DIKSIKU.com, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah kini menjadi perhatian publik, khususnya terkait komposisi anggaran yang digunakan dalam pelaksanaannya.
Sorotan muncul bukan pada konsep program, melainkan pada alokasi dana yang dinilai belum sepenuhnya berfokus pada kebutuhan utama, yakni penyediaan makanan bagi masyarakat. Alih-alih didominasi oleh belanja bahan pangan, komposisi anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2025 justru menunjukkan porsi besar terserap ke sektor lain.
Berdasarkan data yang beredar, belanja kendaraan tercatat sebagai pos terbesar dengan nilai mencapai Rp1,39 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1,2 triliun dialokasikan untuk pengadaan sepeda motor listrik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi lain, anggaran untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menempati posisi berikutnya dengan nilai Rp1,26 triliun. Sementara itu, belanja perangkat keras dan komputer juga menyerap dana signifikan sebesar Rp830,1 miliar, termasuk pengadaan tablet senilai Rp508,4 miliar.
Salah satu perangkat yang tercatat adalah Samsung Galaxy Tab Active 5 dengan harga e-katalog sekitar Rp17,93 juta per unit. Padahal, di pasaran harga perangkat serupa disebut berada di kisaran Rp9 juta hingga Rp12 juta. Selisih ini pun memicu perhatian terkait efisiensi pengadaan.
Penulis : Redaksi Diksiku
Editor : Frida Rijal
Sumber Berita : Tminfo


















