Proyek Sekolah Rakyat di Bajoe Bone Picu Amarah Warga, Debu dan Lumpur Jadi Ancaman

- Editor

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan di Dusun Rompe, Kelurahan Bajoe yang licin usai diguyur hujan dan membahayakan pengendara, Kabupaten Bone. (ist)

i

Kondisi jalan di Dusun Rompe, Kelurahan Bajoe yang licin usai diguyur hujan dan membahayakan pengendara, Kabupaten Bone. (ist)

DIKSIKU.com, Bone – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Bajoe, Dusun Rompe, Kabupaten Bone, menuai keluhan dari warga setempat. Aktivitas proyek disebut menimbulkan dampak lingkungan berupa debu saat cuaca panas dan lumpur ketika hujan, yang dinilai mengganggu aktivitas masyarakat dan membahayakan pengendara.

Kerukunan Keluarga Pemuda Rompe (KKPR) menyatakan telah melakukan berbagai upaya untuk menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak terkait. Ketua KKPR, Irwan Setiawan, mengatakan pihaknya telah melayangkan surat hingga melakukan pertemuan langsung dengan kontraktor pelaksana.

Dalam pertemuan tersebut, kata dia, pihak kontraktor sempat menyampaikan komitmen untuk membersihkan material yang berserakan dan meminimalisir dampak lingkungan. Namun, hingga kini kondisi di lapangan dinilai belum mengalami perubahan.

Baca Juga :  ELIT Indonesia Bongkar Dugaan Fee Proyek 30 Persen di APBD Soppeng

“Faktanya di lapangan tidak ada perubahan berarti. Jalanan justru semakin rusak, dipenuhi tanah, dan membahayakan masyarakat,” ungkap Irwan kepada Diksiku.com, Selasa (7/4/2026) pagi.

Warga menilai kondisi tersebut tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan. Debu disebut berdampak pada kesehatan, sementara jalan licin meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Anggota KKPR, Aidil Rahmat, menilai persoalan ini mencerminkan kurangnya tanggung jawab dalam pelaksanaan proyek.

Baca Juga :  WIB Soroti Tertutupnya Pengelolaan CSR di Bone, Ajukan RDPU ke DPRD

“Ini bukan lagi soal pembangunan, tapi soal tanggung jawab yang diabaikan. Ketika udara bersih dirampas dan jalan publik dibiarkan rusak, di situlah masyarakat dipaksa menanggung beban yang tidak seharusnya,” tegasnya.

KKPR menyatakan akan mengambil langkah lebih lanjut apabila tidak ada penanganan dalam waktu dekat, termasuk mempertimbangkan penutupan akses kendaraan proyek.

Selain itu, mereka juga menyoroti peran pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan terhadap proyek tersebut agar dampak yang ditimbulkan tidak merugikan masyarakat sekitar.

Loading

Penulis : Idul Abdullah

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Penyiram Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, TAUD Soroti Putusan Militer
Ketika Rumah Nyaris Ambruk, Seorang Ibu di Bone Bertahan Demi Anak dan Tak Punya Tempat Lain
Di Sekolah Tua Ini, Anak-anak Bone Belajar Sambil Menahan Cemas
OTT KPK di Unsoed, 14 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Juta Disita
BGN Tutup 1.300 SPPG, DPR: Jangan Kompromi Soal Keamanan Pangan
Penyelundupan Emas Rp 60 Miliar Terbongkar, Oknum Petugas Bandara Diduga Terlibat
Heboh! Istri Digoyang Pria Lain, Keluarga Suami Datang Menggerebek Dini Hari
Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:24 WITA

Penyiram Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, TAUD Soroti Putusan Militer

Kamis, 3 September 2026 - 23:14 WITA

Ketika Rumah Nyaris Ambruk, Seorang Ibu di Bone Bertahan Demi Anak dan Tak Punya Tempat Lain

Kamis, 3 September 2026 - 22:10 WITA

Di Sekolah Tua Ini, Anak-anak Bone Belajar Sambil Menahan Cemas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:35 WITA

OTT KPK di Unsoed, 14 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Juta Disita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:48 WITA

BGN Tutup 1.300 SPPG, DPR: Jangan Kompromi Soal Keamanan Pangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:35 WITA

Penyelundupan Emas Rp 60 Miliar Terbongkar, Oknum Petugas Bandara Diduga Terlibat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:44 WITA

Heboh! Istri Digoyang Pria Lain, Keluarga Suami Datang Menggerebek Dini Hari

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:27 WITA

Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026

Berita Terbaru

Eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (ist)

Nasional

Purbaya Bongkar Alasan Pencopotannya dari Menkeu

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:56 WITA