, DPRD Bontang Inginkan Solusi Permanen Untuk Banjir

Politikus Golkar yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi A DPRD Bontang itu menjelaskan, potensi SiLPA dari dua pos anggaran tersebut cukup besar.

Bahkan, jika diakumulasikan dari seluruh OPD, nilainya diperkirakan bisa mencapai Rp50 miliar.

Meski demikian, ia menegaskan angka tersebut masih berupa estimasi awal dan belum dilakukan perhitungan secara detail.

“Bayangkan, dari dua OPD saja jika digabung nilainya mencapai sekitar Rp1 miliar. Itu baru dua OPD, belum semua,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD Bontang Dorong Pelatihan Tanggap Darurat Rutin Untuk Seluruh OPD

Menurut Ubayya, tingginya SiLPA harus menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah agar proses penganggaran lebih tepat sasaran dan realistis.

Sebab, anggaran yang tidak terserap maksimal berpotensi menghambat pelaksanaan program pembangunan maupun pelayanan kepada masyarakat.

Pansus LKPJ DPRD Bontang dijadwalkan melanjutkan rapat kerja bersama Sekretariat DPRD, kemudian dilanjutkan dengan camat dan lurah pada 11 Mei 2026.

Setelah seluruh pembahasan rampung, pansus akan melakukan finalisasi rekomendasi untuk kemudian disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Bontang.

Sesuai jadwal, paripurna penyampaian rekomendasi Pansus LKPJ direncanakan digelar pada 13 Mei 2026. (adv)

Loading

Penulis : Sena

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif
DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura
Polemik RKM Bontang Mencuat, DPRD Pastikan Gedung Belum Siap Difungsikan
Fraksi Gerindra DPRD Bontang Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah Untuk Tingkatkan Efektivitas APBD
Fraksi PKB Ingatkan Pemkot Bontang, Opini WTP Bukan Sekadar Prestise
Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perbaikan Tata Kelola Data Tata Ruang di Bontang
DPRD Kota Bontang Soroti Penumpukan Sampah, Fraksi PDI Perjuangan Minta Layanan Dioptimalkan
Harga BBM Jangan Naik, Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Lindungi Daya Beli Warga

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:10 WITA

Videotron Pemkot Bontang Mulai Sumbang PAD, DPRD Minta Promosi Lebih Agresif

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:56 WITA

DPRD Bontang Soroti Penebangan Pohon dalam Proyek Drainase Jalan Pattimura

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:08 WITA

Polemik RKM Bontang Mencuat, DPRD Pastikan Gedung Belum Siap Difungsikan

Senin, 22 Juni 2026 - 20:19 WITA

Fraksi PKB Ingatkan Pemkot Bontang, Opini WTP Bukan Sekadar Prestise

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WITA

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perbaikan Tata Kelola Data Tata Ruang di Bontang

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:08 WITA

DPRD Kota Bontang Soroti Penumpukan Sampah, Fraksi PDI Perjuangan Minta Layanan Dioptimalkan

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:50 WITA

Harga BBM Jangan Naik, Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Lindungi Daya Beli Warga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:13 WITA

DPRD Bontang Minta Warga Simpan Kwitansi Tagihan PDAM yang Alami Kenaikan

Berita Terbaru