DPRD Bone Minta PT Jemla Ferry Pertimbangkan Dampak Sebelum Alihkan KMP Masagena

- Editor

Rabu, 1 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indra Jaya dan kondisi Pelabuhan Bajoe, (int)

i

Indra Jaya dan kondisi Pelabuhan Bajoe, (int)

DIKSIKU.com, Bone – Rencana pemindahan operasional KMP Masagena dari lintasan Bajoe-Kolaka menuju rute Bali-Lombok mendapat sorotan dari Ketua Komisi III DPRD Bone, Indra Jaya. Ia meminta agar kebijakan tersebut dikaji secara menyeluruh agar tidak menimbulkan persoalan baru pada aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bajoe.

Indra Jaya menilai keberadaan KMP Masagena selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran transportasi laut pada lintasan Bajoe-Kolaka. Jika satu armada dipindahkan ke jalur lain, kapasitas pelayanan otomatis akan berkurang dan berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan di area pelabuhan.

Menurutnya, kondisi operasional kapal di lintasan tersebut saat ini cukup padat karena seluruh armada bekerja secara bergantian hampir sepanjang hari untuk melayani mobilitas masyarakat dan kendaraan yang hendak menyeberang menuju Sulawesi Tenggara.

Baca Juga :  13 Km Penuh Bahaya, Perjuangan Guru ke Sekolah Ini Bikin Netizen Terenyuh Sekaligus Geram

“Ketika satu kapal ditarik dari lintasan ini, dampaknya pasti langsung terasa. Kemungkinan antrean kendaraan akan meningkat karena kapasitas angkut berkurang,” kata Indra Jaya.

Ia menjelaskan, persoalan yang muncul tidak hanya berkaitan dengan antrean kendaraan penumpang. Jalur Bajoe-Kolaka, kata dia, merupakan akses strategis yang selama ini menopang distribusi logistik antarwilayah, termasuk pengiriman kebutuhan pokok serta aktivitas perdagangan antara Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Apabila frekuensi penyeberangan berkurang, distribusi barang berpotensi mengalami keterlambatan yang pada akhirnya dapat memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada jalur tersebut.

Selain itu, DPRD Bone juga menilai pelaku usaha di sekitar kawasan Pelabuhan Bajoe bisa ikut terkena dampak. Pedagang, jasa transportasi, hingga usaha kecil yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada arus penumpang dan kendaraan diperkirakan mengalami penurunan pendapatan jika pelayanan penyeberangan terganggu.

Baca Juga :  Luhut Ungkap Kronologi Pembangunan Bandara IMIP di Tengah Sorotan Publik

Indra Jaya menegaskan pihak pengelola, yakni PT Jemla Ferry, perlu melakukan pertimbangan matang sebelum merealisasikan rencana pemindahan kapal ke lintasan Bali-Lombok.

“Jangan sampai keputusan ini justru menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Bajoe harus dipastikan tetap berjalan maksimal sebelum ada pengalihan armada,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Bone berencana berkoordinasi langsung dengan manajemen PT Jemla Ferry untuk memastikan informasi mengenai rencana perpindahan operasional kapal tersebut.

“Kami ingin memastikan apakah kapal ini benar-benar dipindahkan ke Lombok atau hanya sementara keluar lintasan karena alasan tertentu. Yang jelas, kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas,” tutupnya.

Penulis : Wahyunang

Editor : Idhul Abdullah

Berita Terkait

Penyelundupan Emas Rp 60 Miliar Terbongkar, Oknum Petugas Bandara Diduga Terlibat
Heboh! Istri Digoyang Pria Lain, Keluarga Suami Datang Menggerebek Dini Hari
Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026
Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terkait Kasus ASABRI dan Dugaan TPPU
Kejagung Tancap Gas, Tim 9 Dibentuk Usut Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone
PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN
WIB Soroti Tertutupnya Pengelolaan CSR di Bone, Ajukan RDPU ke DPRD

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:35 WITA

Penyelundupan Emas Rp 60 Miliar Terbongkar, Oknum Petugas Bandara Diduga Terlibat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:44 WITA

Heboh! Istri Digoyang Pria Lain, Keluarga Suami Datang Menggerebek Dini Hari

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:27 WITA

Bea Cukai Perketat Pengawasan Rokok Ilegal Lewat Operasi ASAP 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:42 WITA

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terkait Kasus ASABRI dan Dugaan TPPU

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:15 WITA

Kejagung Tancap Gas, Tim 9 Dibentuk Usut Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:25 WITA

DPRD Bone Minta PT Jemla Ferry Pertimbangkan Dampak Sebelum Alihkan KMP Masagena

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:37 WITA

“Ke Mana Wakil Rakyat Kita?” WIB Soroti Kinerja DPRD Bone

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:23 WITA

PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Outsourcing, Ribuan Pegawai Terancam Kehilangan Status ASN

Berita Terbaru