MBG 2025 Tuai Kritik, Anggaran Non Pangan Dinilai Lebih Besar dari Kebutuhan Utama

- Editor

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKSIKU.com, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah kini menjadi perhatian publik, khususnya terkait komposisi anggaran yang digunakan dalam pelaksanaannya.

Sorotan muncul bukan pada konsep program, melainkan pada alokasi dana yang dinilai belum sepenuhnya berfokus pada kebutuhan utama, yakni penyediaan makanan bagi masyarakat. Alih-alih didominasi oleh belanja bahan pangan, komposisi anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2025 justru menunjukkan porsi besar terserap ke sektor lain.

Baca Juga :  Dapur MBG Berhenti Beroperasi, BGN Sebut Hanya Masalah Teknis

Berdasarkan data yang beredar, belanja kendaraan tercatat sebagai pos terbesar dengan nilai mencapai Rp1,39 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1,2 triliun dialokasikan untuk pengadaan sepeda motor listrik.

Di sisi lain, anggaran untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menempati posisi berikutnya dengan nilai Rp1,26 triliun. Sementara itu, belanja perangkat keras dan komputer juga menyerap dana signifikan sebesar Rp830,1 miliar, termasuk pengadaan tablet senilai Rp508,4 miliar.

Baca Juga :  Anggaran Rp 60 Miliar Diselidiki, Kejati Panggil Mantan Pimpinan DPRD Sulsel

Salah satu perangkat yang tercatat adalah Samsung Galaxy Tab Active 5 dengan harga e-katalog sekitar Rp17,93 juta per unit. Padahal, di pasaran harga perangkat serupa disebut berada di kisaran Rp9 juta hingga Rp12 juta. Selisih ini pun memicu perhatian terkait efisiensi pengadaan.

Penulis : Redaksi Diksiku

Editor : Frida Rijal

Sumber Berita : Tminfo

Berita Terkait

DPRD Bone Minta PT Jemla Ferry Pertimbangkan Dampak Sebelum Alihkan KMP Masagena
“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone
PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN
WIB Soroti Tertutupnya Pengelolaan CSR di Bone, Ajukan RDPU ke DPRD
Mencari Data CSR di Bone, Berujung Lempar Kewenangan Antarinstansi
Komdigi Murka! Video Amien Rais Soal Prabowo dan Teddy Penuh Ujaran Kebencian
Kasus Penganiayaan Balita Gegerkan Aceh, Daycare Baby Preneur Beri Klarifikasi Resmi
Polemik Gerbong Wanita di Tengah KRL, Menteri PPPA Akui Kurang Tepat

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:25 WITA

DPRD Bone Minta PT Jemla Ferry Pertimbangkan Dampak Sebelum Alihkan KMP Masagena

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:37 WITA

“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:23 WITA

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:35 WITA

WIB Soroti Tertutupnya Pengelolaan CSR di Bone, Ajukan RDPU ke DPRD

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:29 WITA

Mencari Data CSR di Bone, Berujung Lempar Kewenangan Antarinstansi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:43 WITA

Komdigi Murka! Video Amien Rais Soal Prabowo dan Teddy Penuh Ujaran Kebencian

Kamis, 30 April 2026 - 20:53 WITA

Kasus Penganiayaan Balita Gegerkan Aceh, Daycare Baby Preneur Beri Klarifikasi Resmi

Kamis, 30 April 2026 - 19:07 WITA

Polemik Gerbong Wanita di Tengah KRL, Menteri PPPA Akui Kurang Tepat

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

Bank BRI Penyalur KUR Terbesar, Fokus Pemberdayaan UMKM

Jumat, 10 Jul 2026 - 12:02 WITA